Iwanbanaran.com – Cakkk…Para penggemar motor sport naked tanah air patut berbahagia! Honda kembali berinovasi dengan menghadirkan teknologi terbaru pada lini middle-class mereka. Kali ini, giliran Honda CB750 Hornet yang mendapat penyegaran signifikan dengan mengadopsi sistem kopling otomatis canggih, Honda E-Clutch. Yang menarik, ini adalah pertama kalinya sistem E-Clutch dipadukan dengan Throttle-by-Wire (TBW) atau electronic control throttle (電子制御スロットル) di motor Honda.
Apa Itu Honda CB750 Hornet E-Clutch?
Secara sederhana, Honda CB750 Hornet E-Clutch adalah versi terbaru dari model Hornet 750cc yang mempertahankan performa mesin gahar, namun menawarkan kemudahan berkendara ekstra. Motor ini secara resmi akan diluncurkan di Jepang pada 16 April 2026 dengan harga 1.149.500 Yen (sekitar Rp 128 jutaan) .
Kehadiran E-Clutch memungkinkan pengendara untuk menikmati sensasi berkendara motor manual—seperti melakukan akselerasi, deselerasi, dan berhenti—tanpa perlu menarik tuas kopling. Sistem ini secara otomatis mengontrol kopling, namun pengendara dapat sewaktu-waktu melakukan intervensi manual kapan pun diinginkan. Ini memberikan fleksibilitas terbaik dari dua dunia: kenyamanan matik dan kendali penuh motor manual.
Inovasi Utama: Sinergi E-Clutch dan Throttle-by-Wire
Inilah poin paling revolusioner dari model 2026 ini. Pada model E-Clutch generasi awal, sistemnya dikombinasikan dengan throttle mekanis konvensional. Konsekuensinya, saat melakukan shift-down, motor tidak memiliki fitur auto-blipper (penyesuaian putaran mesin otomatis). Perbedaan putaran mesin saat gigi turun harus diserap oleh kerja semi-clutch.
Namun, dengan hadirnya Throttle-by-Wire pada CB750 Hornet E-Clutch, situasinya berubah total. Sistem TBW memungkinkan motor untuk secara otomatis menyesuaikan putaran mesin (auto-blipper) saat pengendara menekan tuas persneling untuk menurunkan gigi.
Hasilnya? Perpindahan gigi menjadi lebih mulus, cepat, dan minim hentakan, baik saat berkendara sporty di putaran tinggi maupun saat merayap di kemacetan dengan putaran rendah. Ini menghadirkan pengalaman berkendara yang jauh lebih sophisticated dan menyenangkan.
Detail Spesifikasi Honda CB750 Hornet E-Clutch 2026
Secara spesifikasi mesin dan sasis, model E-Clutch ini sebagian besar mewarisi kehebatan pendahulunya. Berikut adalah detail lengkapnya…
| Item | Spesifikasi |
|---|---|
| Nama Model | Honda CB750 Hornet E-Clutch |
| Tipe Mesin | 4-tak, 2-silinder sejajar, SOHC, 4 katup, berpendingin cairan |
| Kapasitas Mesin | 754 cc |
| Bore x Stroke | 87.0 x 63.5 mm |
| Daya Maksimum | 91 PS / 9.500 rpm |
| Torsi Maksimum | 7,6 kg-m / 7.250 rpm |
| Transmisi | 6-percepatan, return, dengan Honda E-Clutch |
| Berat Isi | 196 kg (naik 4 kg dari versi non-E-Clutch) |
| Tinggi Jok | 795 mm |
| Kapasitas Tangki | 15 Liter |
| Konsumsi BBM | 22,7 km/L (mode WMTC) |
| Ukuran Ban Depan | 120/70ZR17 |
| Ukuran Ban Belakang | 160/60ZR17 |
| Rem Depan | Cakram hidrolik |
| Rem Belakang | Cakram hidrolik |
| Harga (Jepang) | 1.149.500 Yen |
| Warna Tersedia | Silver, Hitam |
| Tanggal Rilis | 16 April 2026 |
Pembaruan Lain: Desain dan Perlengkapan
Selain sektor jantung pacu dan elektronik, Honda juga memberikan sedikit sentuhan segar pada penampilan. Under cowl atau penutup mesin bagian bawah kini menjadi perlengkapan standar. Selain menambah kesan sporty dan garang, under cowl ini juga berfungsi untuk melindungi komponen mesin bawah dan meningkatkan aerodinamika.
Pilihan warna juga diperbarui, memberikan nuansa baru bagi para penggemar Hornet.
Apakah Versi Standar Masih Ada?
Menarik untuk dicermati cak karena model standar CB750 Hornet (tanpa E-Clutch) telah dihapus dari lini produk di situs resmi Honda. Hal ini mengindikasikan bahwa ke depannya, Honda mungkin hanya akan menjual varian E-Clutch untuk model Hornet. Langkah ini menunjukkan keyakinan Honda bahwa teknologi E-Clutch adalah masa depan untuk segmen ini, menawarkan nilai lebih tanpa mengurangi esensi berkendara motor bergigi.
Last…Honda CB750 Hornet E-Clutch 2026 bukan sekadar penambahan fitur biasa. Ini adalah evolusi cerdas yang menyempurnakan pengalaman berkendara. Dengan menggabungkan Throttle-by-Wire dan E-Clutch untuk pertama kalinya, Honda berhasil menciptakan motor yang sangat ramah untuk pengendara harian, namun tetap siap digeber habis untuk urusan performa. Piye cak….juozz ora menurut sampeyan ? (iwb)



