Larangan motor melaju protokol DKI??. Ini yang tidak pernah diperhitungkan pemerintah…

Written by

in

460x110 (8)460x110(2)

IWB tertegun mendengar ucapan bos RPMS bro Dimas. Sebuah ungkapan yang akhirnya membuat IWB juga berpikir bahwa peraturan pelarangan motor dijalanan protokol DKI sepertinya akan menghadapi masalah baru. Satu hal yang tidak pernah dipikirkan oleh mereka-mereka yang tidak paham betul biker ditanah air. Lho emangnya kenapa??…..
460x110REVSYOURBIKE

Banyak dari para biker yang saat ini memarkir mobilnya dirumah karena enggan terkena macet parah. Mereka memandang motor adalah kendaraan ekonomis dan cepat dibanding roda 4. Karena itulah opsi yang dipilih adalah roda dua. Sayang…dengan adanya pelarangan motor oleh pemerintah DKI dijalan protokol berpotensi menciptakan masalah baru. “Edan mz sekarang macetnya. Saya dari kantor kalau naik mobil bisa sampai 2 jam. Padahal jarak hanya sekitar 10-15km. Makanya berencana mau membeli Vespa sebagai pengganti mobil. Tapi kayaknya saya batalkan karena wacana peraturan pelarangan roda dua dijalanan protokol” tutur bro Dimas selaku bos besar RPMS saat diThailand. Hhhmmm…..nampaknya angkutan umum belum akan dilirik mengingat alat trasportasi tersebut memang jauh dari kata memadai. Itu contoh real yang membuat IWB jadi berpikir bahwa larangan kendaraan roda dua hanya akan menimbulkan masalah baru jika tidak dikaji secara teliti. Kenapa???…..

Biker tidak selamanya orang yang tidak berada. Ribuan diluar sana memiliki mobil yang memang hanya nongkrong digarasi enggan digunakan dan lari kemotor akibat ogah terkena macet. Nah…dengan adanya peraturan anyar apakah tidak malah membuat mobil-mobil tersebut keluar kandang???. Apakah pemerintah akan tetap memaksa masyarakat disaat transportasi umum tidak mampu memberikan keamananan, kenyamanan serta fungsi sebenarnya sebagai angkutan transportasi masal?. Akan lebih baik dilakukan survei dilapangan…..monggo ikut berdesakan dipagi hari saat berangkat kerja agar tahu keadaan sebenarnya. Waktu terbuang…dan ujung-ujungnya orang kapok tidak sudi mengulangi….

Last…percayalah, ketika angkutan umum memadai kita pasti shifting tanpa disuruh. Contoh kongret IWB yang ternyata hanya mampu bertahan seminggu menggunakan jasa kereta Commuter akibat berdesak-desakan tidak perduli keselamatan penumpang. Lha piye…wis overload tetap dijejalin kegerbong kayak ikan teri. Saking ketatnya sampeyan percaya nggak….geser lengan aja nggak bisa mzbro. Jadi bagaimana kita mau mencintai angkutan masal?. Ujung-ujungnya kita tetap memilih kendaraan roda. Walau kena panas, debu, hujan….motor masih paling cepat, efisien dan murah. Dan itulah yang IWB lakukan. Yah…semoga pemerintah DKI memperhitungkan segala kemungkinan yang akan terjadi. Apalagi mereka sudah menegaskan bahwa 12 titik parkir motor yang disarankan sekitar Sudirman-Thamrin tergantung kesediaan dari pengelola gedung dan tarifpun berlaku normal yakni 2000 rupiah/jam. Salahkah jika para biker akhirnya mengeluarkan mobilnya dari garasi??…….(iwb)

rpms-banner

Comments

136 responses to “Larangan motor melaju protokol DKI??. Ini yang tidak pernah diperhitungkan pemerintah…”

  1. ponari sweet avatar
    ponari sweet

    Bisa di coba tuh biar adil,
    berlakukan sehari tanpa mobil kecuali angkutan umum. Dan sehari berikutnya tanpa motor.

