
Banyak yang bertanya kenapa sih motor berfairing tidak ada standart tengah seperti motor lain???. Pertanyaan tersebut bakal keluar jika kita dihadapkan pada tempat parkir yang situasinya penuh sesak seperti didaerah Glodok Kota misalnya….

Kondisi ini ternyata juga menjadi perbincangan hangat diIndia. Seperti dilansir? Motorbeam, dalam artikelnya berjudul perlu nggak sih Yamaha R15 loe dibekali standart tengah??. Memang bagi penyemplak motor berfairing macam CBR, Ninja atau Minerva Megelli urusan parkir menjadi ribet kalau sedang berkunjung kemall atau tempat parkir dengan pengelolaan seadanya. Dijamin kuda besi sampeyan kayak ikan pindang….ditumpuk-tumpuk tidak peduli baret atau roboh. Kalau sudah begini…kesal dan emosi rasanya. Lawong dirumah dielus-elus pakai KIT biar kinclong. Eeee…diparkiran malah disodok kiri kanan cuek bebek
….

Kesulitan parkir makin lengkap jika motor sampeyan hanya dibekali standart samping. Pertanyaanya pantes nggak sih motor sport murni dikasih standar tengah???. Koq IWB ngerasa wagu polll ya mzbro!!. Mosok pure sport bike kehilangan identitas??. Atau memang banyak yang setuju jika pabrikan resmi mengaplikasi part satu ini buat produk berfairing mereka kedepan??. Gimana para penyemplak Ninin atau CBR?? ada komentar???..(iwb)

Comments
54 responses to “Perlu nggak sih motor berfairing dibekali standart tengah???”
gak jadi ah tadinya mau cri cbr250 2012-2011.gak ada standar tengah dan kick stater.lha klo mau nyetel rantai piye…klo mau tambal ban piye…terus klo nyuci bersihkan roda dan gir gmna gak bisa di putar itu roda dan gir..masa mau dorong ke depan dorong ke belakang..gak ada kick stater lha kalo akinya soak pas di tengah perjalan di hutan piye ora iso di selah.ms mau ngedorong puluhan km.wis motor bukan membahagiakan tpi menyusahkan..