Terlunta-lunta di Solo gara-gara GPS, pengen banting HP rasane

Written by

in

Iwanbanaran.com – Pakdeeee….lelah, kesal dan budrek melebur menjadi satu. Untuk kesekian kalinya IWB mengandalkan GPS namun untuk kesekian kalinya juga IWB tersesat gara-gara perangkat ini saat mudik. Pekoknya…IWB tetap percaya dengan alat navigasi ini. Dilalah…kejadian penyesatan kembali IWB alami semalam. Terlunta-lunta di Solo gara-gara GPS. Asli cak…pengen banting HP rasane. Lhooo…piye ceritane??

IWB mudik ditemani ibu negara karena ada urusan keluarga yakni revisi akte nikah. Gara-gara nama IWB ditulis kebanyakan satu huruf. Apesnya…IWB harus revisi dan datang ke KUA langsung. Lha IWB nikahnya di KarangPilang Surabaya….makanya kudu revisi kesana. Jiann ruwet tenan. Soale kalau dipending, IWB bakal cukup sibuk jika sudah masuk bulan Maret. Dari sanalah perjuangan menyusuri Pantura dimulai. Wiss sekalian wira-wiri nyambangi para saudara-saudara…itu yang ada dibenak pribadi. IWB sendiri aslinya emang wong Jowo Timur. Bojo yo Jawa Timur…jadi klop cak..

Saat sudah masuk Cipali, IWB iseng ngecek GPS untuk mantau kondisi lalu lintas di jalanan. Di saat itulah IWB menemukan GPS tiba-tiba mengarahkan dari Semarang ke Salatiga….lalu ke Solo. Lhoooo…koq dilempar keselatan? Wajarnya… kalau mau ke Surabaya kita akan menyusuri Pantura dari Semarang Kemudian ke Tuban serta Gresik. Tapi ini tidak. Anyar maneh ikii. IWB mengerutkan dahi sebab trek anyar ini bisa memangkas jarak tempuh hingga dua jam lebih. Wihhhhh….banyak bener. IWB coba amati dan…..wahhh, jebule karena ada tol baru pakde. Tol So-Ker alias Solo Mojokerto. Mantap jaya kiii. Akhirnya IWB diskusi dengan ibu negara dan kita putuskan…ikuti GPS !!

Jalanan Pantura bener-bener ancur minang. Yang paling parah Pemalang….gileeee kuwiii lubang jalanan wis kayak jurang dan jumlahnya banyak banget. Nggak kebayang ki para biker…berbahaya banget pasti. Seharusnya aparat berwenang segera melakukan perbaikan dan jangan dibiarkan berlarut-larut. Nunggu cuaca bener mah sampai kapan. Asli cak…gedenya nggak kira-kira. IWB wae mengandalkan Carli J (Pajero) sempat terpental dibagian ban kiri tanda lubangnya super ekstrim. So…IWB sarankan buat sampeyan hati-hati nunggang motor dikawasan Pantura karena banyak jebakan maut…

Singkat cerita, berangkat sejak subuh IWB tiba di Semarang sekitar jam 4 sore. Yah…piye maneh. Lawong nggak bisa kenceng karena mayoritas aspal nggilani tenan. Masuk Tol Semarang-Solo….IWB tiba dikota Solo sekitar jam 6 sore. Mampir-mampir dulu pakdeeee. Cari kulinerrrr rekkk. Btw….cuaca dijalanan termasuk parah . Hujan deras berhenti…hujan lagi..berhenti..terus berulang-ulang. Secara umum situasinya basah dan terus mendung. Akhirnya setelah bergulat melawan ribuan truk dijalanan, IWB tiba di Solo. Kembali ngecek GPS, kita diarahkan ke gerbang tol So-Ker. Yessss….masuk tol juga kangbro. ” 1 km please turn left…” suara announcer GPS membuat IWB adem. Terbayang menikmati aspal mulus dan kita tidak perlu ketemu truk gandeng yang sering blokade jalanan. Tapi rasa senang tersebut hilang cak….

