Bro dan sis sekalian…baru-baru ini kita dihebohkan oleh aksi berani dari pesepeda bernama Elanto Wijoyono. Pria berumur 32 tahun ini protes karena konvoi moge melenggang bebas ketika lampu merah menyala. Pada saat itu polisi sedang fokus sibuk mengatur lalu lintas agar rombongan bisa melaju lancar. MJrasa tidak digubris….doi nekad melintangkan sepedanya menyuruh konvoi berhenti mengikuti rambu lintas. Disinilah kekacauan mulai terjadi….


Konvoi berjumlah ratusan langsung terpotong. Polisi yang siaga dibeberapa ruas jalan terlihat bingung dan buyar konsentrasinya. Bahkan Elanto menyuruh kendaraan dari sisi lain berjalan karena lampu hijau menyala. Sementara doi menahan rombongan moge yang tergabung dalam Jogja Bike Rendezvous 2015 yang digelar oleh Harley Davidson Club Yogyakarta dengan sepedanya. Tindakan tersebut dilakukan sebanyak 3 kali stop hingga salah satu pemilik moge ada yang merasa jengkel. Namun akhirnya mereka ngalah juga. “Lampu Merah…berhenti. Ayo…yang disana jalan” teriaknya berusaha mengatur lalu lintas. Petugas hanya bisa bengong dan diam. Mereka sepertinya cukup terkejut dengan tindakan tersebut….
Menanggapi polemik yang terjadi di perempatan Condong Catur Depok, Sleman tersebut….Kabid Humas Polda DIY AKBP Any Pudjiastuti menjelaskan bahwa panitia Jogja Bike Rendezvous 2015 sudah menginformasikan dan mengajukan permohonan kepada kepolisian Yogyakarta untuk membantu pengaman konvoi dari Sleman ke Prambanan. Karena berjumlah ratusan maka demi ketertiban lalu lintas, mereka menyiapkan voorijder yang sudah dikoordinasikan petugas lapangan khususnya tiap perempatan. Hal ini juga untuk mencegah agar tidak terjadi kesemrawutan rute yang dilewati….
?Oleh sebab itu ada voorijder paling depan untuk mengawal. Tujuannya supaya konvoi lancar. Berdasarkan peraturan, ikatan konvi memang tak boleh putus sekalipun oleh lampu merah. Itu dispensasi yang sudah tertuang dalam aturan. Mengatur lalu lintas itu kewenangan petugas kami. Acuannya tetap menaati aturan lalu lintas. kami setuju, tak ada diskriminasi aturan. Jika pengendara menerobos lampu merah, itu salah. Tapi dalam konvoi, itu bukan kondisi normal,? ujarnya seperti dilansir CNN….
Selain itu, via akun FB divisi humas mabes polri juga coba memberikan pencerahan berdasarkan undang-undang yang berlaku untuk pengguna Jalan yang memperoleh Hak Utama yang harus didahulukan berdasarkan Pasal 134 UU RI No 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan. Berikut urutan :
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. Iring-iringan pengantar jenazah;
g. Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dalam pelaksanaan pengawalan, Polisi juga memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan diskresi Kepolisian. Apa itu Diskresi Kepolisian ?. Menurut Pasal 18 ayat (1) UU RI No 2 Th 2002 tentang Kepolisian RI ?Untuk kepentingan umum pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri?.
Artinya walaupun lampu lalu lintas menyala merah, Polisi dapat tetap memberikan kesempatan kepada peserta konvoi moge untuk tetap jalan. Hal ini dinamakan Pengaturan Lalu Lintas Dalam Keadaan Tertentu, sebagaimana terdapat dalam Pasal 1 angka 10 Perkap Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengaturan Lalu Lintas dalam Keadaan Tertentu dan Penggunaan Jalan Selain Untuk Kegiatan Lalu Lintas.
?Pengaturan Lalu Lintas Dalam Keadaan Tertentu adalah tindakan petugas dalam hal mengatur lalu lintas di jalan dengan menggunakan gerakan tangan, isyarat bunyi, isyarat cahaya dan alat bantu lainnya dalam keadaan tertentu?.
Yup…itulah pedoman undang-undang yang dipegang oleh polantas saat menjalankan tugasnya menyoroti tidakan Elanto mzbro. Klarifikasi diatas seakan ingin menjawab polemik yang hingga sekarang terus terjadi….