    Akan ketahuan yang bikin macet jakarta.

    1 mobil avanza atau xenia = 6 motor berjejer 3-3.
    setidaknya jika hanya 1 pengendara per kendaraan adalah 1 orang banding 6 orang.

    Kira-kira masih bisa berpikir waras apa tidak?
    Alesan penyebab kecelakaan semrawut hanyalah alibi, karena pembuat peraturan tidak suka naik kendaraan roda 2.

    Yoga, mana yoga?

  2. kang pop ice avatar
    kang pop ice

    Yg buat aturan kan orang orang yg mayoritas menggunankan R4 , atau bahkan semuanya pengguna R4 , jadi mereka pake sudut pandang pengguna R4 , coba yg buat aturan pengguna R2 pasti ga akan buat kebijakan seperti itu.. kenapa tidak dibuat aja wacana terbalik.. mobil dilarang masuk jalan protokol , jadi semuwajib

  3. kang pop ice avatar
    kang pop ice

    Yg buat aturan kan orang orang yg mayoritas menggunankan R4 , atau bahkan semuanya pengguna R4 , jadi mereka pake sudut pandang pengguna R4 , coba.. yg buat aturan pengguna R2, pasti ga akan buat kebijakan seperti itu.. kenapa tidak dibuat aja wacana terbalik.. mobil dilarang masuk jalan protokol , jadi semua wajib pake motor.. dijamin akan mengurangi kemacetan.. dan para polisi benar” menyebar ke seluruh pelosok jalan jakarta yg memang jadi titik” kemacetan, dan ini harus konsisten jgn 1 minggu aja polisi tersebar. Tapi konsisten.. razia zebra bisa dimana-mana koq.. masa jaga di titik macet ga bisa.. apa karna tidak menguntungkan buat para polisi? Angkot juga di berantas yg ngetem” , taksi juga dibatasi kuota nya, karna ga semua taksi terisi penumpang lho..

  4. Gendhon avatar
    Gendhon

    Haha,enakan tinggal dikampung.fasilitas kota skrng didesa pun ada.pusat perbelanjaan&hiburan didesa jg bnyk,motor keren?dikampung dah bejibun jg.bebas macet,udara bersih,bebas banjir,suasana tenang…hatipun senang ngoahahahaha

  5. rig88 avatar
    rig88

    satu hal lagi buat si kurir, emang pada dikasih mobil sebagai ganti utk wari-wiri anter dokumen yang mungkin sangat penting, kapan nyampenya? kagak dipikir bikin kebijakan, terlihat otoriter

  6. uyipmotoblog avatar

    mari bermobil …… ayo para rider keluarkan mobilmu dikira biker gak gablek duit apa…

  7. joss avatar
    joss

    Masih nglarang motor…mikirrrrrrr……….

  8. Abraham avatar
    Abraham

    percuma mas koar koar doang, “aksi” dong. pasti semua biker dukung. ini ibaratnya ngomong doang ga ada yang gerakin!

  9. Frenkey avatar

    Mulai cari jalan tikus deh kalau jalan protokol nya udah ga boleh di masukkin motor, nasibbbb jadi biker (v_v)

  10. yoga avatar
    yoga

    Ini masalah politik para bikers aja, klo ada sesuatu yg buat gak enak para bikers lgs deh BIKERS PROTES DAN CARI DUKUNGAN BIAR KATANYA DIBILANG BROTHERHOOD GT??? wuahahahahaaaa…… Pd dasarnya bikers cm MINTA DIHARGAI YG LEBIH dgn ALASAN KLASIK KRN MERASA BAYAR PAJAK. Ntar gw kasih contoh atau kasus krn merasa bayar pajak lgs dehh para bikers tersinggung dianggap GAK DUKUNG DAN GAK PRO KE BIKERS.