“Tol Mojokerto Surabaya…”

100 meter…50 meter dan Carli J sudah mendekat. Cuaca gelap membuat IWB bingung….lhooo, koq nggak ada lampu? Lhooo….koq dipasangi pembatas cone-cone dan beton gede? Gelisah pakde….IWB wis gelisah. Roda mobil terus mendekat dengan jarak hanya 5 meter dari mulut gerbang….gelap gulita kangbro. Kiri kanan senyap ditambah rintik hujan membuat suasana horor menyeruak. Mengandalkan lampu dim mobil, IWB coba tembus pekatnya gerbang tol. Tertangkap beberapa ranting pohon dipasang melintang. Duh gusti Allohhh….ngak mungkin ki. IWB dan ibu negara bertatapan muka. GPS menyorot warna biru dan tetap menganjurkan masuk dijalanan yang diblokade. Fix…ada yang nggak beres nih. “Turn left…turn left…” seru voice announcer terus menggema dalam mobil membuat IWB makin kesal. “Piye iki mz…durung buka. Lha sampeyan mau yakin nemen (gimana nih, belum buka tadi sampeyan yakin bener)” celoteh ibu negara terlihat cemas. Jam sudah merangkak sekitar 7 malam. Karena nggak puas, IWB turun mobil bertanya pada tukang becak. Dan Jawaban bisa ditebak..”nggih mz…dereng dibuka…” serunya membuat darah IWB turun kekaki. Lemes cak…bener-bener shock karena badan udah lelah tenan. Mau nginep dihotel nanggung. Mau balik ke Semarang nggak mungkin karena bisa butuh 3 jam sendiri. Solusinya….lewat jalan biasa dengan resiko kondisi jalan yang sangar saat malam. Cicak bin kadal truwelu njengat tenan…

Karena belum yakin dan berharap masih ada keajaiban…IWB ngecek Google dengan kata kunci Tol So-Ker. Hasilnya IWB menemukan judul artikel…” Tol So-Ker peresmian ditunda hingga Maret 2018 karena perubahan konstruksi underpass…”. Truweluuuu njengattt wedus njaran cicak bin kadal tenan. Jebule belum dibuka aliss mundur rek. Juangkrikkkk….koq yo pekok tenan ora ngecek terlebih dahulu saat di Cipali. Sekarang nasi sudah menjadi bubur. Oalahhh tobaattt. Wisss penderitaan makin lengkap karena ibu negara mulai manyun. Bibir semeter tanda doi kesel karena IWB yang pertama ngeyel untuk coba rute tersebut. Alhasil…IWB cuma bisa tepuk bathuk mumet kuadrat. Terpaksa….walau pahit IWB harus lewat jalanan biasa dengan rute Ngawi, Caruban, Jombang dan Mojokerto. Trek yang mayoritas gelap gulita minim penerangan. Bener-bener lelah tenan karena mata jereng. Tebak jam berapa IWB nyampe Surabaya?

” Kondisi Carli J, gambaran perjuangan dijalananan selama 21 jam Jakarta-Surabaya. Warna berubah karena lumpur, Sopire juga remek cakkk….”

Jam 2 pagi cak. Padahal Dari catatan awal jam 10 malam diperkirakan tiba dikota bonek. Yup…Lewat jalan biasa IWB baru tiba sekitar jam 2 pagi. Jadi 21 jam dari jadwal normal 18 jam jika lewat Tuban. Mata wis berat…leher rasanya sekuintal dan badan ngilu karena kena AC mobil lebih dari 21 jam. Coba…opo ora kenthirrrrrr jal. Setelah itu IWB pengen banting HP saat mendengar voice announcer GPS. ” Turn left….” . Turn left bathukmu ambrol kuwi. Pesan moral dari pengalaman IWB….jangan pernah percaya dengan GPS dan Monggo kombinasikan dengan bertanya kepada orang sekitar. Kuwi sing bener cak. Terlunta-lunta di Solo karena GPS ? Punya pengalaman seperti IWB? Monggo dishare cakkkk. IWB mau kerokan dulu, kapok encrit tenan kiiieee (Iwb)

Comments

130 responses to “Terlunta-lunta di Solo gara-gara GPS, pengen banting HP rasane”

  1. Dan avatar
    Dan

    Kok ga numpak pesawat ae cakkk.
    Aku malah dari solo – kota batu dibantu gps cak, lewat jalan2 kampung yg sepi daerah nganjuk – pare. Lebih cepet.