Last….atas aksi tersebut banyak yang memuji Elanto. Keberaniannya untuk menegakkan aturan yang seharusnya diikuti oleh setiap pengguna jalan tak terkecuali pengguna moge. Namun tidak sedikit juga yang menyayangkan tindakannya karena dinilai kurang paham undang-undang….cuma mencari sensasi dan sangat membahayakan jiwa serta malah memecahkan konsentrasi polantas dalam menjalankan tugasnya. Bagaimanapun aparat pasti sudah menyiapkan segalanya demi kelancaran lalu lintas. Hanya saja ketika blokade jalan terjadi…maka disaat itulah rasa keadilan dan kedisiplinan tercederai. Kalau menurut sampeyan sendiri gimana mzbro…..?. Apakah yang dilakukan Elanto sudah benar?. Monggo berikan opininya….(iwb)
Video aksi Elanto nyegat konvoi moge
Youtube langsung klik disini






Comments
189 responses to “Video aksi pesepeda yang nyegat konvoi Harley Davidson….polemik terus terjadi mzbro !”
menurut saya pengendara sepeda itu benar. dia g mungkin berani kalo ga tau aturan. konvoy itu bukan kejar2an. tp mengajari pengendara lain untuk tertib dan savety buat lalu lintas. kalo lampu merah diterobos buat pengendara konvoy itu namanya arogan. kecuali lampu itu hanya nyala lampu kuning seperti di malam hari. terimakasih tuk pesepeda yg sudah membuka mata kita semua tentang aturan lalu lintas yg kurang baik penerapanya…
wooo… ancen g tahu melu touring, pengetahuane cethek
Lagi di bahas nih di KOMPAS TV
susah ngomong sama ORANG yang suka buat RESE orang lain… coba kalo ANDA lagi DARURAT mau kerumah sakit ketemu konvoi HarliDepotson , mana yang mau duluan ? touring apa nunggu yang sekarat?
Colekan buat para club motor di tanah air biar lebih taat berlalulintas dan selalu kontrol emosi di jalan pokoke tetep tenang..
yo wes dah..kembali ke laptop,… semulia mulianya tuh HD,.. masih mulialaahhh motor bebek,… lah wong HD indo kebanyakan mtr bodong dripada yg resmi.. napa? mereka cuman berani club2an klo mau jalan termasuk turing ato ngumpul, mana ada HD jalan sendiri, ga da pemilik HD kerja pake HD ke kantor .. lah mtr bebek adalah ciri warga indonesia yg mau bayar pajak,… terima kasih wassssalaamm…
gimana kalo moge boleh masuk TOL. Dulu aja JANJI kalo pengguna MOGE khusus nya HaDe gak Ugal ugalan… ehh nyata nya begini…
emang dasar nya mental cabe…
Ckckck, salut buat tuh org. Gila nyalinya sngt besar mantop
menurut pendapat pribadi saya yg dilakukan pesepeda tersebut justru salah dan mengacaukan lalu lintas (pendapat saya lho ya) walaupun saya bukan polisi ataupun orang yang punya moge, akan tetapi saya menghormati apa yg dilakukan moge dan polisi karena semua itu sudah ada aturannya, dan bisa memajukan pariwisata kota tersebut. Mereka melakukannya sudah dengan aturan yang jelas, dan mereka dikawal polisi, tidak sembarangan, tidak se enaknya sendiri. Sudah banyak dijabarkan di detikcom atau web lainnya bahwa penrndara moge yang menerobos itu diperholehkan karna perubahan situasional secara mendadak dan sekali lagi mereka dikawal polisi. Perlu diketahui saja bahwa moge itu ccnya besar, motornya berat dan mesinnya cepat panas, jadi maklum kalau mereka ngebut. Bila kita punya moge mungkin kita juga berperilaku yang sama dengan mereka. Moge itu pajaknya jauh lebih besar dari motor lainnya. Cara pandang kita yang harus diubah, tidak pandang sebelah mata, sesama pengguna jalan saling menghormati lah. Mereka juga berhak dan tidak setiap hari juga. kita harus instropeksi diri, kita yang naik motor kecil sering seenaknya sendiri saat macet, masuk ke sela sela mobil, tidak sedikit yang menyebabkan bodi mobil lecet, apakah pengendara mobil merasa marah? Apakah menghadang kita? Merasa seperti yang punya jalan? Mereka tetap sabar dan tau keadaan 🙂 jadi jangan merasa hebat sendiri ya 🙂 kurangin kecemburuan sosial, ingat kecemburuan sosial itu dampaknya jelek, nnt nggak dikasih rezeki lebih sama sang pencipta. Ya nggak bro iwan? 😀
Coba pikir ente sekarat lg di dalam ambulance kena macet gara2 di lampu merah ada Pak polisi lg ngatur lalu lintas buat moge lewat.. Karena klamaan ngatur nya akhir nya ente yg Lewat duluan..
