IWB adalah salah satu dari sekian juta masyarakat Indonesia yang mantengi berita diTV. Bagaimana para rekan kita berjuang menyampaikan aspirasi masyarakat didepan gedung DPR, menghadapi panasnya terik matahari, debu jalanan, lapar hingga malamnya digempur water canon serta gas air mata aparat agar bubar dengan alasan jam sudah memasuki 6 sore. Sementara didalam gedung DPR…fraksi koalisi sibuk melakukan manuver, lobi-lobi politik yang jujur membuat kita semua semakin muak!!…
Masyarakat kita tidak bodoh!! Segala drama yang terpampang didepan mata sudah jelas menunjukkan partai mana yang mempunyai keputusan tegas dan mana yang berpura-pura didepan kamera. Mereka tahu televisi menyiarkan sidang paripurna tersebut secara live. Karena itu, segala pencitraan dilakukan supaya keputusan yang tidak pro rakyat disamarkan agar tidak dihakimi masyarakat Indonesia pada pemilu 2014 nanti. Awalnya hampir mayoritas partai menolak kenaikan BBM. Jebule….arah berbalik, sebab 356 anggota DPR (partai penguasa dan koalisi) ujung-ujungnya mengatakan setuju dan hanya 82 anggota yang tidak (klik disini). Mirisnya…keputusan walkout dua partai besar yang merasa semua hanya akal-akalan, disambut gembira oleh beberapa anggota lain yang pro kenaikan (klik disini)….
Sedih bro. Para wakil rakyat sudah tuli…itu jelas terbukti. Yang mengagetkan…IWB melihat interview MetroTV terhadap salah satu ketua umum partai berwarna merah atas alasan penolakan, dengan meyakinkan beliau menekankan bahwa APBN saat ini masih dalam tahap yang sangat aman (mereka klaim mengantongi data fiskal negara). Jika pemerintah pro rakyat sudah sepantasnya anggaran lembaga dan menteri serta pejabat eselon dipangkas…..karena biaya akomodasi serta tetek bengek lain sangat besar hingga mencapai 18T. Pemborosan APBN yang tidak diperlukan. Kemudian secara tidak fair, beban dilimpahkan kerakyat tanpa peduli kehidupan mereka sudah berat…
Tidak bisa diingkari….BBM dinegara kita layaknya trigger yang akan mempengaruhi harga sembako dan komponen lain. Belum naik saja sudah terdongkrak 20%. Gimana kalau sudah naik??. Mirisnya, fakta tersebut dicuekin oleh para penguasa. Kini keputusan malah terkatung-katung.. ditakutkan bisa menambah masalah baru. Kenapa?? dengan hadirnya wacana menunda kenaikan? hingga 6 bulan kedepan…memungkinkan penimbunan BBM oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab terjadi. Hidup makin ruwet, arah kebijakan makin tidak jelas…..
So bapak menteri dan para wakil rakyat!! Tolong jangan bikin dagelan didepan kami!!. Monggo turun kelapangan kalau benar sampeyan semua adalah wakil rakyat. Jangan hanya sibuk memikirkan kepentingan golongan semata. Ingat…jabatan sampeyan bakal dimintai pertanggung jawaban oleh penguasa sesungguhnya….sang khalik diakhirat nanti. Dimana manuver, sandiwara, akal bulus, kebohongan tidak berlaku sama sekali. Buka nurani, mata hati sebelum semua terlambat….(iwb)


Comments
130 responses to “Tentang BBM….DPR mau bikin dagelan!!”
Subsidi bbm harus di kurangi Untuk perbaiki infrastruktur dan mari dukung wacana pemiskinan koruptor!
Zee padaMaret 31, 2012 pukul 10:46 AM berkata:
Orang2 yg demo BBM memang
aneh, beli bensin ?gak
mampu? tp beli pulsa..???
Ekekekek.
