Capek dengan kebobrokan pengelola jalan negeri ini!!..

Written by

in

Tutup got pembawa maut (courtessy detikoto)

Walau undang-undang sudah dibuat….ternyata jalanan dinegeri ini tidak penah ada perbaikan. Kerja asal-asalan dengan tidak mengindahkan nyawa orang lain sudah menjadi habit atau kebudayaan mendarah daging. Nihil quality control…no target frame dan yang pasti seenak udele dewe….

Miris ketika baca detikoto, seorang wanita menjadi korban terjangan bus kota akibat menghindari lubang tutup got yang tidak dikerjakan dengan semestinya. Parahnya…kejadian kecelakaan merupakan jalan protokol, jalan besar yang harusnya menjadi perhatian sebab tamu negara, kedutaan luar negeri serta ekspatriat sering berlalu lalang diJalan Sudirman. Kalau kita boleh berkata lantang, dinas pekerjaan umum (PU) dalam hal ini sebagai pengelola jalan bisa dipidanakan atas kelalaian yang terjadi. Jelas semua diatur dalam undang-undang dalam pasal sbb :

Pasal 24 ayat (1) UU No 22/2009 berbunyi, “Penyelenggara jalan wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.”

Dipertegas lagi dengan Pasal 273 ayat 1 – 4 yang berbunyi…

Pasal 273 ayat (1): Setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas sebagaimana yang mengakibatkan pasal 24 ayat (1) sehingga menimbulkan korban luka ringan dan atau kerusakan kendaraan dan atau barang dipidana dengan penjara paling lama 5 bulan atau denda paling banyak Rp 12 juta.

Pasal 273 ayat (2): Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud ayat (1) mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana dengan pidana paling lama satu tahun dan atau denda paling banyak Rp 24 juta.

Pasal 273 ayat (3): Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 120 juta.

Polisi mengamankan lokasi kecelakaan (courtessy detikoto)

Begitu pula jika jalan yang sudah rusak, penyelenggara jalan wajib memberi tanda peringatan atau memperbaikinya segera, sesuai dengan ketentuan Pasal 24 ayat (2) yang berbunyi,

“Dalam hal belum dapat dilakukan perbaikan jalan yang rusak sebagaimana dimaksud pada ayat (1), penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.”

Nah…gamblang dan jelas. Tapi kenyataan dilapangan….jauhhhh mzbro!! Tidak ada kontrol dan ketegasan jika PU ogah-ogahan melaksanakan kewajibannya. Undang-undang hanya tinggal coretan kertas tidak berharga. Mandul!!. IWb sendiri kalau melaju dijalanan ibu kota tercinta ini harus konsentrasi dua arah. Ibarat CDI kudu dual mapping…lihat lalu lintas depan dan aspal bawah. Kalau nggak…siap-siap diberi kejutan lubang menganga hasil ketidak becusan pengelola jalan….

Last...negara ini kudu berubah. Dengan semakin banyaknya kendaraan lalu lintas, frekwensi pengecekan petugas PU seyogyanya dilipat gandakan. Kalau tidak mampu akibat keterbatasan petugas (alasan klasik nih biasanya :mrgreen: ), monggo bentuk sistem. Bisa dengan membuka nomer Hotline khusus dimana masyarakat dilibatkan didalamnya supaya kita bisa menelphone mereka jika menemukan lubang atau jalan rusak berbahaya. Simpel lebih murah dan efektif. Kalau nggak sekarang kapan lagi??….(iwb)

Comments

46 responses to “Capek dengan kebobrokan pengelola jalan negeri ini!!..”

  1. Pak_Lurah avatar
    Pak_Lurah

    # Pak_Lurah Was Here #

  2. *pembaca avatar

    belum MERDEKAAAAAAAAAA :EVIL:

  3. anto avatar
    anto

    cuma duiit mulu yg d’pkirin mzbro…kerjaan tola tolo gg karuan…

  4. memet avatar
    memet

    kapan……..kapan…..

