Apakah di Jepang ada operasi razia SIM dan STNK ? jawabannya mengejutkan !

Written by

in

Iwanbanaran.com – Cakkk…sebagai biker pasti sampeyan penasaran dengan kultur dan habit tiap negara terutama Jepang. Menjadi negara pusat otomotif…mbahnya otomotif diseluruh dunia. Tentu kita penasaran bagaimana Jepang mengelola jalanan karena negara ini terkenal sangat disiplin. Salah satu yang membuat kita cukup penasaran adalah apakah di Jepang ada operasi razia SIM dan STNK ? jawabannya mengejutkan !

Seperti artikel masa lalu, IWB sempat kenalan dengan salah satu pemuda asal Banyuwangi ketika di Jepang. Sebut saja cak Anubis. Diusianya yang baru 20 tahun, doi sudah memiliki jam terbang luar biasa karena juga pernah bekerja di pabrik Ferrrari Jepang. Namun karena tidak kuat dengan ritme kerja yang kayak kuda membuatnya menyerah?? Hanya 8 bulan mz, ora kuat. Capeknya luar biasa?.??serunya. ??Emang gajine piro cak ??? tanya IWB penasaran.?? Rata-rata sih memang besar, tapi ya itu tadi?.kayak nggak ada istirahatnya..? cetusnya sambil menyebut sebuah nominal Yen yang membuat IWB bengong. Kenapa ?

” IWB tiba di Haneda Airport dengan JAL…”

Saat IWB kalkulasi ke rupiah jatuhnya gaji doi sekitar 60 jutaan perbulan. Gileee iki kalau di Indonesia wis gaji direktur atau setidaknya Operasional Manager pakdeeee. Weleh-weleh. ??Tapi memang harus tetap kontrol mz, di Jepang serba mahal jadi gaji segitu tetap ludes kalau kita nggak pintar nyimpan uang?? tukasnya. Anubis adalah salah satu contoh pemuda tanah air yang luar biasa cak. Doi berangkat dari Banyuwangi dengan satu tekad?bekerja!

” Btw?.sampeyan sudah punya SIM Jepang dong cak?.? celetuk IWB penasaran mengingat doi sekarang menjadi sopir freelance di Tour and Travel Keihin Jepang. ? Pasti mz, untungnya saya hanya ditest 2 kali. Padahal rata-rata cari SIM di sini bisa balik 10 kali saking sulitnya. SIM saya sistem transfer dari Indonesia tapi tetap dites ulang. SIM Indonesia nggak berlaku disini jadi harus tetap melalui serangkaian tes. Sulit banget tes disini, benar-benar ketat. Buka kopling nggak halus saja langsung gagal (MT). Saya milih Manual karena kalau SIM Manual bisa menggunakan dua mobil sekaligus yakni MT dan AT?? celotehnya membuat IWB manggut-manggut. Oalaahhh ngono toooo?

” Lha kalau biayanya berapa cak cari SIM disini..?? uber IWB lagi penasaran. Disitulah doi menyebut sebuah nominal Yen yang membuat dengkul gemetar. Lha piyee cak, saat IWB konversi kerupiah jatuhnya 30 juta rupiahhhhhhhh..? Hahhhh 30 jutaa cakkkk, mahalll benerrrrr. Seriusss pakdeeee???? samber IWB. ??Iya mz, memang segitu. Mahal ya (tertawa). Tapi saya untungnya SIM transfer. Jika sudah punya SIM dari asal negara habisnya cuma 2 jutaan rupiah. Kalau dari nol 30 jutaan tadi, bayangin aja nyesek???seru doi sambil tersenyum. Juangkrikkkk rekkk, buat SIM koq 30 yuto. Wis dapat 1 unit Honda PCX 150, ugal-ugalan tenan !!

? SIM mobil disini sudah bisa untuk nyetir motor kecil yakni 50cc. Kalau motor besar harus mencari SIM lagi. Satu catatan penting disini SIM motor ada beberapa jenis. Kita nggak boleh bonceng kalau SIM Motor reguler karena jika bonceng kita harus cari SIM lagi. Karena ada SIM motor khusus untuk membonceng. Jadi dibedakan mz..? tukasnya lagi. Byuhhh jlimet tenan. Nggak heran tingkat kecelakaan di Jepang sangat kecil. Selain populasi kendaraan yang memang sedikit, jebule surat ijin mengemudi wae bikin orang mati berdiri. Wis ketat mahal lageee. Terus gimana dengan sistem tilang di Jepang ?