Walaupun ada undang undangnya tetep aja nggak bener..lha wong konvoi punya tujuan tempat yg sama.apa bedanya sama rombongan pengguna jalan lainnya yg malah mereka punya tujuan tempat yg berbeda.ada yg berangkat kerja.ada yg mau pulang kerumah d tunggu anaknya,keluarganya( bayangin pentingan mana sama konvoi ) harus berhenti melototin orang konvoi lewat di lampu merah…ahh Payah Motornya doang yg Gede..
Poin G dalam UU sudah dijelaskan dg jelas maksudnya tp kurang sosialisasi kpd masyarakat.. klik scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xpt1/v/t1.0-9/11889581_10205428630931042_6545837432137964637_n.jpg?oh=982677bf8e017f056892f0e225babac7&oe=567FF0D5 tidak untuk konvoi Moge atau konvoi kpentingan Pribadi
Moge emang arogan.. sok sokan..
Yg bilang moge dpt privillege cuman pak polisi sing ngawal sama sing duwe moge.. Lah masyarakat umum wis gerah dg aksinya.
negara hukum coyyyy…..lo punya hukum,lo berkuasa coyyy…..
INTINYA >>>> BANGSA INI MILIK ORANG KAYA …..
“HUKUM di indonesia mudah di rubah ”
intinya UUD (Ujung Ujungnya Duit)
Jos biker sepedanya
Untuk Pengendara MOGE yg Arogan siap2 aj klo ada peghadangan/ pelemparan tak terduga dr Masyarakat yg dirugikan, Klo Sampeyan sok jagoan di wilayah orang lain. Skr Masyarakat semakin berani & terinspirasi setelah lihat aksi mas Elanto bahkan bnyk yg mendukung.! Bisa jd ada aksi lainnya dr Masyarakat yg msh geram. Track Record konvoi Moge sdh mjd Catatan Buruk bagi masyarakat
ANDA SOPAN KAMI SEGAN !
CATET !!!
bagus, perlu revisi undang2 karena volume kendaraan di kota sudah overload. Sangat disayangkan jika blokade jalan hanya untuk kepentingan kesenangan semata.
klo konvoi utk tujuan yg urgent .spt konvoi bntuan kmanusian ane stuju tu undang-undang dpakai lha ini konvoi utk seneng2 kok dkasih keistimewaan
kirain bakal ada yg digebukin..taunya cuma adu bacot doang…ah ngga seru….
Damn…!!!, udah 70 tahun Indonesia Merdeka masih aja ngebelain konvoi moge picek (picek : buta/lampu merah jalan terus)
efek orang2 kere nie,,,tau ada petugas sok2an jadi petugas….dengki apa iri?untung ga di amankan karena sikap rusuh!
coba jajal hadang konvoi mau ngubur orang mati ..berani ???… ngga ada tuh aturan lalu lintas yg diikutin dikonvoi orang mati…
g. konvoi dan/ atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Penjelasan
Pasal 134
Huruf a Cukup jelas.
Huruf b Cukup jelas.
Huruf c Cukup jelas.
Huruf d Cukup jelas.
Huruf e Cukup jelas.
Huruf f Cukup jelas.
Huruf g Yang dimaksud dengan “kepentingan tertentu” adalah kepentingan yang memerlukan penanganan segera, antara lain, Kendaraan untuk penanganan ancaman bom, Kendaraan pengangkut pasukan, Kendaraan untuk penanganan huru-hara, dan Kendaraan untuk penanganan bencana alam.
itu iringan-ringan moge pengantar jenajah kali yah… seperti pada point f (cukup jelas point f.) menurut pak polisi … entah siapa yang mati mesti dikawal seperti itu… atau … udah ah nanti kena pasal penghinaan…
Mas iwan..
Iki orang (elanto) belum pernah botak sariawan koprlo njengking mlumrahh…
Aksi oknum (elanto) disebut sebut olh pihak media sebagai aksi heroik lah, aksi berani lah,dll..