===========================
beli pulsa untuk BBM-an om
@34
Sangat tdk setuju bro..
Klo membaca tulisannya Pak Dahlan mungkin bnyak yg setuju. Pak Dahlan mencontohkan konversi minyak tanah ke gas yg semula ditentang tp ternyata sukses! dlm artian subsidi minyak tanah tdk membebani negara lg tp masyarakt mendapatkan penggantinya (LPG) dg lebih murah.
Tp skrg pmerintah tdk sesiap penghapusan minyak tanah dulu. Silahkan menaikkan BBM subsidi tp harus ada langkah nyata untuk kompensasinya. Rakyat hrs diarahkan untuk tidak lg tergantung pada BBM subsidi, misalkan mengarahkan memakai transport publik, atau menggunakan BBG untuk kendaraan, tp..pemerintah blm siap untuk menyediakan transport publik yang memadai, blm ada program konversi BBM ke gas yg bsa menjangkau semua pengguna BBM skrg ini. BBM naik silahkan! asal pemerintah sudah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung. Kali ini ane tidak setuju dengan anda Pak Dahlan!!
Seharusnya BBM subsidi buat roda 2..
Mobil pribadi wajib pakai pertamax…
Di SPBU dibuatkan jalur khusus buat roda 2,sehingga mobil tidak bisa isi premium..
Kenapa DPR tidak membahas ini..???
Karena mungkin saja mobil mewah anggota DPR juga diisi premium…!!!!
@54
setuju ama koment ente bro,,,
percuma koar ? koar nggak jelas dimari? kagak bakalan ngaruh buat pemerintah mengenai kebijakan BBM?

sudah makan dulu sana ada t*ai ayam spesial tuh??
@54 slamet
yap… itupun duit beli bbm harian dari duit rakyat… mana pernah mereka ngluarin duit sendiri !!!
coba pendemo pke cat carax mskin cat kdalam kantong plastik trus klo polisi da mo mmbubarkan pndemo lemparkn cat trsebut kearah petugas …. petugas jg g pro rkyat taux ngemis krkyat dgn alasn dtilang dsb….
ra lucu babar blas..
mobil dan motor yang perbandingan kompresinya tinggi tetep nenggak premium..
kalo gitu, mending ATPM aja yang diatur..mobil dan motor yang kompresinya tinggi nggak usah disetting bisa minum premium..toh, rata-rata yg kompresi tinggi harganya lebih mahal dari yg kompresi lebih rendah (dalam 1 ATPM)..kalo nekat premium, dalemannya yang rusak..
tapi peraturan itu tetep harus dihandle negara dan tanpa pandang ATPM besar maupun kecil..
Hedop pak SBY!! Rakyat di belakangmu!!! Pegang teguh pendirianmu!!!
Hemat…
Mobil dinas gak dibeli, cukup disewa.
Kalo dibeli, tiap tahun pasti ada pembelian mobil karena mobil lama dijadikan plat hitam.
Mobil dinas maksimal innova.
Gak usah beli fortuner, x trail, land cruiser segala.
Rapat di kantor aja, gak usah di hotel.
Temen yg manajer hotel aja bilang, rapat 3 hari, minta kuitansinya buat 5 hari.
Temen yg di travel bilang, yg pergi 2 orang, minta kuitansi tiketnya utk 10 org.
40. Roy – Maret 31, 2012
BBM memang harus naik mas!! Saya dukung BBM naik, tp kompensasi harus jelas arahnya!
—————————————————————————–
gak mungkin….
inget masbro2 semua…. didalam AD/ART partai.. nggak ada yang mendahulukan kenpentingan rakyak….. yang ada mendahulukan kepentingan partai…. jadi jangan harap para bedebah berdasi mengambil kebijakan pro rakyat…..
Yg punya mobil suruh pake pertamax n awasi ketat penggunaan premium..