” Kita ada 6 poin tilang. Poin ini berlaku setahun. Jadi kalau kita kena tilang akan gugur poinnya setelah setahun. Dari sana poin akan nge-reset sendiri. Jika 6 poin sudah terlampaui dalam setahun SIM akan dicabut dan carinya kembali susah banget sebab ada track record. Yang unik mz, di Jepang nggak ada operasi kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK. Nyaris nggak pernah nemu. Razia biasanya hanya fokus pada pengendara yang mengkomsumsi alcohol. Disini SIM juga berfungsi sebagai KTP. Di Jepang nggak ada KTP, jadi semua profil dan identitas warganya menggunakan SIM. Kalau kita bagus dan track record bersih level SIM akan naik dan jika terus terpelihara dengan SIM kita bisa mendapatkan banyak fasilitas seperti diskon barang dll...? tutupnya. Ealahhhhh ngono tooo..

Nahhh…jawabanya cukup mengejutkan dan wis gamblang to. Bisa dipastikan di Jepang tidak ada operasi atau razia ngecek SIM atau STNK seperti ditanah air. Jadi ketika ada penyetopan razia dijalanan yang dilakukan petugas hanya ngecek pengendara yang menenggak alkohol. Petugas akan memastikan pengendara tidak boleh mengendarai kendaraan sehabis minum alcohol karena akan langsung ditindak. Pertanyaannya…kenapa di Jepang tidak ada razia SIM dan STNK ? mungkin karena warganya yang super disiplin. Wis sadar nggak punya SIM pasti nggak akan nyetir kendaraan. Lhaaa disini? bocah bayi SD kelas 5 wae wira-wiri dibiarkan nunggang motor…lak yo ciloko rek-rek. Beda negara, beda kultur dan beda juga penindakan dilapangan…(iwb)

Comments

33 responses to “Apakah di Jepang ada operasi razia SIM dan STNK ? jawabannya mengejutkan !”

  1. Jimmoth avatar
    Jimmoth

    Walah…

    1. Akbar avatar
      Akbar

      SIM Motor membonceng..
      tesnya harus pakai boncenger jugakah?
      kalau dapat boncenger gajah, ampun..

      1. Nguooouno Qui avatar
        Nguooouno Qui

        Nguooooooooo nguoooo nguooooo

    2. Penemu Sandal avatar
      Penemu Sandal

      Aku paling takut kalo ada razia sendal swallow pak,

      Soalnya nomor sendalku antara yg kanan & yg kiri nggak akur… kadang malah beda warna pak,

      1. Wkwkwkwk avatar
        Wkwkwkwk

        Jangan bandingkan SDM kita sma Jepun sana cak
        1:10 ?

    3. air ram avatar
      air ram

      Ditanah air razia utk kantong,
      Lah wong tilangnya ngumpet2 ?

  2. Jimmoth avatar
    Jimmoth

    Ngono tho…

    1. klupuk avatar
      klupuk

      sepi

      1. Molez avatar
        Molez

        Itulah hasil kesuksesan revolusi mental / akhlaq.
        Revolusi kudu didahului oleh sesuatu yang besar, yang mempengaruhi semua bidang kehidupan yang dirasakan oleh semua strata lapisan masyarakat. Yaitu bom hiroshima nagasaki. Di Eropa juga begitu. Sejarah mencatatnya.
        Orang Indonesiahhh maunya instan. Revolusi cuma pakai orasi pidato.
        Indonesia kudu belajar. Sungkem dulu sama jepun.