  5. cafebiker avatar

    betul..
    Nitip kang cafebiker.wordpress.com/2011/08/17/kalau-ustadz-mengkampanyekan-safety-riding-pasti-jozzzz/

  6. masbule avatar
    masbule

    kemaren baru nongton diskusi, ternyata cuma 12 persen APBN kita yg diperuntukan untuk infrastruktur dan yg 12 persen inilah bagian yg dikorupsi.. jd jangan harap banyak mas iwan selama negeri ini penuh dengan koruptor.. MERDEKA !!!

  7. Stevan avatar

    Hukum dibuat cuma buat pajangan mzbro…

  8. Big Jhoon avatar
    Big Jhoon

    Kalo kita komplain ke pihak berwajib, nanggepin’y “cool” banget. Seolah ini hal yg biasa terjadi. . Terus surat laporan langsung masuk tong sampah. . Uang proyek masuk kantong macam Nazarudin. . Pajak Kendaraan Bermotor cuma bikin buncit perut oknum berseragam yg katanya mengayomi dan melindungi. . Ckckckcckkkk. .
    #Turut prihatin atas nasib bangsa ini.

  9. Imortalorochimaru avatar
    Imortalorochimaru

    Kalau mas iwan nonton jakarta lawyers club pasti lebih lunak… Ternyata dana pembangunan kecil banget… Dikorupsi pula…

  10. Rei avatar
    Rei

    ?Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.? ? Bung Karno

    melawan KKN,kemiskinan,pengangguran,dan tikus” berdasi

  11. ax125 avatar
    ax125

    bacaan apik sambil nunggu buka puasa….

  12. ax125 avatar
    ax125

    kayanya slogan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat hrs dihilangkan ato mungkin udh lama telah dihilangkan…
    ganti aja dari rakyat oleh rakyat untuk pejabat… biar lebih transparan….

  13. ngg buka avatar
    ngg buka

    yg bagus2 biasanya jalan yg didanai pemerintah pusat sama provinsi, yg didanai pemda kota amburadul pake batu putih, uangya ratusan milyar kemana ya?

  14. gogo avatar

    miris dah, moga setelah HUT RI ke 66 ini ada perubahan berarti

  15. ipanase avatar

    ASEMMMMMMM,,BUSUKKKK sangat,,parah

  16. vanz21fashion avatar

    setuju… mulai dari kita bikers suarakan yg harusnya kita dapatkan. Selama ini aturan2 yg diexpose selalu aturan2 yg mengharuskan pengguna jalan membayar denda, sedangkan yg mengharuskan pengelola jalan membayar denda dan melakukan tugasnya ga pernah diexpose..

  17. taqi tiktak kembali avatar
    taqi tiktak kembali

    susah mas iwan…
    soale ciri” orang indonesia klo udah kaya ngga bakalan mao mentingin kpribadian yg lain…
    EGOIS…
    satu kata indonesia klo bgini truz ngga bakalan lama lg…
    (berkaca dari kereajaan” yg pernah mgang kejayaan di bumi pertiwi ini sperti sriwijaya mataram dll) ga lbih dari 1 abad..

  18. ngarang avatar
    ngarang

    kemarin bikin SIM kena uang tambahan 20rebu, kata polisi nya samsat pusat butuh dana!! Haaiisss…tukon kopi

  19. ax125 avatar
    ax125

    ditempat ane parah nih jalanya banyak lobang…
    udh berulang kali ditambal gak lama kemudian belobang lagi….
    kalo ane perhatiin tambalanya jelek bngt kaya setengah niat…
    ato jangan2 dana perawatannya di sunat duluan yg seharusnya bagus jadi jelek….
    eh… giliran telat bayar pajak dendanya ga kira2…. 25 persen dari harga pajak….

  20. Sapto avatar
    Sapto

    UUD (ujung ujungnya duit) klo ada duit tmbhan bru dkerjakan.klo ga ada ya kpn2 klo inget,tnggu ada yg mati.syukur2 yg mati kclakaan anaknya pjabat PU biar sgera sadar. Klo yg mati rakyat kcil ya biar aja,itung2 ngurangi populasi.ha..ha.

