
Bro dan sis sekalian…..bos Suzuki Racing Davide Brivio akhirnya angkat bicara tentang kemungkinan Maverick Vinales tetap bersama mereka. Terus berusaha meyakinkan Vinales….mereka sebenarnya cukup kuatir pembalap muda ini akan ke Yamaha. Dan dilalah Brivio mengakui…sepertinya sudah terlambat meyakinkan Vinales untuk tetap bersama Suzuki. Waduh….
Dalam interview singkat yang dirilis Motorsport, Davide Brivio mengakui menangkap sinyal negatif bagi kubu mereka. Artinya segala upaya yang dilakukan oleh Suzuki untuk meyakinkan Maverick terbuka mentah….
“Kondisi ini dimulai pada akhir musim panas kemarin ketika kami menerangkan pengembangan program motor kami. Kami tahu bahwa dalam 3-4 race pertama Maverick akan menentukan masa depannya. Jadi kami harus selangkah lebih maju dan kami sudah melakukannya….
“Sasis kami sudah bagus….mesin sudah cukup kompetitif dan kami menggunakan elektronik standart. Pekerjan belum selesai. Akan ada upgrade disepanjang tahun namun mungkin semua sudah terlambat untuk meyakinkan Maverick tetap bersama kita…“tutur Davide….
Rasa kekuatiran nampak jelas dari bos Suzuki. Sebagai tim yang jeli dan mampu membaca talent rider muda…lalu akan kehilangan tentu rasanya campur aduk mzbro. Berbagai upaya dilakukan termasuk iming-iming menorehkan tinta emas bersama tim S…..
“Kami sudah katakan kedia…jika tetap bersama Suzuki dan menang, sejarah akan sangat indah sebab kita mulai dari nol….berjuang bersama. Kita baru datang diMotogp dan juga kita adalah tim baru. Dari sisi olah raga kondisi ini akan menginspirasi. Jika kita pekerjakan rider lain dan kita menang, ini juga indah. Tapi rasanya tetap berbeda….
“Maverick bisa menjadi legend jika menang bersama Suzuki sebab di Yamaha semua mengharapkan demikian. Yah…memang semua terserah padanya, mungkin dia tidak perduli sama sekali. Mungkin dia hanya ingin menang…itu saja. Aku rasa dia belum memutuskan, tapi dalam hatinya Maverick sepertinya sudah tahu harus kemana….”ujar Brivio…..
Last….Vinales hingga detik ini belum mengumumkan dia akan kemana. Tapi doi sudah mengatakan akan segera memutuskan agar hatinya juga tenang. Yang memang harus dipikirkan Vinales adalah….statusnya di Yamaha bersama Vale akan sulit sebab doi hanya menjadi rider kedua. Beda ketika ditubuh tim Suzuki….doi bisa menjadi rider utama. Dan konswensi tersebut harus dipikirkan dengan sangat matang. Piye menurut sampeyan….lebih suka Vinales tetap diSuzuki atau pindah ke Yamaha cak bro?? (iwb)


Comments
255 responses to “Motogp : Bos Suzuki akui sudah terlambat yakinkan Maverick Vinales tetap di Suzuki……”
Dimana mana sales
Dimana mana fb
Ew jijik
Udah di suzuki aja…
2nd rider Yamaha Factory si Cal Cruth.
Yessss my fav.rider yg melas nasibnya.
Udah pake pedrosa aja mas brivio..vinales itu blm bisa jd andalan.
Masak gantinya Jorge Lorenzo si Vinales?? Yang bener aja lu brayyy…? Kemunduran itu mah namanya.
Lebih baik Vinales ke Honda gantiin Pedrosa,Sam Lowes ke Yamaha,wes cocok tnan 😀
padahal dulu ngarepnya ianone yg jadi tandem rossi
ducati tahun lalu udah mulai naik performanya
eh tahun ini malah angin-anginan, semoga bisa lebih baik
tapi sekarang kayaknya vinales berpeluang paling gede, kecuali ditikung hrc,
tapi kalo di yamaha, paling 1th-2th jadi pembalap kedua, karena rossi mau pensiun, di honda ada marc, bisa jadi rider ke 2 terus
let’s wait n see
Secara darah muda, ada ambisi buat ngikut tim yang menurutnya hebat seperti yamaha mungkin
Suzuki punya potensi, brivio adalah ex manager yamaha racing, dia sudah paham bagaimana caranya membuat timnya jadi kuat, kalo diamati potensi suzuki naik pesat ketimbang tahun lalu, bahkan tahun ini dalam 4seri hasilnya lebih bagus dari ducati yang jadi pilihan lorenzo tahun depan.
