Bro dan sis sekalian…akhir-akhir ini kita banyak dijejali informasi tentang keinginan Kawasaki meracik Ninja250 4 silinder guna jabanin Yamaha R25. Persimpangan maju mundur yang membuat kita sendiri heran…..mampukah geng ijo merilis mesin 4 silinder dengan harga terjangkau jika hal itu diteruskan??. Mengingat…sejauh ini 250cc 4 silinder bukanlah mesin yang disukai pabrikan karena dipandang tidak efisien. IMHO…sebenarnya Kawasaki nggak perlu melangkah terlalu jauh kesana. Kenapa??…..
Kalau sampeyan menjadi biker yang pernah mencicipi keduanya…..power Ninja250 sebenarnya tidaklah kalah dibanding R25. Motor ini masih mampu jabanin walau dibeberapa area khususnya lonjakan mid end memang lebih enteng R25. Dengan bobot yang lebih ringan sekitar 6 kg…..R25 terasa enteng dan lepas. Namun overall….power Ninin tidaklah beda signifikan. Secara feeling mungkin nyaris sama. Lha terus bagian mana yang harusnya diperbaiki??. Sebagai biker yang pernah jajal keduanya….IMHO area inilah yang harusnya diperbaiki…..
Yup…area handling mzbro. Karakter R25 bak motor kecil yang gampang ditekuk. Dengan bobot mencapai 166kg….percayalah, motor ini sangat nurut tidak ngeluh saat diajang rebah dalam kecepatan tinggi. Tikungan demi tikungan dilahap dengan mudah. Hanya menggeser bok*ng sedikit….badan dijatuhkan maka sang kuda besi mengikuti tanpa kendala. Hal ini beda dengan Ninja250. Dibutuhkan usaha lebih keras untuk membuatnya belok. Dengan wheelbase sedikit lebih panjang (1400mm vs 1380 mm)…..ninin memang kedodoran melayani racing line R25. Semua semakin komplit ketika bobot kendaraan (172 kg vs 166 kg) membebani tiap pergerakan roda. So…tidak heran testimoni kang Leopald mengatakan….Ninja kesulitan menaklukkan tikungan S kecil Sentul sedang R25 sebaliknya….begitu gampang dan lincah. Saat Ninja mengalami underster…..R25 tidak. Dan inilah yang harusnya diperbaiki pada Ninin…..
Tidak bisa dipungkiri Kawasaki terlihat galau dengan kedatangan R25. Upaya mengangkat pamor Ninja 250 lewat mesin 4 silinder memang ampuh menjadikan R25 terlihat inferior. Tapi pertanyaannya mau dibanderol berapa??. Ingat…komponen 4 silinder jauh lebih banyak dan rumit dibanding mesin 2 silinder. Praktis bobot makin berat dan cost yang dikeluarkan juga bakal lebih mahal. IWB malah takut….karena ingin memberikan mesin 4 silinder dengan harga terjangkau…..kualitas dikorbankan!..
So…IMHO, poles dan sempurnakan mesin yang ada agar melonjak setidaknya setara dengan R25….pangkas bobot…perbaiki sasis, kalkulasi ulang distribution weight plus geometri agar selincah R25. Desain wajib hukumnya sebagai refreshment namun jangan terlalu frontal toh desain sekarang sudah cukup tampan. Dan yang jauh lebih penting adalah 3S (sales, servis, sparepart). Kalau semua sudah tercapai…IWB yakin nama besar Ninja susah digoyahkan. Ninja250??. Lawong desain dan power udah ganteng lho. Malah pethakilan arep 4 silinder ki arepe (mau) dibanderol piro rek??.
. Btw semua hanya opini pribadi. Jika sampeyan punya pendapat lain silahkan curahkan dikolom komentar agar bisa dijadikan masukan untuk pabrikan. Ocreee…..(iwb)
Post by IWB. Follow us on….
Twitter : @iwanbanaran
FB : Iwanbanaran
Email : Iwanbanaranblog@gmail.com
Youtube channel : Iwanbanaran
Path : Iwanbanaran
Google+ : Iwanbanaran
Blog alternate : IWBspeed.com






Comments
168 responses to “Sebenarnya Kawasaki nggak perlu meracik Ninja250 4 silinder. Kenapa??…..”
nahhh bener lek.. sektor handling perlu diperbaiki
nivikoko.com/2014/09/16/simpangan-speedometer-terlalu-tinggi-pembodohan-konsumen/
sing petakilan ki mung “buto cakil” kang Iwan
============
————
mas iwan,
tapi saya pingin sensasi suara zingg2??
gimana trus???
tapi harganya kisaran 90jt an ajah….
seperti kita tahu utk bisa zing2 paling murah harsu merogoh kocek 200 jt an z800….
ckckckckkkk…………
yg penting zing2 nya…..
dan hrs dibwh 95jt…
tentu saja ,, buyyer nya bukan alayer2 satria…
tapi kalangan menengah atas…atau bos muda…
yg cuman miliader bukan triluner…
kalo triluner beli nya r1… atao ducati diavel… dll
opini saya sebagai pemakai ninja, dari segi design untuk kelas 250 cc tetap masih gantengan ninja, apalagi setelah lihat langsung R25 sungguh kecewa dengan material bahan yg sepertinya ringkih walaupun tujuannya untuk meringankan bobot motor. buat saya tidak masalah kalah power sedikit apalagi saya bukan pakai motor untuk kebut2an. tetapi apa yang dibilang kang IWB saya amin, bahwa ninja memang agak perlu usaha xtra kalau diajak nikung tidak seperti membawa motor bebek *namanya juga moge* hehe
motor kaku susah belok, sm kaya pnyakit ducati desmo. agar spy bs lincah kya R25, si ninja hrs ikut program diet. hahahaha
Harus jadi ninja 250 4 silinder bos biar R25 Libas habis..soal harga ga masalah masbro!!!!
BOSEN KELES DENGER SUARA MESIN 2 SILINDER MULU,, GPP SEKALI-KALI 4 SILINDER,, BUAT DALAM KOTA 250CC MAH PAS LAH..
LAGIIAN KAWASAKI NINJA ITU UNTUK MASYARAKAT MENENGAH KEATAS,, JADI KALAU CARI YANG MURAH? YA CBR 150 LOKAL SAJA..
Tiga silinder aja gimana?
setuju kang..berapa harganya kalau 4 silinder sampai masuk indonesia..bisa bisa overprice (canggih sih..tapi duitnya juga guuede)..mending memaksimalkan yang ada saat ini terutama fokus pengurangan bobot..coba kalau ninin diet ketat..dari 172 atau 174 kg menjadi 160 atau 162 kg..pasti lebih ‘cantik’..
piye cak IWB, kawasaki tetep rilis ninja 4 silinder, gak dengerin nasehat sampeyan ki 😀