DPR Unyu-unyu,,,,,,,
ditunda aja..
learningfromlives.wordpress.com/2012/03/31/komparasi-kecil-kemungkinan-mesin-150cc-4tak-kawasaki/
-BBm bisa naik,,tpi pemrintah hrs teken kontrak dgn rakyat,,,basmi abis koruptor, budaya hemat, pertumbuhan lapangan kerja, penyesuaina gaji pejabat dmana gaji bulanan disesuaikan dgn tingkat kebutuhan nnti kalo berprestasi boleh kasi bonus, jadiin program bedah rumah bedah warung program pemerintah itu lbih bgus dri BLT ato BLSM, pertumbuhan income perkapita pernduduk menyesuaikan harga bbm,..bgamana masbro,..
ada yang baru nihh..
nakawara.wordpress.com/2012/03/30/bahan-bakar-alternatif-pada-kemana/
Hewan Perwakilan Rakyat
ada ada aja si dpr, mereka sih gada yang pro rakyat, cuma cari simpati aja, toh hasilnya sama, selalu sesuara, karena itu banyak partai entah pro ataupun oposisi yang pura2 baik, padahal hasil sudah mereka ketahui bro
apriantoblog.wordpress.com/2012/03/31/kenaikan-bbm-di-tunda-kabar-baik-atau-kabar-buruk/
sebenernya keputusan akhir sudah didapat saat lobby mas, paripurna dpr itu cuma dagelan dpr saja opsi-opsian sambil jualan partai, sayangnya ga semua masyarakat menyadari hal ini
wkwkwkwk… semakin di ulur… semakin banyak rapat sidang…. semakin banyak dapet uang rapat sidang……. wkwkwkwk…. dasar.. bedebah berdasi…. wkwkwkwkw…. ai lop indonesa…..
lanjutkan!!!!!!
coba klo subsidinya itu di batasi mis untuk sepeda motor dapat jatah sebulan 30L jika belon sebulan bensin udah abis tetep boleh beli bensin tapi bensinnya tidak disubsidi….!!!!sedang mobil mah nggak usah kecuali kendaraan umum…!!!
kesimpulan: harga minyak dinaikkan/diturunkan (g mungkin kykx) setiap 6 bulan sekali, jd harga minyak yg fluktuatif selama 6 bulan d rata-ratakan, klo naik lebih dari 15% berarti premium naik, dst dst sampe 2014…………parrrahhh
tikus berdasi,,,anjritttttttttttttttttttttttttt
Orang2 yg katanya anti kenaikan bbm rata2 komen nya mirip komentator bola, pinter koar2 doang padahal g becus,,.
sy jg ngk ngerti apa maunya mereka.bikin pusing aja.dri dulu jg dah plenta plintut g jelas.apa pun itu ujung2nya nyari duit juga.
Semua presiden RI pasti bakal menaikan harga bbm kalo situasi negara kayak gini kecuali,,,,,
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Presidene boappak-moe kuwi!! Ahahahahahh.
yang comnt.bnyk bngt…maz bro bikin partai aja yu.pasti masuk tiga besar gk gk gk gk
jam touring mesti dipangkas habis2an nih coz BBM naik…. soal DPR mah ngga usah diharepin selama kepentingan partai dan anggota partai dipenuhi, mana mungkin mereka membela rakyat, walk out?? ah itu cuma lelucon aja untuk pantes2an buktinya tak ada satupun anggota DPR yang menentang kenaikan gaji dan tunjangan mereka atau bersedia tunjangan mereka di alokasikan untuk mensubsidi BBM…..