Kalo emang mas elanto niatnya hanya ingin “menasehati/mengingatkn” para pemoge agar tertib lalin dan tidak menerobos lampu lalu lintas yang aktif.. Bisa kan mas elanto mengajak duduk bersama di lokasi event kek, di kantor ditlantas jogja kek, sambil ngopi2 nyantai di warkop kek..dimana aja ajak dulu lah pihak2 tersebut..ada mas elanto, ada perwakilan rombongan konvoi pemoge, ada prwakilan panitia event dan ada juga prwakilan dr pihak kepolisian ditlantas jogja.
Kan katanya(sesuai statment bersangkutan di media media) hanya mau menasehati/mengingatkn jangan menerobos lampu merah. Bisa kan di ajak duduk ngobrol bersama lalu apabila telah sepaham dan sepemikiran dan terlebih pendapat mas elanto sudah didengar dan disampaikn diterima dgn baik olh para pihak, maka tidak perlu adanya aksi tersebut.
Krn apa? Anda (mas elanto) adalah bukan petugas satlantas.. Anda adalah warga negara (sipil), tidak bisa seenak nya bertindak,tau aturan tau prosedur (kan udh umur 34 yg menurut uu sudah dianggap dewasa) dan maap yah aksi tersebut adalah tidak tepat sesuai kondisi dan waktunya dan juga lebih condong ke unsur kesengajaan berencana (sudah mempersiapkn juru fotolah, perekam video lah, lalu menggunakan sepeda agr dianggap pengguna jalan (pesepeda) yg menurut aturan lebih harus diutamakan keselamatan dlm hal berlalu lintas dr para pengendaraan bermotor roda dua/ roda empat, lalu menggunakan atribut keselamatan bersepeda lengkap mulai dr helm sepeda,rem ada,lampu stop rem ada, lampu depan ada, alat bunyi (klakson) ada, lalu sampai dalam memposisikan diri berdiri tepat di zebracross saat menghadang pemoge). Semua telah disusun dg perencanaan lebih dulu (maaf bukan su’uzon), berbicara perencanaan berarti adanya NIAT, niat ini adalah ITIKAD, nah itikad inilah yg sebenarnya tidak sesuai pada kondisi dan waktunya. Jika saja (Andaikan) saat itu ada pemoge= pengendara bermotor yang menabrak mas elanto, bisa saja nanti dalil yg anda gunakan adalah pengguna jalan bukan bermotor (pejalan kaki/pesepeda) yg lbh di utamakan keselamatannya dr para pengendara bermotor, lalu memposisikan tepat di zebracros pada saat lampu merah NYALA/AKTIF. padahal jelas-jelas ada petugas “resmi” penegak hukum POLRI dr satlantas (PATWAL/Foreder) juga ada mobil dinas Polisi Militer (PM) yang menjaga & mengikuti iring iringan (konvoi), ditambah ada petugas satlantas di beberapa titik tertentu di persimpangan yang mengatur arus lalu lintas. Lalu mas elanto menghadang dan menyetopkan (bukan petugas) dan bilang ini merah ini merah lampunya. Lah kan jelas2 sudah ada petugas satlantas resmi berseragam jadi sudah ada Managemen dan rekayasa lalu lintas yg di laksanakan, selama petugas mengatur itupun menjadi rambu yang harus ditaati dan dipatuhi.
Lalu banyak netizen yang meluas dari topik yang sebenarnya mas elanto sampaikan hanya sebatas patuhi rambu, dimana netizen/masy.luas lebih mengusik tentang aturan UU Lalu lintas dan Angkutan jalan Nomor 22/2009 dlm pasal 134 huruf G dan juga dlm penjelasan pasal 134 huruf G tsb. isi generalnya adalh penggunaan patwal/foreder utk konvoi kepentingan tertentu dan dlm penjelasannya memang tdk ada disebutkn secara terminologi utk motor ber cc besar/mobil supercar/ kalangan artis/kepentingan ormas dan lain2. Walaupun di UU tdk dijelaskan secara jelas kan ada aturan dibawahnya yg mengatur melalui Peraturan pemerintah (PP) no.74/2014 tentang angkutan jalan;
Peraturan pemerintah (PP) no.43/1993 tentang prasarana dan lalu lintas jalan; dan pastinya JUKLAK-JUKNIS detail penggunaan patwal/foreder di pahami betul oleh direktorat lalu lintas. Yang pasti ada penilaian2 dr ditlantas yang memperbolehkan penggunaan fasilitas negara tsb, kalau SUDAH IJIN MELAPORKAN dan MENDATA (Ijin lapor jumlah kendaraan yang melintas, ijin rute yang dilewati, jam/waktu melintas, kegiatan yang dituju dalam pengawalan, Data kelengkapan surat mengemudi kendaraan dan kelengkapan bermotor).