      2. Molez avatar
        Molez

        Lohh kok keluar maning?
        Tiwas dak ambali ndik ngisor cak cak

  3. Samboga reborn avatar
    Samboga reborn

    Owalah gak kaget,sek enakan kerjo ndek kanada cak.gaji besar tapi pengeluaran gak kayak di jepun.
    O ya luweh enak maneh ndk kanada ra onok sales mbingHa ngah ngah ngah ngah

    1. Bazz Ringan avatar
      Bazz Ringan

      Bazzzingannnnn gak boleh komen

  4. Gondes12 avatar
    Gondes12

    Mahall benerr yaa,, berarti biaya hidup selangit donggg

    1. Penemu Sandal avatar
      Penemu Sandal

      Tergantung gaya hidupnya gimana pak,

      Kalo aku sih biaya hidup sebulan cuma utk beli sendal swallow, aqua galon, sama Promag…

  5. 42*36 avatar
    42*36

    Bisa jadi percontohan u. Kota2 besar di Indonesia.

  6. Kuro avatar
    Kuro

    Malaysia jg kgk ada!!! Plat nomor aja kgk ada kadaluarsa nta…beda ma negara kita…5 th sekali bayar pajak buat ganti plat!!! ???? Negara penuh dg perpajakan

  7. Kut avatar
    Kut

    Mantap Nikmat mana lagi yang kau dustakan hidup di negri tercinta ini.. uang kaya nya serba susah

  8. Kut avatar
    Kut

    Disini kurang tegas. Banyak anak 2 sekolah bebas pake motor belum cukup usia n unta sim

  9. Pieterjam avatar
    Pieterjam

    wis larang tenan cak

  10. Joey avatar
    Joey

    Itu pria yang di foto bintang jepang muda muridnya takeo shikuda bukan yak?

  11. Aman avatar
    Aman

    Oh ya cak, bener gak kalo di Jepang nekad nyetir ato naik motor tanpa punya sim, kalo sampai nyerempet orang pasal yang dikenakan bukan uu lalu lintas tapi pidana murni pasal percobaan pembunuhan, klo korbannya mokad pasal pembunuhan berencana

  12. Ragil avatar
    Ragil

    Gak mungkin ah.

    Masak negara penyembah matahari punya kesadaran lebih tinggi.

    1. Ovic avatar
      Ovic

      Nyatane ngono lo.
      Indonesia terlalu lama d jajah belanda. Jadi, budaya kotor kaum kolonial (KKN) udah mendarah daging sampe sekarang.

  13. B05 avatar
    B05

    Disini ga mungkin, sudah tertera palang dilatang putar balik aja masi ngeyel putar balik, giliran kena cegat poslisi bilangnya salah polisi karna ga jaga di putaran balik atau karna putaran baliknya ga ditutup, padahal kalo ditelaah seandainya putaran balik ditutup terus ada ambulan mau pakai itu putaran balik gimana??
    Pengendara salah tapi ngyel, itulah adat budaya disini.
    Saya juga pernah kena tilang,rata? dicirebon yang tutup pentil ilang aja ditilang???,mklum plat B dikira duitnya banyak

    1. zzz avatar
      zzz

      karena disini sanksi ga punya SIM cuma 500rb maksimal
      kalo di jepang ketahuan ga punya SIM bisa dipenjara bertahun2

      seandainya disini ga punya SIM bisa dikenakan pasal KUHP, yakin bakal tertib deh

  14. Loe propil avatar
    Loe propil

    Hondaa d lawan?

  15. Loe propil avatar
    Loe propil

    Ibu negara gak tau tuh..?

  16. Molez avatar
    Molez

    Itulah kesuksesan revolusi mental di jepang pasca PD II

    1. Molez avatar
      Molez

      Bentar lagi akan mulai revolusi akhlaq dimari yang pimpin pakai ban vespa kelir putih.
      Karena revolusi mental nya belum nunjukin tanda tanda positif

  17. upil ijo avatar
    upil ijo

    gak ada razia di +62??…ya gak ada yang pengen jadi polkis cak…wkwkwkwk…

  18. Bazz Ringan avatar
    Bazz Ringan

    Bazzzingannnnn orang kek gua gak boleh komen cunk

  19. 6speed avatar
    6speed

    Enak ya sim di sana ada tingkatannya buat yg taat aturan
    Saya 10 tahun pegang sim belum pernah ketilang bentuknya juga sama aja sama yg sering ketilang

  20. Opoaelah avatar
    Opoaelah

    Gendeng lek wkwk nek indo aturan e kyo ngono kuwi yakin sing ono demo besar2an wkk