“neraka paling bawah disediakan untuk para penghianat”..kapten jack sparow
terbukti tenan klo mereka cuman mikirin dirinya dan golongannya….bagaimana supaya bisa tetap hidup mewah…rakyat tambah menderita yo ora urus
Alkisah, di negeri antahberantah yang dipimpin raja lemot dan lebay, berencana menaikkan harga minyak lampu untuk menghemat anggaran negara. padahal tanpa menaikkan hargapun anggaran negara bisa jebol hanya untuk membayar
gaji pegawainya yang setiap saat dinaikkan bahkah dalam kalender cuma ada 12 bulan, negara tersebut sampai membayar gaji pegawainya sampai 13 kali dengan tunjangan-tunjangan diluar gaji pokok yang sangat besar. padahal sebagian besar tidak becus.
rakyat dikenakan pajak
yang sangat besar, harga
barang kebutuhan pokok
melambung tinggi, sedangkan wakil rakyat yang dipilih malah berhianat, hanya mementingkan partainnya demi pemilihan periode mendatang, tidur-
tiduran menikmati 40 kali
besar gaji kuli di negeri
tersebut.
mz iwan……. sy setuju BBM naiik….
karena ada alasan secara pribadi…
1. harga BBM secara ekonomis 8500… berati mereka disubsidi 4500/liter.. sedangkan mayoritas pengguna adalah mereka2 golongan kaya 80%..
2. klo BBM tdk naik..mk pemerintah akan menaikkan pajakpajak….tetap mencekik rakyat..
3. pertumbuhan kendaraan sdh sngt cepat.. mk sngt menguntungkan pihak ATPM ATPM dgn hrg bbm yg murah..
4 klo BBM naik mk uang subsidi yg dialokasikan buat BBM 200 triliun untuk kemakmuran jgn diKORUPSI……….
sampah nih DPR..
Barang2 udah naik, malah diundur.. Ntar waktunya mau naikin lg harga barang2 naik jg.. Double naiknya..
Udhlah ga ush pada akting, kalau sharusnya naik ya udh naik aja..
Kalau gini memperparah rakyak,.
Dan untuk anda yg senang kalau bbm tdk naik, itu cm untuk jangka pendek.. Selama konflik timteng harga bbm bkal terus naik..
Pikir dong jangka panjangnya..
klo sy main ke JABODETABEK………and PUNCAK..
sy sendiri tinggal di BDG……..WuiiiH mobil2 pribadi mereka beli BBM dgn FULL TANK…
Sebenarnya Mereka adalah orang orang yg KAYA… setiap hari orang kaya di kasih pemerintah dgn kirakira 4000×10 liter/hari bs mencapai 40rb perhari…malahan lbh….sdngkan yg miskin atau golongan yg punya motor…mereka paling beli 2 liter…… sy suka merasa aneh klo ada yg menggugat bbm akan naik sdngkan kita adlh negara pengimpor minyak…… sy kira mayoritas blum tau akan siapa pengguna bbm dan keuntungan yg ditimbulkan dimasa yg akan datang…
mana nih mahasiswa yg demo2 apalg sampe anarkis?
Udah puas loe skrg?
Derita rakyat malah bertambah dan akan semakin lama..
Duit pajak rakyat kbnyakan dibayarin buat anggota DPR loe diem aja.. Parah emg mhsiswa kelas ecek2..
Lho, Nyata2 bbm bersubsidi memang lebih di nikmati orang2 mampu kan? Maka dari itu mari kita dukung pemerintah menaikan harga bbm dengan catatan berikan kompensasi ke rakyat yg membutuhkan! Perbaiki infrastruktur, jaminan sosial,pendidikan serta kesehatan yg memadai di negri ini.. Karena selama ini APBN kita terkuras hanya untuk subsidi bbm juga gayus n the gank…
Disini baru ketahuan bhw pak SBY memang tidak lagi mikirin pencitraan.. Walaupun banyak orang yg menghujatnya karena keputusan beliau… Bener juga kalo ada yg bilang katakan lah yg BENAR adalah BENAR meskipun itu PAHIT kek brotowali… Wkwkwkwk.