Saling mengingatkan bagus mas elanto tp Cara dan Waktu kondisi nya Tidak Tepat. kalo mau ya cukup Laporkan donk temuan2 dilapangan dg pembuktian yang memenuhi syarat sahnya alat bukti ke ditlantas setempat. Dan tinggal tunggu respon dari ditlantas, kalo kurang puas ya bisa naik lagi aduan laporan tersebut ke Kanit Bagian Humas/ Bagian Laporan Masyarakat di Ditlantas. Kurang puas belum ada tanggapan/ respon yahh.. Adukan lagi ke Direktorat Lalu lintas Pusat/ Humas Polri dan bisa di angkat ke media cetak. Jadi ada tahap tahapnya mas elanto, bukan ujug2 kesel krn ga di respon ditlantas atas laporan aduan yg kata mas elanto sudah sering di sampaikan sejak thn 2014 hingga sekarang, lalu bertindak dengan cara sendiri (sama seperti pengemudi mobil Ichiro) atas ketidak senangan pelaksana penyelenggaran berlalu lintas.
Sangat disayangkan dan disesalkan mungkin niatnya mas elanto baik tp tidak pada situasi kondisi dan waktu yang tepat.
Perihal adanya para pengguna jalan (pengendara bermotor dimaksud pemoge dan pengendara mobil bukan mobil dinas kepolisian) tidak memenuhi kelengkapan bermotor seperti penggunaan Strobo/ lampu rotator Biru, pengguna sirine, pemoge yang tidak menyalakan lampu utama pd siang hari, memakai helm tidak sesuai SNI, tanpa plat nomor polisi di posisi Depan, knalpot tidak sesuai standar pabirkan,dll patut di kenakan prosedur tilang krn sifatnya pelanggaran (ringan-sedang).
Jadi sama sama memiliki hak pengguna jalan, sama sama membayar pajak sbg warga negara yang taat pajak, ya sama sama pahami dan patuhi aturan yang berlaku di NKRI.
Nb; pemasukan negara besar loh dr PPnbm (moge dan supercar), kalo pemiliknya benar-benar mendaftarkan dan membayarkan pajak kendaraanya.
masalah simple, akumulasi image ?makan jalan sendiri ? yang dari dulu dipelihara pengendara moge, membuat pengendara lain sumpek, pengendara lain itu cuma tidak mau moge2 ini dspesialkan, dikawal, makan jalan, yang lain dsuruh minggir, jadi saya kira ga ad kaitannya dengan kesenjangan si miskin dan si kaya ato semacamnya, coba saja buktikan,,,,,,moge2 itu jalan MEMBAUR dengan yang lain, JANGAN ADA LAGI PENGAWALAN, DIUTAMAKAN, APA ADANYA SPERTI PENGENDARA LAIN, dan kalo nanti masih ada oknum2 pencegatan, protes ato semacamnya dari pengendara lain, baru itu mungkin ada masalah lain disitu,,,,,,
Modiar tenan kowe FBH
mungkin alasan lawas
moge CCnya besar kalo pelan mesinnya panas dan bisa overheating…wkwkwkwk……suruh aja pake oli federal spesialis dingin
spesifikasi Harley yg berat (bobot kurang lebih 400kg), memiliki daya dan torsi besar (800, 1200, 1600 dan 1700cc) dan seluruh motor harley (kecuali type V-Rod) tdk memiliki pendingin mesin / radiator. Ketika anda mengendarai mobil avanza atau xenia misalnya dan mesin mobil itu akan panas ketika dikendarai dlm bbrp kilometer. Bisa dibayangkan mesin tersebut ada di antara paha dan betis anda? Sangat panas dan tidak nyaman. Itulah harley. Satu2nya pendingin mesin harley menggunakan sistem air colled. Itu kenapa ketika harley dipacu dgn speed yg cukup tinggi mesin tdk akan panas, namun ketika dlm posisi lalu lintas macet, sungguh, rasanya sangat sangat memnacing emosi dan tentu tenaga. Jadi kami mengendarai motor dgn berada di jalur cepat bkn karena bergaya, “yak-yakan” atau sok ekslusif.