    Klo Pemerintah buat peraturan spy BIKERS BISA TERTIB RAPI DAN SOPAN SPT DRIVERS APAKAH BIKERS BISA/MAMPU?? Jd jgn cm bisa nuntut macem2 tp kelakuan dijalan gak bener/semrawut. Klo disuruh naik angkutan umum masyarakat gak mau krn berbagai macam alasan tp INTINYA KRN MAHALNYA BIAYA OPERATIONAL HARIAN YG DITUTUPIN DGN DALIH MODA ARMADA UMUM YG TDK MEMADAI jd sebenarnya bukan krn armada tp tingginya biaya operational harian (MUNA).

    Intinya klo komen disini HARUS DAN WAJIB BELA BIKERS SPY DISENENGIN PARA BLOGGER, KOMENTATOR TETAP DAN BIKERS. Klo gak percaya liat aja komen2 diatas dan dibawah gw, ini faktanya. Utk pembuktiannya minimal klo mau komen HARUS JADI MUNA SPT WAJIB DAN HARUS DUKUNG DAN BELA BIKERS dan liat sendiri reaksinya, simple kan??

    1. zzzzzz avatar
      zzzzzz

      Ayo bro yoga mau tidak naik kendaraan umum seperti metro mini / kopaja dll?.

    2. Putra avatar
      Putra

      Yog, ente gak usah comment disini lah. Cari komunitas Driver aja.

      Driver Tertib & Sopan??? MIKROLET, ANGKOT, BUS juga kan driver. Sopan dari mana? Mikir…

    3. iimvixby avatar

      Baru juga punya LCGC

    4. ashes avatar
      ashes

      Hahaha. Bos, ane lg di persidangan nih ma driver. Sidang ketilang krna ngelawan arus bareng driver sopan. Hahaha.

    5. ashes avatar
      ashes

      Hahaha. Bos yoga, ane lg di persidangan nih ma driver. Sidang ketilang krna ngelawan arus bareng driver sopan. Hahaha.

  11. bead avatar
    bead

    klo apa apa dilarang gs lah aing rek balik bae kalembur…rek nyieun nagara anyar….pan keur usum tanding tandingan..

  12. botak sariawan avatar
    botak sariawan

    Kan masih uji coba masih di review lagi.
    Seandainya pejabat pemda diharuskan naik kendaraan umum masal pasti angkutan umum lebih diperhatikan. Bukan malah disewakan mobil.
    Semoga pak ahok baca blognya kang iwan.

  13. hi hi hi avatar
    hi hi hi

    kelakuan gak tertib gak hanya biker aja kok, mobil jg, yg naik bus juga nyegat gak di halte, org jualan, sepeda ontel joga zig zag dll dll.
    (problem akut mental)
    cuma kasihan aja org di daerah karet belakang, kuningan dll yg dikelili gi jalan protokol, gak bisa keluar daerahnha pake motor. (nantinya kalau motor gak boleh jalan di protokol)

  14. Jokowi sang presiden ku avatar
    Jokowi sang presiden ku

    Berisik lu iwb ikutin aja kali #mikir

  15. ian avatar

    yg membuat peraturan juga belom tentu mau naik angkutan umum.. belom pernah nyoba malah kayaknya.

  16. FansBoy Tiger Piceks avatar

    pemerintah lagi pada mumet ndase…
    ardiantoyugo.com/2014/12/04/main-ke-dealer-victory-motorcycles-indonesia/

  17. Putra avatar
    Putra

    Itulah arogannya pemerintah, nah terus kaum sederhana harus maksain beli mobil???
    Kalau mau menekan kemacetan ya transportasi umum nya diperbaiki kaya di jepang, singapore, dll.
    Emang rata2 orang mampu di jakarta sana pake mobil kalau kerja, apalagi kalau kantornya di jalan Protokol kebanyakan perusahaan besar.