sy kira masyarakat mayoritas blum paham dgn kenaikan dan hukumnya wajib BBM itu dihargai dgn nilai yg benar yaitu ICP……
trus korelasi dgn ayat 33 UUD 45 adalah intinya.. negara/pemerintah harus menggunakan uang dr hsl kekayaan alam buat prioritas masyarakat miskin….trus pembangunan infrastruktur…pendidikan…kesehatan..dll.
tapi sekarang uang 200 Triliun digunakan ntuk subsidi bensin yg nota bene berdasarkan survei mereka adalah mayoritas golongan menengah keatas…… ini yg perlu dipahami… ane kira mahasiswa demo krn biaya untuk pacaran and mlm mingguan mereka akan hbs dipake kebutuhan pokok klo naik bbm…ah sy jd bingung mz
Kalo mahasiswa yg pada demo ya jelas bakalan demo lah! lha wong mereka biasa hidup ”pas-pasan”+indekost+makan di warung n nongkrong di sevel+biaya kuliah mahal sementara jatah ortu g naik ya mau g mau memaksa mereka berdemo untuk diri sendiri bukan asli untuk rakyat..
bbm ya jangan disubsidi… Wong kbutuhan setiap warga bisa sangat jomplang… Yg harus disubsidi itu ya sembako, pendidikan, kesehatan, tranportasi publik…. Bahkan infrastuktur kita yg jauh dibelakang malay/ thai patut mendapat perhatian untuk merangsang pertumbuhan ekonomi….
INGAT PANCASILA.. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia… Bukan hanya yg bermobil/ bermotor… Memang ada manusia yg ngehabisin sembako/ sakit-sakitan…. Tapi gak bakalan jomplang…
Dan sebagian anggota dpr semalam sebenarnya hanya dagelan thok! Pada pengecut!! Takut sama pendemo yg anarki aja, padahal pilihannya simpel aja sebenarnya.. Kalo naik bilang naik kagak bilang kagak! Ini malah mencla-mencle…
KUDETA
yang jadi masalah itu minyak bumi disedot dari negeri sendiri diolah di negeri sendiri tapi kenapa harganya harus disesuiakan dengan luar negeri? tanya kenapa
APBN kan sudah di susun dengan neraca penerimaan & pengeluaran seimbang. Sisi pemasukan antara lain datang dari hasil penjualan minyak bumi dan penjualan BBM ke konsumen dalam negeri, termasuk di antaranya premium yang 4500/ltr. Sisi pengeluaran antara lain pembelian bahan mentah BBM (crude oil) untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Berhubung kita net importer minyak (jumlah konsumsi lebih besar ketimbang produksi), maka ketika harga minyak naik, sisi pengeluaran membengkak lebih besar ketimbang sisi penerimaan. Untuk menyeimbangkan neraca, bisa ditutup utang atau menaikkan harga minyak.
Sekarang ini negri kita ibarat orang sakit kepala yg kagak jadi minum obat karena takut akan efek samping dari obat tersebut! Alhasil sakit kepala kagak reda2 yg ada kadang2 muncul migrain.. Ckckck
91. jaelan.. – Maret 31, 2012
ya tidak sesempit itu lah mas mikirnya… memang pengguna premium kebanyakan golongan menengah keatas…makanya golongan menengah keatas ini yang perlu dipangkas agar tidak bisa beli premium… gitu koq ribet banget mikirnya…. kita pernah dihadapkan oleh isu agar mobil2 tidak boleh mengisi premium…. dilarang…. eh mana nieh wacananya? koq malah jadinya menaikkan bbm? ini kan udah bukti kalo pemerintah kita memihak golongan atas?
gagal naik.wk wk wk wk wk
juraganneon padaMaret 31, 2012 pukul 2:21 PM berkata: yang jadi masalah itu minyak
bumi disedot dari negeri
sendiri diolah di negeri sendiri
tapi kenapa harganya harus
disesuiakan dengan luar
negeri? tanya kenapa
______________
inilah susah nya hidup di negri yg KAYA akan SDA tapi MISKIN akan SDM… cuk!