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1482058178772666&set=p.1482058178772666&type=1 :v
salut! buat pesepeda!!!! (y)
126. wedhus – August 17, 2015
spesifikasi Harley yg berat (bobot kurang lebih 400kg), memiliki daya dan torsi besar (800, 1200, 1600 dan 1700cc) dan seluruh motor harley (kecuali type V-Rod) tdk memiliki pendingin mesin / radiator. Ketika anda mengendarai mobil avanza atau xenia misalnya dan mesin mobil itu akan panas ketika dikendarai dlm bbrp kilometer. Bisa dibayangkan mesin tersebut ada di antara paha dan betis anda? Sangat panas dan tidak nyaman. Itulah harley. Satu2nya pendingin mesin harley menggunakan sistem air colled. Itu kenapa ketika harley dipacu dgn speed yg cukup tinggi mesin tdk akan panas, namun ketika dlm posisi lalu lintas macet, sungguh, rasanya sangat sangat memnacing emosi dan tentu tenaga. Jadi kami mengendarai motor dgn berada di jalur cepat bkn karena bergaya, ?yak-yakan? atau sok ekslusif.
============
makanya naik mio aja bang… dijamin adem,, jgn lupa lipstik nya ya
money rule… so just shut up hehe
Hari jumatnya sudah ada insiden di kartosuro,HD nabrak avanza,hari sabtu nya ane papasan di daerah klaten,xenia silver posisi di lajur kiri,diintimidasi trs dipepet suruh minggir lagi kluar dari aspal sambil menuding2 yg didalam xenia. Bgmn jika didalm mobil tsb ada anak kecil bisa trauma tuh anak dlm tumbuh kembangnya. Tuh yg didepan motornya putih ky PATW*L,tp tdk pake seragam dinas. AROGAN!!
122. ZAI – August 17, 2015
Mas iwan..
Iki orang (elanto) belum pernah botak sariawan koprlo njengking mlumrahh?
Aksi oknum (elanto) disebut sebut olh pihak media sebagai aksi heroik lah, aksi berani lah,dll..
Kalo emang mas elanto niatnya hanya ingin ?menasehati/mengingatkn? para pemoge agar tertib lalin dan tidak menerobos lampu lalu lintas yang aktif.. Bisa kan mas elanto mengajak duduk bersama di lokasi event kek, di kantor ditlantas jogja kek, sambil ngopi2 nyantai di warkop kek..dimana aja ajak dulu lah pihak2 tersebut..ada mas elanto, ada perwakilan rombongan konvoi pemoge, ada prwakilan panitia event dan ada juga prwakilan dr pihak kepolisian ditlantas jogja.
Kan katanya(sesuai statment bersangkutan di media media) hanya mau menasehati/mengingatkn jangan menerobos lampu merah. Bisa kan di ajak duduk ngobrol bersama lalu apabila telah sepaham dan sepemikiran dan terlebih pendapat mas elanto sudah didengar dan disampaikn diterima dgn baik olh para pihak, maka tidak perlu adanya aksi tersebut.
Krn apa? Anda (mas elanto) adalah bukan petugas satlantas.. Anda adalah warga negara (sipil), tidak bisa seenak nya bertindak,tau aturan tau prosedur (kan udh umur 34 yg menurut uu sudah dianggap dewasa) dan maap yah aksi tersebut adalah tidak tepat sesuai kondisi dan waktunya dan juga lebih condong ke unsur kesengajaan berencana (sudah mempersiapkn juru fotolah, perekam video lah, lalu menggunakan sepeda agr dianggap pengguna jalan (pesepeda) yg menurut aturan lebih harus diutamakan keselamatan dlm hal berlalu lintas dr para pengendaraan bermotor roda dua/ roda empat, lalu menggunakan atribut keselamatan bersepeda lengkap mulai dr helm sepeda,rem ada,lampu stop rem ada, lampu depan ada, alat bunyi (klakson) ada, lalu sampai dalam memposisikan diri berdiri tepat di zebracross saat menghadang pemoge). Semua telah disusun dg perencanaan lebih dulu (maaf bukan su?uzon), berbicara perencanaan berarti adanya NIAT, niat ini adalah ITIKAD, nah itikad inilah yg sebenarnya tidak sesuai pada kondisi dan waktunya. Jika saja (Andaikan) saat itu ada pemoge= pengendara bermotor yang menabrak mas elanto, bisa saja nanti dalil yg anda gunakan adalah pengguna jalan bukan bermotor (pejalan kaki/pesepeda) yg lbh di utamakan keselamatannya dr para pengendara bermotor, lalu memposisikan tepat di zebracros pada saat lampu merah NYALA/AKTIF. padahal jelas-jelas ada petugas ?resmi? penegak hukum POLRI dr satlantas (PATWAL/Foreder) juga ada mobil dinas Polisi Militer (PM) yang menjaga & mengikuti iring iringan (konvoi), ditambah ada petugas satlantas di beberapa titik tertentu di persimpangan yang mengatur arus lalu lintas. Lalu mas elanto menghadang dan menyetopkan (bukan petugas) dan bilang ini merah ini merah lampunya. Lah kan jelas2 sudah ada petugas satlantas resmi berseragam jadi sudah ada Managemen dan rekayasa lalu lintas yg di laksanakan, selama petugas mengatur itupun menjadi rambu yang harus ditaati dan dipatuhi.