    Tapi ko pake mobil bagus masih isi PREMIUM??? Mikir pake dengkul. So jangan belaga.com

    1. Anak presiden gampang tersingung avatar
      Anak presiden gampang tersingung

      Ga usah jauh jauh, mobil di larang lewat jakarta, pasti macet ilang bro

      1. Putra avatar
        Putra

        Iya bener bro,

  18. zzzzzz avatar
    zzzzzz

    Jika alasanya safety akan lebih baik jika pemerintah menerapkan system sim berjenjang untuk bikers dan mengganti system kejar setoran bagi para sopir angkot dengan menggunakan system gaji.

  19. Mas_jump avatar
    Mas_jump

    Ayo mulih kampung kang Iwan…

    1. erwin avatar
      erwin

      Yg dibatasi cuma sedikit kok ane kira tidak ada masalah toh masih banyak jalan alternatif. Lihat dulu busway ditolak srmua orang ujung2nya kan semua setuju skr setelah bertahun2.
      Dengan ada pembatasan motor + erp warga benar2 dipaksa menggunakan angkutan umum kecuali memang punya banyak uang pasar semakin besar dan angkutan umum lebih cepat berkembang

      1. Gc133hijrah avatar
        Gc133hijrah

        Rencananya itu semua jalan protokol mas bro kuningan, sudirman, thamrin, mt haryono, gatsu, matraman,salemba dll…. Hayooooo mau lewat mana…..

  20. kucingkebon avatar

    Pemerintah mah ga bakal mikir rakyat’a susah….
    Yang penting uang setoran k pemda terus meningkat n ujung2’a d korupsi deh…..
    Ane kurir mas brow n cari alamat ga gampang..? Apalagi semacam thamrin-sudirman yang banyak gedung tinggi.
    Kalo alamat’a kelewat gimana…..
    Masa putar puter di dalam bus aja ya nyari gedung…….
    Hadeuh……

  21. Anak presiden gampang tersingung avatar
    Anak presiden gampang tersingung

    Ahok ktu bloon, gak pny motor, naik motor aja gak bisa

    Di otaknya mikir yg pny motor itu miskin miskin, padahal justru sebaliknya yg pny motor ya punya mobil, bahkan buruhpun bakalan kredit lcgc kalo caranya gini

    Liat aja entar tambah macet, marah marah lagi dia

    Gak kompeten jadi gunernur

  22. rico avatar

    kenapa ga sxan r2 dan r4 aja, sarana transportasi diperbaiki biar pemerintah ngerasain naik angkot “kendaraan umum” juga deal??namanya juga koalisi merah putih buat UU seenaknya…

  23. Gembus avatar
    Gembus

    Aturan tolol dan idiot.

  24. mbah dh@rmii avatar

    kan pemerintah ibarat radio buoooddoooll sg kur dobolll ra ono tujuane.. bagi merekaa enak brgkat make mobil dinas sbgai petinggi antar jemput dgan pengawal bebas macet.. coba sesekali agota dewan suruh make kopaja atau metro mini..? suruh ke terminal pulogadung benn kuuaaappokkk… di seret2 calo terminal.. peraturan ko anehh di luar agkasa sana motor bsa masuk toll di ibukota motor malah gk boleh lewat.. doweehh tenannn uteke..

  25. zzzz avatar
    zzzz

    bukan urusan saya….

    liat saja weekend keluar dah tu pada mobil2 yg tadinya di garasi…jalan tol yg menurut kamus besar bahasa indonesia jalan bebas hambatan…muacetnya NAUDZUBILLAH…. #mikir…..!!!gak ada motornya lhoooo….