  2. andi avatar
    andi

    dari tangerang pertama kali ke jogja, google maps mengarahkan lewat jalur tengah. itu ampun-ampunan 24 jam di jalan.

    ternyata kalau mau ke jogja, arahkan dulu google mapsnya ke semarang, baru ke jogja. paling hanya 12 jam.

    google maps kurang bisa diandalkan.

  3. hmhmh avatar
    hmhmh

    alam pun akhirnya menemukan keseimbangannya sendiri…
    biasanya menggiring…
    sekarang digiring…..
    saatnya kita memohon ampun kepadaNYa….

  4. KLOHOTO-KLOHOTOK MBOKDHEEEE MBOKDHEEEEE avatar
    KLOHOTO-KLOHOTOK MBOKDHEEEE MBOKDHEEEEE

    Ya begitu laaagh caakk, kita horang timur harus saling sapa caakk. Harus saling long tolong gityu cakk. Horang timur jangan kehilangan ketimurannya caakk… Ngandalin tekmoloji tok ga baik caakk..
    Begitu laaagh cara Alloh mengingatkan kang webe caakk.

  5. KLOHOTO -KLOHOTOK MBOKDHEEEE MBOKDHEEEEE avatar
    KLOHOTO -KLOHOTOK MBOKDHEEEE MBOKDHEEEEE

    Itu tanda kang iwan disayang Alloh caakk

    Klotok-klotok tenan iki mbokdheeee mbokdheeeee

  6. KLOHOTO -KLOHOTOK MBOKDHEEEE MBOKDHEEEEE avatar
    KLOHOTO -KLOHOTOK MBOKDHEEEE MBOKDHEEEEE

    Fainna ma’al usri yusra cakkk pakdheee

  7. Setdah avatar
    Setdah

    Mnding gpc..global position cocot

  8. DEALER PUSAT avatar
    DEALER PUSAT

    Honhon bosok

  9. ?nthasmu? avatar
    ?nthasmu?

    Mending liat rambu” , gps tuk ngeliat situasi kondisi jalanan aja macet pa kaga , terkadang gps suka eror apalagi low kondisi cuaca mau hujan ?????

  10. BlackOut avatar
    BlackOut

    Pernah ikutin GPS, jalur yang cuma muat 1 mobil dan masih kontur tanah sekitar 500 meter dari jalan raya sebelah kanannya uda pemakaman umum gelap gulita karena agak perkampungan sampe ditengah-tengah jalurnya diportal jadi cuma bisa motor yang lewat. Asemnya kejadian lagi jam hampir jam 12 malam. Baliknya ga usa ditanya. Jalan mundur bos.

  11. Pupu avatar
    Pupu

    Lohbmas tol mojokerto surabaya kan udh ada? Kenapa lewat jalan biasa? Jombang surabaya cuma 1 1/2 jam..

  12. DEALER PUSAT avatar
    DEALER PUSAT

    PiCeX bosok

  13. Red Scoopy avatar
    Red Scoopy

    Kape komen opo iki,
    Sik nduwur komen e kok ra nalar, onok artikel mudik gawe mobil kok disangkut pautke honhon mbi yamaho..
    Guendeeng poll..

  14. vampire ringsek avatar
    vampire ringsek

    Di point 3 Term of service dari google maps (atau lainnya mgkin sama jg) sdh cukup jelas…

    Kondisi aktual; Asumsi Resiko. Bila Anda menggunakan data peta, lalu lintas, petunjuk arah, dan Konten Google Maps / Google Earth, Anda mungkin mendapati bahwa kondisi sebenarnya berbeda dari hasil peta dan Konten, jadi lakukan penilaian independen Anda dan gunakan Google Maps / Google Earth di risiko Anda sendiri. Diri anda bertanggung jawab atas perilaku (Google Maps) dan konsekuensinya.

    Jgn salahin gps, kembali ke keputusan diri sendiri..

    ??

  15. Mbuhlah avatar
    Mbuhlah

    Pernah, Lek. Pas balik dari mudik dari Solo diarahkan ke Jogja (jalur selatan). Ndilalah kejebak macet setelah Gombong, walhasil 2 hari di jalanan.
    Btw Lek… tol Kertosono – Mojokerto & Mojokerto-Surabaya sudah buka, gak lewat situ tah?

  16. MendingXiaomi avatar
    MendingXiaomi

    Merek hape nya apa kang iwan ? S*ms*ng ? ??? klo bener iya, sudah bukan rahasia lagi, GPS nya itu emang bosokkk ?, #mendingXiaomi ?