Ingat dulu kevin schwantz juga bertahun2 membangun suzuki dan akhirnya juara dunia walau cuma sekali
Kalau saya lebih setuju Maverick tetap di Suzuki. karena secara kasat mata,perkembangan tim Suzuki memang termasuk sangat pesat.saya yakin musim ini Suzuki akan bisa setidaknya meraih satu podium.
motor bagus terbukti pembalapnya pernah juara dunia semua
rossi dan lorenzo selalu masuk top 3, kalo ga ada marquez bisa2 motogp 6 th miliknya yamaha terus.. terbukti pembalap lain ga bisa juara pake honda.. kecuali stoner (faktor pembalap lagi).
stoner pensiun karna ga ada lawan?? baru tau motogp dr google ajah udh so pinter ni anak.. stoner pensiun karna penyakit aneh yg bikin dia kehilangan tenaga gara2 liarnya motor honda + suara klotok2 saat keluar tikungan pake gigi 4 (penyakit cibi dan verza) yg nular ke rc212v
Pilihan cerdas ke HRC gantiin pedrosa,dapet motor rcv,motor yg dulu dg mudahnya bikin rossi juara,sekarang naik mesin carry nasib rossi gimana?marques aja jadi pembalap menakutkan dg rcv,sampe lorenzo dan rossi babak belur.???
Babak belur??? Lupa ya kemarin di Jerezzz diasepin duo Yamaha? Lupa cung?
Haha sebelumnya gimana?klasemen siapa yg mimpin?head to head marq,loren n rossi unggul siapa?????
Halah…. Minggat juga terserah!!! Kemarin aja diasepin Alex espagaro…. Ngoahaaha
Sohc icikiwir – May 1, 2016
marq baru ikut 2x jurdun.klasemen 2016 mimpin lagi.
——–
ngoahahahaha
PEDROSA KEMANA CUNG
10 TAON NAIK RCV KAGAK JURDUN
TAHUN LALU RCV CUMA JADI PATWAL M1
SATELITNYA NYUNGSEP CARI BATU AKIK
ngoahahahahahaha
Pedrosa dikasih motor apapun g bakal jurdun,skill dan mental dibawah rossi dan lorenzo.untung ada marques,rider yg agresif mirip stoner.pas dg mesin v honda.hasilnya jos,baru ikutan gp dah jurdun 2x,rossi dan lorenzo kalah..haha..apa g malu tuh..kalah sama pembalap ingusan yg baru ikut gp.???
kalo ane jd M.V sih akan membuka sejarah bersama SUZUKI…
Mending pindah ke yamaha saja, masa depan terang benderang, dipastikan jadi jurdun dan legenda motogp.
Gaji juga pasti gede, yamaha kaya.
Lorenzo saja dua tahun di Yamaha baru juara pada tahun ketiga. Jadi kalau Vinales di Yamaha dua tahun belajar dulu sama Rossi. Tahun ketiga Rossi pensiun, Vinales bisa jadi rider utama Yamaha dan kans juara dunia lerbuka lebar dr pada di Suzuki.
Di honda marq langsung juara 2x hehe..baru ikutan lagi..rossi dan lorenzo malu berat???
Vinales 11/12 sama Lorenzo.. angkuh dll (senegara)
Yg pas tandem rossi ???Andrea Ianone
Sip Dahhh kompak membela Tim & saling menghormati
semoga vinales bisa masuk ke team honda karena siapa yang tidak tahu kualitas honda seperti halnya honda verza yang diracik dan dirancang khusus oleh insinyur honda Jepang agar menghasilkan motor dengan kualitas internasional namun dengan harga yang terjangkau dan dengan model yang stylish juga maskulin membuat honda verza menjadi idola kawula muda bahkan mulai digandrungi orang tua
gesit, irit, kencang, itulah honda verza motor kita semua
Sy pikir MV25 akan pindah ke Yamaha,dengan cara rossi yg iming2x deketin dy & bersahabat,memuji2x MV25.
Next kalo dy udah gabung di Yamaha Rossi akan jadi kawan yg baik,dengan memotivasi,Membantu MV25 agar cepet penyesuaian dengan M1,bukan rahasia umum kalo hub MV25 & MM93 terlalu dingin walau sama sama Spain,Hal ini yg akan di manfaatkan Rossi untuk mengganggu MM93 & JL99 (efek Clash 2015) dengan tangan MV25, setelah pensiun pun Rossi tetap di yamaha entah sebagai apa,bisa jadi mentor MV25,, apabila ini berhasil akan ada drama sesama Spain & Honda vs Yamaha di next generation..& berita JL99 di Ducati terkubur oleh berita MV25 Yang cepat & berprestasi di Yamaha & sedikit drama dengan MM93.. setelah rider Spain saling Cuk-cuk-cuk’an . . rider italiano hasil didikan VR46 Akademi akan muncul dengan Support penuh Rossi agar ITALIA kembali berjaya di MOTOGP..
Tujuan awal rossi bikin VR46 Akademi karena kegundahan hati beliau atas Dominasi rider Spanyol di era Motogp modern. Setelah Yamaha Mulai jalani kerjasama dengan VR46 Akademi dengan R25 buatan YIMM di jadikan motor resminya semakin jelas rossi & yamaha punya target jangka panjang & memudahkan rossi mencapai target di awal terCiptanya VR46 akademi.