  26. ........................................bused avatar
    ………………………………….bused

    mudah2an akang ridwan kamil gak ngikutin ngkoh ahok

  27. yohama= avatar
    yohama=

    naik ATV aja om om smua

  28. Gc133hijrah avatar
    Gc133hijrah

    Mobil ane bakalan keluar juga nih…. Padahal males bgt k tmpat kerja Hr Rasuna Said pk mobil, sendirian doank ko pk mobil, wong ane beli mobil buat jalan2 keluarga…..

  29. kuclux avatar
    kuclux

    mas iwan di jepang lebih parah lagi naik commuter linenya.mereka enjoy aja, toh mereka gak lari untuk beli motor,mindsetnya mesti dirubah mas,jg fasilitas angkutan umumnya dibenahi,feder2nya dibenahi… jujur mas capek naik motor bekasi-jakarta

  30. dunds avatar
    dunds

    ga tau deh, yg jelas ane ogah tinggal d jakarta

  31. gcm avatar
    gcm

    Yah gitu deh… gubernur & mantan gubernur otaknya di belakang bacotnya…

  32. Beqicot avatar
    Beqicot

    Masuk akal mas. Saya di bali setap hari biasa orang pake r2 luar biasa banyaknya walau tak sebanyak jakarta, tapi jalan bali kan kecil-kecil jadi tetep macet. Tapi saat musim hujan pengendara motor hilang sampai lebih dari setengahnya diganti kemacetan mobil yg dua kali lebih parah dari macetnya motor pas musim cerah.
    saya hitung pas macet motor waktu tempuh bisa sampe 30 menit saat pake mobil bisa sampe 2jam di jarak tempuh yg sama.
    Hanya info karena saya biker dan driver juga….

  33. extigirider avatar
    extigirider

    Ane termasuk Ojeker… Ane juga punya mobil Om… terios… di bawa sebatas antar istri dan anak… klo lg sendiri nikmat naek motor feel free dan ga mikir macet… gpp lah Ojeker di anggap Miskin yang penting masih bisa bayar pajak mobil… amin..

  34. aboyand avatar
    aboyand

    setuju kang…. mobil saya jg cma saptu minggu kluarnya… kerja tiap hari enakan pake motor…

  35. Elfaheem avatar
    Elfaheem

    suruh Gubernur nya naek Angkot, mau engga??

    wong waktu peraturan PNS DKI tidak boleh bawa kendaraan pribadi, Wakil Gubernur saat itu dan jadi Gubernur skrng tidak mau naek angkot, Kata nya “Ga efisien waktu, DLL”, bagaimana itu kang IWB???

    kang IWB hayo donk usulkan ke pemerintah,

    wong jalur Cepat dan Jalan TOL ajah masih macet parah tanpa ada nya kendaraan roda 2,

    🙁

  36. w_as avatar
    w_as

    Sapa suruh milih si dia….sekarang baru terasa akibatnya….kapok ra ku we!!!….

  37. Mardiko avatar
    Mardiko

    harusnya yg dilarang khusus motor Honda….soalnya dah kebanyakaaann..
    ngoahaaaaahaaa

  38. ashes avatar
    ashes

    Iya itu udh saya utarakan kang di artikel kang iwan yg lalu. Pi ada seseorang yg ngakunya supir dan ga mau disebut namanya bilang, “angkutan murah ko mau bagus. Dasar biker g”*blog”. Sampe bawa bawa kesenjangan sosial lah krna biker rata” org kismin. Mendewakan para supir yg kelakuannya ga beda jauh dr biker alay. Hahaha, mbuh lah, susah kalo ngomong sama org “pintar”. Orang kasih solusi, do’i cuma hujat hujatan. Dan terakhir, do’i ngajak saya ketemuan krna komennya saya bales terus. Bilang mau perkarain saya lah, bawa ke sidang lah. Hahaha, kadang isi dompet seseorang ga sesuai ma Personal Inteligent Quotient-nya. Ngakakakakakaka.