  17. KangMass avatar
    KangMass

    Gps iku
    Gunakan penduduk sekitar kang

  18. 2 Mata Belong Body Serba Cover'An Dari Plastik Kualitas Tipis Icikiwir Fakta! avatar
    2 Mata Belong Body Serba Cover’An Dari Plastik Kualitas Tipis Icikiwir Fakta!

    2 mata belong

  19. 2 Mata Belong Kebo Bontet Sohc Kopong Design Indihe Kualitas Usd Bocor Oli avatar
    2 Mata Belong Kebo Bontet Sohc Kopong Design Indihe Kualitas Usd Bocor Oli

    Usd bocor oli

  20. Gigi Ganjil Sohc Kopong 5 Speed Indihe Lelet Dan Loyo avatar
    Gigi Ganjil Sohc Kopong 5 Speed Indihe Lelet Dan Loyo

    Gigi ganjil indihe lelet dan loyo boros alias haus oli

  21. hariepoernomo avatar
    hariepoernomo

    peh tpi ngerian aq cak.. aq tau diundang family gathering ng semarang.. ng villa daerah bandungan.. posisi pas iku wes bengi..aq mek ngandalno g***le maps.. tk turuti ancer2 sg nk peta.. ngomonge se lurus.. eh tibake jebus jurang.. untung mlaku kalem2..nek banter..yo sido terjun bebas aq.. heheh.. gwe pgalaman ae..wes..

  22. Hary avatar
    Hary

    Pengalaman klo mlm lewat Pantura cepet Lik.. ( saya jg make Pajero dr WBL smp Semarang tembus 3.5 jam), tinggal lewat babat lbh cepet.
    Tahun baru kmrn jg Semarang – malang, lewat tol exit Salatiga, belok kiri tembus Sragen lebih cepat 6.5 jam sampai batu ( berangkat jam 3 pagi smp batu, malang 09.30)

    1. paijo avatar
      paijo

      Liwat cangar opo jombang cak?

    2. Achmad Amar Ramadhan avatar
      Achmad Amar Ramadhan

      Melu nimbrung..Kalo aku sih biasane jombang. Ngertine mung lewat jombang wkwk

  23. Desta avatar
    Desta

    Kui asline wis isoh mbuk lewati kang, ra ngomong aku sih, tak kawal… ?

  24. Izul avatar

    Pengalaman yang sama om. Desember 2017, habis dari liat pameran pertanian di soropadan,rencana mau beli nebilizer di kota Magelang. Ndilalah yang konek internet punya ponakan, akhire g map beraksi…sampai TKP, lho…kok kampus Univ Muh Magelang??ca..coba lagi, ponakan ku buka g map..aku ikuti petunjuk g map…cempulek…lho kok sampai kampus lagi….kurang gemblung….!!!
    Aku belum menyerah, coba lagi… hasilnya…pancen g map bikin kepala cemut2…!!

  25. paijo avatar
    paijo

    Nek wes gok karang pilang, mbalik,o ngetoll ae langsung wan. Iso langsung jebul kertosono NGEBUT soale toll,e suuuuepi 40 menit gak sampik wes tutok wan.

    Lho kok nikah gok karang pilang? Bojomu biyen leren gok karang pilang ta? Jare jember asline?

    Mampiro nang sepanjang ayo ngopi/nyethe nang junwangi ambek karaokean?????

  26. Achmad Amar Ramadhan avatar
    Achmad Amar Ramadhan

    Sebetulnya mas iwan bisa tolak ketika dilempar ke jalur via solo. Jd sebelum intersection mas iwan bisa renewal route lg. Kalo saya sih gitu. Pengalaman dari Malang – Tangerang. Tapi pernah juga di Malang mobile masuk jalan buntu di tanjakan keblosok selokan pula. Truwelu njengaaaat tenannn wkwk

  27. marion avatar
    marion

    Alhamdulilah saya sih belum pernah kesasar jauh”amat,
    setahun yg lalu saya berangkat dari banjarmasin naik pesawat ke surabaya,berencana ngerental mobil di sby (nyetir sendiri) dengan tujuan kuta bali
    Selama perjalanan di tempat agak sepi rada deg”an karna ya mosok
    wong kalimantan jelajah pulau jawa (timur) yoo rasa nya beda ??
    Dan satu bulan yg lalu saya berangkat lagi sama hal nya dengan cerita diatas
    Beda nya kali ini dengan tujuan situbondo
    Sempet nyasar menuju agak pedalaman sekitar 30mnt dan alhamdulilah nya untung ada *GPS (Gunakan Penduduk Sekitar)
    *by kobayogas