Lalu banyak netizen yang meluas dari topik yang sebenarnya mas elanto sampaikan hanya sebatas patuhi rambu, dimana netizen/masy.luas lebih mengusik tentang aturan UU Lalu lintas dan Angkutan jalan Nomor 22/2009 dlm pasal 134 huruf G dan juga dlm penjelasan pasal 134 huruf G tsb. isi generalnya adalh penggunaan patwal/foreder utk konvoi kepentingan tertentu dan dlm penjelasannya memang tdk ada disebutkn secara terminologi utk motor ber cc besar/mobil supercar/ kalangan artis/kepentingan ormas dan lain2. Walaupun di UU tdk dijelaskan secara jelas kan ada aturan dibawahnya yg mengatur melalui Peraturan pemerintah (PP) no.74/2014 tentang angkutan jalan;
Peraturan pemerintah (PP) no.43/1993 tentang prasarana dan lalu lintas jalan; dan pastinya JUKLAK-JUKNIS detail penggunaan patwal/foreder di pahami betul oleh direktorat lalu lintas. Yang pasti ada penilaian2 dr ditlantas yang memperbolehkan penggunaan fasilitas negara tsb, kalau SUDAH IJIN MELAPORKAN dan MENDATA (Ijin lapor jumlah kendaraan yang melintas, ijin rute yang dilewati, jam/waktu melintas, kegiatan yang dituju dalam pengawalan, Data kelengkapan surat mengemudi kendaraan dan kelengkapan bermotor).
Saling mengingatkan bagus mas elanto tp Cara dan Waktu kondisi nya Tidak Tepat. kalo mau ya cukup Laporkan donk temuan2 dilapangan dg pembuktian yang memenuhi syarat sahnya alat bukti ke ditlantas setempat. Dan tinggal tunggu respon dari ditlantas, kalo kurang puas ya bisa naik lagi aduan laporan tersebut ke Kanit Bagian Humas/ Bagian Laporan Masyarakat di Ditlantas. Kurang puas belum ada tanggapan/ respon yahh.. Adukan lagi ke Direktorat Lalu lintas Pusat/ Humas Polri dan bisa di angkat ke media cetak. Jadi ada tahap tahapnya mas elanto, bukan ujug2 kesel krn ga di respon ditlantas atas laporan aduan yg kata mas elanto sudah sering di sampaikan sejak thn 2014 hingga sekarang, lalu bertindak dengan cara sendiri (sama seperti pengemudi mobil Ichiro) atas ketidak senangan pelaksana penyelenggaran berlalu lintas.
Sangat disayangkan dan disesalkan mungkin niatnya mas elanto baik tp tidak pada situasi kondisi dan waktu yang tepat.
Perihal adanya para pengguna jalan (pengendara bermotor dimaksud pemoge dan pengendara mobil bukan mobil dinas kepolisian) tidak memenuhi kelengkapan bermotor seperti penggunaan Strobo/ lampu rotator Biru, pengguna sirine, pemoge yang tidak menyalakan lampu utama pd siang hari, memakai helm tidak sesuai SNI, tanpa plat nomor polisi di posisi Depan, knalpot tidak sesuai standar pabirkan,dll patut di kenakan prosedur tilang krn sifatnya pelanggaran (ringan-sedang).