  21. anonym avatar
    anonym

    aspalnya masuk perut bro Iwan…….ga usah heran lah……

  22. absoluterevo avatar

    Pejabat di era sekakarang yg enga benernya gua doain cepet tobat aja sebelum ajal menjemput harta kekayan tidak akan menolong kita kecuali ama perbuatan kitalah yg dapat menolong kita, kalau amal pake duit haram tetep aja ibarat kita ambil air pake sair (jala net)

  23. absoluterevo avatar

    Di tempat saya baru jadi supirnya anggota dewan juga sudah besar kepala :mrgreen: aplagi jadi dewanya..? DIRGAHAYU RI YG 66 MERDEKA MERDEKA MERDEKA

  24. the yellow flash avatar
    the yellow flash

    KORUPTOR… GO TO HELL…!!!

  25. win avatar
    win

    moga aja ada pejabat pu yg baca

  26. Juragan Warung avatar

    capekkkkk dechhhhh,….

  27. wong ndeso avatar
    wong ndeso

    wooooooooi yang ngurusin jalan dengerin donk…hoi orang-orang p*mda…dengerin dooong…
    kalo ada tender yang bener, jangan minta setoran dari kontraktor…ujung-ujungnya tuh korupsi spek jalan…
    kasihan rakyat…

    wooooi…buanyak sekai bekas galian yang nutupnya seenaknya, pada amblezz…
    wooooi para pengawas proyek…woi yang punya proyek…kalian sebenarnya tahu kelakuan kontraktor…tapi kalo ada ampl*p ya diem deh…

  28. wong ndeso avatar
    wong ndeso

    @21. ax125 – Agustus 17, 2011
    ditempat ane parah nih jalanya banyak lobang?
    udh berulang kali ditambal gak lama kemudian belobang lagi?.
    kalo ane perhatiin tambalanya jelek bngt kaya setengah niat?
    ato jangan2 dana perawatannya di sunat duluan yg seharusnya bagus jadi jelek?.
    eh? giliran telat bayar pajak dendanya ga kira2?. 25 persen dari harga pajak?.
    ======
    baru tahu yah kang? wkkkk
    dulu jaman orde baru, meskipun sama-sama korupsi tapi rakyat makmur…pembangunan jalan terus…
    sekarang korupsi lebih parah…
    saya jadi gak rela bayar pajak tiap tahun kalo dimakan sama koruptor… mending tak berikan sama saudaraku yang sedang perlu…
    salut buat Perdana Menteri China, menyediakan 1000 peti mati untuk koruptor termasuk dirinya sendiri jika korupsi…pak Pr*siden berani nggak? bikin 10.000 peti mati buat koruptor…
    kenapa 10.000? karena disini lebih parah…
    Ayo bangkitlah Indonesiaku…kita sama-sama bangun dari keterpurukan ini…

  29. nawa avatar
    nawa

    kdng2 pu jg ga salah, kl uangnya kaga ad mau dibetulin pake apa? Lha setiap proyek uangnya selalu bocor mulu. Kaya kmrin kasus nazar aj tuh nangani 1 proyek utk jatah 1 orng nazar dapat 15%, lha nazar lainya??
    Udh jd kebiasaan disini kl pentolan2 spt itu dpat jatah. Uang negara habis buat jatah mereka pdhl apbn ampe 1000 triliun. 4-5 th lalu ane msh ingat utang indo msh di kisaran 1500 triliun, sdngkan sekarang dah 1700 triliun.. Malah miskin ya

  30. nawa avatar
    nawa

    kl msalah jalanan jelek ampun, dilamongan kayaknya terjelek sejatim (bukan yg jln utama/propinsi), jl yg jd tanggungan pemda kl dihitung mgkn ad 50 km lebih yg lebih baik dr jalan sawah, jalan penuh dg lubang dan bergelombang, lucunya tiap mggu ditambal batu putih, mggu depanya dah ancur ilang debunya amit2 trus ditambal lg begitu terus. Lucunya buat apa gt terus apa ga malah ngabisin uang. Siapa sbenernya yg bego?

  31. Bina Marga avatar
    Bina Marga

    Jangan buruk sangka gitu pak, asal bapak ketahui anggaran pengelolaan jalan hanya tersedia 20% dari kebutuhan. Anggaran utk jalan hanya 30 triliun/tahun, bandingkan dgn anggaran pendidikan yg 250 triliun/tahun, jauh kan????

  32. pbateman avatar
    pbateman

    inilah yg buat gw males bayar pajak.. beli moge bodong aah..