  28. l3770ct avatar
    l3770ct

    Lek, FYI, untuk tol Kertosono-Surabaya sdh bisa dilewati kok, lumayan bisa motong waktu 1,5 jam krn nggak lewat jombang mojokerto sama krian langsung bablass, cuma memang penerangan tol terbilang kurang meskipun kita bisa ikut guide dari mata kucing sepanjang jalan tol

  29. Iwak bakaran avatar
    Iwak bakaran

    Waze lumayan akurat kng,slama ini alhmdllah blm ada kndala

  30. karSidi avatar

    lik iwan…kita harus selalu memegang teguh basic dr GPS..Gunakan Penduduk Sekitar (untuk bertanya)

    ta delok ketoke sampean njaluk pijet ibu negara sampe nyebut bibir maju semeter….sekalian sampean pijet hp ne sampean sampek mlethek..ben entheng awake sampean… kaboooooofrrf dr samplukan sandal swalowwww

    salam truwelu njengat

  31. Cah Aman avatar
    Cah Aman

    Daripada ngadelin GPS lebih baik liat googlemapnya saja, di google map sudah tertera mana jalan tol aktif, mana jalan tol belum dibuka, mana jalan tol baru rencana, mana jalur utama, mana jalur kota dan dikombinasi dengan bertanya pada orang (istilahnya malu bertanya sesat dijalan) itu betul, lalu jgn lupa liat rambu rambu lalu lintas (papan informasi) itu penting.
    Saya sering bepergian jauh yang kadang belum pernah masuk daerah itu, tapi bermodalkan Peta (Map), bertanya dan baca papan informasi di rambu-rambu lalu lintas Alhamdulilah tidak mengalami sesat dijalan.
    Map (Peta), bertanya dan Baca Papan Informasi rambu-rambu lalu lintas itu adalah Modal utama saat tidak hapal lokasi/tempat dan di semua kota hampir STANDARD (sama/mirip).
    Semoga membantu

  32. Cah Aman avatar
    Cah Aman

    Dari jakarta ke Surabaya itu yang pas memang tetep lewat Solo, Bus Bus malam Jakarta-Surabaya itu lewatnya juga Solo.
    Ini jalurnya : Jakarta-Bekasi-Cikarang-Karawang-Cikampek (Masuk Tol Cipali langsung sampe ke Cirebon-Tol Bresit, masuk Pantura lewati jalan Utama yang ada tulisannya SEMARANG (Tegal-Pemalang-Pekalongan-Batang-Kendal-SEMARANG), pokonya dari Pantura Bresit baca SEMARANG, setelah masuk semarang Masuk Tok Semarang-Ungaran-Bawen-Solotigo-Solo. Klo lewat jalur biasa di SOLO, baca jurusan SURABAYA (Solo, Sragen, Ngawi, Maospati, Madiun, Caruban-nganjuk-Mojokerto-SURABAYA).
    DARI JAKARTA baca jurusan PANTURA, dari CIREBON/BREBES baca SEMARANG, dari SEMARANG baca SOLO, dari SOLO baca SURABAYA – SELESAI

  33. Cah Aman avatar
    Cah Aman

    GPS itu akan cenderung menunjukan jalan yang terdekat dari lokasi awal ke lokasi tujuan tanpa melihat kondisi Fisik jalanan itu nyaman dilalui atau tidak, klo nanya ke orang disekitar tempat itu hampir lebih akurat.

  34. broman avatar
    broman

    loh lek bukane GPS kuwi, Gunakan Penduduk Setempat yo?

  35. Bakso Pengkolan avatar
    Bakso Pengkolan

    Duhhh cak…mesakke temenan,ncen hpne jiangkrikkk iku cak,ojok dibanting,wenehke aq ae…lucu temenan iku critane

  36. jbat avatar
    jbat

    Ini antara usere yg gaptek atau aplikasi penunjuk jalane yg gendeng, lagian wong sugih koq ga naik pesawat aja biar cepet sampenya hehe.. Peace lek.. ??