  39. Ruddy Chen avatar
    Ruddy Chen

    #BukanUrusanSaya… SIAPA SURUH SALAH COBLOS ? Rasakan sendiri AKIBATnya…

  40. ban cacing avatar
    ban cacing

    kasus nya sama dengan di bogor pas pagi-pagi hujan pak iwan…
    dulu pas pagi hujan sy mikirnya jalanan jadi lebih lowong, krn banyak motor yg berteduh atau pada naik angkot.tapi ternyata jumlah mobil di jalan malah meningkat! kemacetan parah di tiap pertigaan atau perempatan…nganter anak yg jarak cuma 8 km cuma butuh waktu 25 menit jadi 2 jam 15 menit! yg biasa nganter pake motor banyak yg ganti mobil…
    ga kebayang jk ada pelarangan bebas motor…

    1. bram avatar
      bram

      kebayanglah mas…misal satu anak satu mobil yang njemput, satu kelas ada hemm anggep aja 30 anak, tuh wis 30 mobil nunggu di depan sekolah, trus satu sekolah ada brpa kelas..hemm anggep aja 6 kelas yaudah dikali aja 30 x 6 = 180 mobil yahh anggep aja yang punya mobil g semua atau sekolahnya gak elit2 amat lah, kita anggep 80 biji aja mobil antri di depan sekolahan…kalau sekolahnya elit?? satu anak bisa dijemput dua mobil kali ya satu supir satu mamahnya (karena miskomunikasi) trus kalau ada penculik udah 3 (karena sekolah elit) aja blm lagi para bapak2 angkot taksi, mobil selingkuhan bapaknya…hahahah…bubar wis aku mumet..

  41. tri_aja_gunung_kidul avatar
    tri_aja_gunung_kidul

    Nasip..nasip..sing ora duwe mobil ki..
    Sy Ikut prihatin Dan brdoa aja kita smua bs beli n punya mobil..aamin

  42. bocah94 avatar
    bocah94

    kalo saya lebih setuju larangan 3 in 1 dilakukan seluruh jalur utama dki, jangan kaya sekarang

    sekarang aja udah kebanyakan mobil apalagi ada larangan motor, mau ga mau ane harus pake mobil juga buat gawe……… 😀

  43. juragan plastik avatar

    hoahahahha..mobilisasi driver niy

  44. aganwidodo avatar

    betul kata kang iwb, kalo angkutan massal sudah memadai, pasti rakyat akan beralih tanpa perlu dipaksa. Memadai dalam arti aman, nyaman, tepat waktu. Kalo angkutan massal belum dibenahi, peraturan apapun gak akan efektif mengurangi kemacetan…

  45. rifkiplick avatar
    rifkiplick

    saya pembaca setia IWB, tiada hari tanpa baca IWB, wis kecanduan tenan. Saya jg pecinta motor 2 dua, tapi pengguna commuter line…

    saya kurang sependapat dengan kang iwan kali ini, wkt di politeknik sy dulu kuliah jurusan teknik sipil ambil konsentrasi infrastruktur transportasi. Berbagai literatur dan pelajaran yg sy terima, paradigma transportasi masa depan untuk kota2 besar adalah semaksimal mungkin mengurangi atau kalo bisa memusnahkan kendaraan pribadi dan memaksa masyarakat untuk memakai transportasi massal… That’s the point…

    Makanya seperti yg lek IWB liat kota2 di Jepang, Singapura, Malaysia, itu transportasi massal adalah tulang punggungnya, pemakaian kendaraan pribadi sangat minim karena selain transportasinya yg sudah terintegrasi, nyaman, tepat waktu, juga penggunaan kendaraan pribadi sangat dibatasi atau kalo boleh dibilang amat sangat dipersulit dengan berbagai peraturan seperti supermahalnya pajak kendaraan, mahalnya biaya parkir, pembuatan SIM yg superketat, aplikasi 3 in 1, ERP, pelarangan jenis kendaraan tertentu masuk jalanan, dll…