  33. mr. e avatar
    mr. e

    yah… masih begitulah negara kita tercinta ini…. di usia yg ke 66… miris….

  34. sz avatar

    @33
    20% kl tanpa ada “gayus” mah guede banget itu anggarannya!!!! bisa bikin negara sendiri

  35. edwin_b@n63t avatar

    mereka hanya cari uangnya doang…miris gw….woooii petingggi negara….ingat kalian di pilih oleh rakyat…sooo jalankan tugas sebaik2nya…..kasihan keluarga yang di tinggalkan….

  36. k'oto avatar
    k’oto

    kita memang bisane cuma capek mas … mau gimana lagi … terlalu vokal bisa dituduh pencemaran nama baik he he he….
    lagian menurut ane … banyak yang ga sinkron aturannya jika dibandingin aturan2 yang laen ..
    misalnya : kawasan X telah ditetapkan oleh dinas tataruang sebagai kawasan industri …lha jebule jalan akses ke sana masih 3B ato 3A .. lha iki piye tow?
    Makanya pengusaha sebenarnya pada males invest disini … termasuk H* dan Y* . Cuma pasarnya sini memang menggiurkan … makanya jangan kaget kalo kita cuma dijadikan target market aja .. perkara produk .. nunggu dulu yang di luar sana dah pada bosen baru dibawa kemari …

  37. elsabarto avatar

    ini dr testimoni temen di negeri seberang yg sering bikin masalah sama Indonesia
    “neng kene dalan gempil sethithik lsg ditambal mas, tp di Indonesia kok ditekne wae yo, padahal podo2 mangan segone yo…” :mrgreen:

  38. kudalumping avatar
    kudalumping

    masalahnya ntar yang tenggung jawab tu siapa ya,, penyelengara jalan tuh Binamargakah, kontrkatornya, atau PU (mestinya si PU)
    tapi kalo kejadian di kasuskan tentu ntar ada banyak lempar tanggung jawab, ,,,,

  39. wong ndeso avatar
    wong ndeso

    33. Bina Marga – Agustus 18, 2011
    Jangan buruk sangka gitu pak, asal bapak ketahui anggaran pengelolaan jalan hanya tersedia 20% dari kebutuhan. Anggaran utk jalan hanya 30 triliun/tahun, bandingkan dgn anggaran pendidikan yg 250 triliun/tahun, jauh kan????
    =========
    30 trilliun tapi yang cair gak ada 10 triliun. yang 20? la mbuuuuuuh

  40. wong ndeso avatar
    wong ndeso

    apa mereka tidak tahu ya korupsi itu HARAM… makan yang bukan hak nya…
    ingat!!! harta korupsi, nanti di NERAKA akan jadi seterika, buat ngratain muka koruptor…
    wkkkkkk…
    dari kecil sudah ada pelajaran agama, sampe kuliah pun ada 2 SKS… tapi kok kaga ngaruh ya?
    masa kalah sama amerika yang tidak ada pelajaran agama, bahkan di KTP pun kaga ada agamanya…

  41. Rider avatar
    Rider

    saya juga heran, jalan adalah infrastruktur penting…

    kendaraan jd ceept rusak karena jalannya tidak mulus.
    sang pengguna kendaraan bermotor kadang juga menyayangkan.
    alhasil berkelok-kelok menghindari lubang…kadang kalo ga siap / spontan…bisa membahayakan diri sendiri atau orang lain

  42. balgaucok avatar
    balgaucok

    kejadian spt ini terjadi tiap hari bro.

    dimana jalan raya di negara ini yang bisa awet lebih dari satu kali musim hujan ?.

    dengan membiarkan keadaan ini, pemimpin negara ini secara tidak langsung sudah membunuhi rakyatnya..

    dan pangkal dari semuanya adalah jiwa yg korup

  43. ian avatar
    ian

    saya sich gak heran dengan kondisi ini… wong yg mengelola gak mikir soal itu koq… yang dipikir kalo ada proyek jalan berapa fee yang didapat!

  44. PA avatar
    PA

    Jalan rusak ya di tanami singkong, jagung, pisang dll wae.Kl hujan ya bikin kolam ikan di tengah jalan