  37. noob avatar
    noob

    sukro eh sukur lah masih bisa balik pulang sudah dikomenin klo GPS tidak akurat dipakai dikendaraan darat ? klo mau akurat dengan GPS pakai kendaraannya laut dan udara ? pada gak yakin sih dikasih tahu di FB pada ngacangin semua malah ada yg sok balas komenan kok dikomenin lagi pakai dalil aplikasi nya yang mantap pakai ini broh :
    imho? ngiahahaahaaaa

  38. bronpit avatar
    bronpit

    Lewat Solo tak ubeng2ne keraton lik wkwk ?????

  39. Agostini avatar
    Agostini

    Hari minggu tgl 4 Februari, ada acara di rumah teman. Karena baru yang kedua kalinya, sedikit agak lupa, lalu iseng pakai GPS. Ternyata diarahkan lewat jalan yang berbeda dengan yang pernah saya lewati dulu. Ini apesnya, ternyata melewati jalan sempit dengan jembatan sempit pula. Apesnya lagi, mulut jembatan pas di tikungan. Begitu masuk….glak….sepion kiri nyangkut pilar jembatan. Maju kena, mundur kena. Akhirnya spion saya lipat. Lalu lanjut maju, masuk….dan graakkk….pintu belakang nyangkut sampai list samping lepas, pintu penyok dan baret. Andainya tidak coba pakai gps, lewat jalan yang dulu pernah saya lewati, tentu aman….

  40. anz avatar
    anz

    Ra kaget mas iwan, saya dan teman2 pengalaman pakai gps kesasar di sawah, hutan, perkampungan yang sepi. Hahaha

  41. Papahgedang avatar
    Papahgedang

    Cak Iwan, rekomendasi saya pakai peta gps dari navigasi.net

  42. ANDY avatar
    ANDY

    Lho alah…blogger terkenal iki, bojo’ne wong karang pilang sby tiba’e
    Podho cak IWB
    Aku kedurus kec. Karang pilang sby
    Mburi’e KUA jl. Mastrip kedurus kunu

  43. anonimus avatar
    anonimus

    Kasus ini sebenernya wajar, map bakal cari rute terdekat, masalahnya apakah rute terdekat itu udh siap? Nah disini kelirunya map sama orang yg masukin data, jadi ada miskom dimana data tentang rute seharusnya belom di release atau belom ready, jadi map gak pake rute itu

    Saran, kalo dikasih rute yg belom kita ketahui sebelumnya sama map jangan kita pake dulu, kecuali udh ada testimoni, lihat rute alternatif lain atau pake rute yg udh kita kenal

  44. Anton avatar
    Anton

    Sugeng ndalu Kang Iwan.. yaa berbagi pendapat saja.. kalau ikut GPS maps mending buat jalur di dalam kota2 aja kang.. tp jg ditambah tanya2 ke penduduk sekitar hehehehe.. kalo buat perjalanan ke luar kota sepertinya kurang direkomendasikan pakai GPS.. suwun kang kalo salah tlg saya diberitahu yaa..

  45. Gindoel's avatar
    Gindoel’s

    harusnya setelah keluar kota Kertosono bisa lewat pintu tol Banjar kedung mulyo-Mojokerto-Surabaya untuk memangkas waktu lagi Cak Iwan.

  46. IWanBaperan avatar
    IWanBaperan

    Mau cepet sampai tujuan andalkan GPS.
    GPS = Gunakan Pesawat Saja

  47. cbsf lemot avatar
    cbsf lemot

    Oom GPSnya ga salah, yang salah yg develop softwarenya ga update..

  48. otoplasa avatar

    Coba aplikasi Here om di google play sudah ada. GPS petanya akurat … Contoh saat pembukaan tol Sumo (surabaya mojokerto), meski tol sudah jalan 2 bulan, namun peta Here sengaja belum update. Baru setelah 2 bulan Tol Sumo lancar, aplikasinya mulai update dan bisa dilewati. Intinya Here mengamati layak tidaknya tol tersebut.

  49. kartolo avatar
    kartolo

    hahaha.. podo cak.. dibujuki gps. sing bener iku pancen ‘gps’, gunakan penduduk sekitar 😀

  50. damen bahagia avatar
    damen bahagia

    kesimpulan :

    dolanmu kurang mblusuk