    Kalo dalam prakteknya saat ini di Indonesia bisa dibilang masih jauh panggang dari api, itu bukanlah jadi masalah, dikarenakan kesemrawutan ii kan sudah dipelihara sejak lama, maka kebijakan apapun dari pemerintah untuk mulai memaksakan qt beralih ke angkutan massal sebenarnya dalah suatu keniscayaan… Karena apa? Rasio pertumbuhan kendaraan pribadi, baik itu motor atau mobil sangatlah tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan yg sangat jauh dari yg diharapkan, mau diperlebar ataupun dibikin flyover tembus kemana2 juga percuma, sebab pertumbuhan kendaraan pribadi tetap jauh lebih besar lagi seperti yg sering lek IWB laporkan dlm artikel2…

    Intinya sih, mau semua orang yg bawa mobil beralih ke motor semua, tetep gak akan nguber buat pemerintah menyediakan jalan yg cukup buat qt semua, jalan 1-1 nya adalah beralih ke transportasi massal, itu adalah harga mati dan suatu keniscayaan…

    Mohon maaf lek, komen ane panjang bener…

  46. AREMA avatar
    AREMA

    mobil ke ERP
    Motor tidak bole lewat
    Parkir mahal..
    angkutan masal akan diperbaiki
    semuanya masih setahap demi setahap di terapkan

    semuanya dibuat untuk memperbaiki system transport yg selama ini tidak pernah secara tegas di terapkan. tidak salah motor dilarang, tapi sediakan angkutan alternativ yg baik. saya setuju !!!

  47. ashes avatar
    ashes

    Hahaha, bos yogaaa… Ketemu ga? Ketemu yo, ke sidang, nyariin sim ane di kejaksaan bareng driver driver sopan dulur ente. Ngahahaha. Mentang mentang udh bisa beli bo’il, gayane dh kaya anak pejabat. Pi ane curiga nih, ente supir angkot x ya? Yg benci ma bikerz cz omzet ente kurg krna bnyk yg beli motor? Hahaha, sing sabar cuk.

    1. yoga avatar
      yoga

      @ ashes….. loe kena tilang?? ato emang loe sensi sm gw?? klo loe kena tilang coba loe itung BANYAK MANA YG KENA TILANG ANTARA BIKERS DAN DRIVERS?? Dr situ mata loe bs kebuka dan liat jgn berdalih krn populasi banyakan motor, ok.
      Gw tau loe sensi sm gw tp klo loe cm bs n=menghujat didunia maya gak ada artinya dan lebih enak klo loe emang JANTAN AYO KETEMU DAN BUKTIKAN POTENSI DR DIRI MASING2 SPY TAU DAN BS SALING BUKTIIN

  48. kucingkebon avatar

    Sebener’a kalo menurut ane sih perekonomian bisa tersendat lho….
    Kita sebagai kurir kn secara ga langsung berkontribusi dengan jalan’a perekonomian jakarta…..
    Klo motor ga bisa lewat gimana mau lancar…..

  49. koddy avatar
    koddy

    Di negara manapun kalau lagi jam sibuk, semua angkutan umum juga penuh dan berdesak-desakan. Jadi kalau cuma alasan penuh dan tidak nyaman, semua kalau dibandingkan yang pribadi, yang namanya umum pasti kalah nyaman.
    Lagian bikers berapa persen sih yang taat aturan di sini? 5-10% paling. Sisanya, pasti pernah jalan di kanan/jalur cepet/jalur busway, lawan arus, lewat trotoar, parkir sembarangan, berhenti di stopan tidak bener.

  50. pram avatar
    pram

    sebenarnya yang bikin macet tu mobil.bandingkan kalo semua pake mobil dengan semua pake motor.mana yang macet?sekalian aja mobil juga dilarang.khan semua sama2 bayar pajak.apa mungkin jalan protokol tersebut hanya dibangun dari pajak mobil???????????