Jadi sama sama memiliki hak pengguna jalan, sama sama membayar pajak sbg warga negara yang taat pajak, ya sama sama pahami dan patuhi aturan yang berlaku di NKRI.
Nb; pemasukan negara besar loh dr PPnbm (moge dan supercar), kalo pemiliknya benar-benar mendaftarkan dan membayarkan pajak kendaraanya.
================
bener mas..
agak jijik juga dgn mas elanto..
seolah olah mau show up, kalo dia berartibut lengkap.
bawa2 kameraman segala…
its planned
Kalau yg laporanya cuma 1 orang sampe botak sariawan juga ga bakalan di gubris bro…kaya ga tau aja..? Semua sudah teroganisir dg baik dan sudah mendarah daging…… cukup tau aja.
#savepointG
jalan kita bersama….
HANYA IWB yg punya pendapat OBYEKTIF dibanding blog lain,FAIR dan menurut UULAJ yg berlaku.SALUT BANGET DENGAN IWB.
yg komen diatas sepertinya tidak pernah mencermati kesalahan motor kecil,motor desa,bus malam,pengendara motor dibawah umur.
maka jadilah opini sepihak,kebetulan banyak teman dan didasari IRI.klop lah sudah.
uang banyak bisa segalanya……bayar lebih urusan pasti beres….tancap gas
sama semua gak yang kecil gak yg gede…
Kalau baca UU nya jelas yg selalu di untungkan oleh undang – undang adalah para pejabat aparat sedangkan rakyat selalu jadi korban dari UU nah yg jadi pertanyaan yg timbul di hati? TERUS PERSAMAAN HAK DALAM HUKUM YG TERCANTUM DALAM UUD DI LETAKAN DIMANA?…kalau ambulans, kereta api dan damkar atau presiden yg lewat silahkan trobos lampu merah nah rombongan gaya”an di atas moge yg belum jelas maksud dan tujuanya apa di tambah bayar pajak apa ga. Sudah seolah-olah jalan milik pribadi…….
Aksi yang bagus supaya semua mata tertuju pada niat Elanto yang tulus.
BAGAIMANA JIKA dari arah lain nun jauh di belakang sedang antri ibu yg mau melahirkan/ org sakit parah/ korban keceakaan, dll. APALAGI org tersebut adalah keluarga anda.
KENAPA “kepentingan tertentu” ini gak pergi masing-masing aja ke tempat tujuan??
patwal dikepret sama duit ya nurut lah, udah jadi rahasia umum. merdeka!
Emang Polisi udah jadi jongos aka murahan bisa di beli jadi kacung kacung pemilik moge aka Motor Bodong Indonesia.. Masyarakat No 1000000…. y penting ada uang itu y di layani.. wkwkwkwkw memalukan. pake bilang keterttiban lalin segala… nah y laen di stop itu mksdnya apa. justru karena dstop jadi gk tertib lalinnya. jalan jadi macet.. petugas goblok…..
Dukung perjuangan Elanto!!! UU kok diputarbalikan dan dipermainkan hanya demi kepentingan orang berduit!!??!!!
Eleh-eleh akang-akang kasep en bageur pisan Harley Davidson Club,knp tdk tour and riding di Lembang dan Bandung.Disini byk pengagum setiamu.Mampir kang ntar budak2 Lembang nan geulis siap menyajikan perkedel jande dan bandrek susu yg tersohor diseluruh dunia.Susunyapun susu segar yg diperas perawan Lembang dimalam gulita.Ah….akang yg suka ngontel,jgn suka nyabot ya.Perawan Lembang yg hobi goes-goes naik turun bukit jg tdk suka nyabot,peace gituh…
Nah utk menjaga keamanan dan kenyamanan HDC Indonesia berkendara saat Tour and Riding,Ikatan Perawan Lembang Asri siap mendukung dan mengawal Tour anda.Jadi vooridjer juka Oke…
kalau memang polisi jelek dan dianggap kacung mending Polisi ditiadakan saja! Jadi kalau besok anda mau dibunuh, anak anda diperkosa, saudara anda dimutilasi jangan lapor ke polisi!! Atasi masalah anda sendiri!! Mikir pake otak woy jangan cuma ngedepanin IRI dan DENGKI aja. Lihat dari sisi yang lain. Masih banyak sisi baik daripada sisi buruknya. Yang sekolah polisi siapa yang sok pinter siapa. Kayak anda bisa aja masuk ke sekolah polisi. Realitas ajalah bro!