Jadi g sabar.. seberapa tangguh ni MV25 saat fight dengan MM93..
Dan akan tau sperti apa hasilnya.. tapi feeling aku.. tetap marc93 yg terbaik..
Sejak awal Vinales terlihat pribadi yg hampir seperti lorenzo..
My opinion.. xixi
Selama vinales naik motor mesin inline,mirip angkot carry 1000 dijamin bukan tandingan marques.rossi sang maestro gp aja mewek lawan marques,6 tahun zonk.haha??
jika vinales ingin mendapat 1 satunya pembalap yg mampu berhasil mengembangkan mtor suzuki dan membwanya mampu juara stelah bebrapa thun absen dr mtogp, seharusnya dia tetap disuzuki.
walaupun beberapa kemenangan saja.
stidaknya dia akan mendapat nama dan akan dihargai ataupun dikenang sehingga terctat dlm sejarah.
tapi
maklum dan wajar jg jika dia ingin diyamaha. karena dia msh muda dan mempunyai ambisi dari pemikiran dia tdk mau kehilangan waktu terbuang untk mengembngkan motor tetapi ingin cepat2 mendapatkan prestasi dr mtor yg sudah mumpuni.
good luck vinales
*ralat
jika vinales ingin mendapat gelar 1 satunya pembalap yg mampu berhasil mengembangkan mtor suzuki dan membwanya mampu juara stelah bebrapa thun absen dr mtogp, seharusnya dia tetap disuzuki.
walaupun beberapa kemenangan saja.
stidaknya dia akan mendap
Sulit jika mesin masih inline,kecuali pembalapnya super hebat.tuh rossi dan lorenzo pontang panting lawan marques dg rcv,padahal marq anak baru di gp???
lebih suka dani pedrosa yang ke yamaha
Wajar vinales pilih yamaha.
Yang aneh ngapain yamaha milih vinales. para mantan juara moto2 banyak jadi pemb?lap papan bawah semacem tito rabat, bradl, bautista,..gegara dapet motor satelit, nah vinales yg mantan juara 3 kebetulan beruntung pas naik kelas pas suzuki balik langsung dapet motor factory shg posisinya juga lumayan di klasemen…padahal sebelas duabelas sama aleix cuman aleix awal taun agak apes.
Well yamaha rekrut lorenzo jilid 2. Dan entah skillnya sebagus lorenzo opo kepiye nanti
Akankah lebih baik?
Bila d sijuki doi ttp jd sembalap utama lho
Biar vinales ke yamaha bukan tandingan marques dg rcv,malah lorenzo yg patut diwaspadai dg mesin v ducati.sebenarnya lebih suka lorenzo diyamaha bareng rossi,kemenangan beruntun marq bisa diulang lagi???
Kalo nanti jadi tandem ROssi semoga berdua akur. jangan kayak yang sekarang. hehehe
Semoga tercipta hubungan mentor dan mentee, #25MV calon pebalap tangguh soalnya
Pinda ke rcv aja vinales..pasti jdi bego mendadak .krn rcv ampas,,rcv gk butuh mtr bagus.yg ptg maq brani mati..wkwkwkwkk
Tipe vinales yg ingin menang 70% milih yamaha. Liat dr karakter vinales dulu harusnya, punya ambisi tinggi ato ga, gampang berubah pikiran ato ga, bisa fokus ato ga. Bener kata brivio, klo dr zero to hero, vinales bakal jadi legenda suzuki.
karakter vinales kaya rossi waktu muda..
kadang smooth like a butter,tp bisa agresif saat menyalip/duel..
cocoknya dengan motor yamaha yg punya tenaga dan kestabilan ditikungan, kalau dihonda dg mesin v pasti akan sulit adaptasi, terlebih motor suzuki dan yamaha karakternya mirip. buat persaingan motogp juga makin bagus, karna 3 pabrikan punya jagoan yg skillnya berbeda, berharap pertarungan semakin seru, ga ada yg dominasi sampe turing2an
juara dunia 2x aja bangga
rossi dah juara 7x di moto gp cuy
dsar fbh dongo
Kalo masih ada Rossy di Yamaha, SULIT!!! (buat pebalap sepanyol)
vin tetap di suzuki
pedrosa di yamaha
dovi tetap ducati
ianone yamaha satelit
Jujur aja mas Iwan saya klo menang dgn team kuda hitam ya jelas lebih wow daripada dgn team yg sdh besar , seperti Ryo Haryanto yg bangga dgn teamnya meskipun papan bawah. Yg jelas saya masih berharap Vinales tetap di Suzuki dan menunjukkan talentanya
Butuh skill sekelas rossi n lorenso buat menutupi kelemahan yaMaho M1 aka Memble One…
MV udh gak sabar.. Injak podium..dia ingin BERSAMA team yg kompetitif.
Ingin secepatnya raih gelar juara
Kalau menurut saya, tetap di Suzuki lebih baik. walupun baru, Suzuki sudah banyak peningkatan.
Itulah JIWA MUDA,…ingin menjadi no.1… Darah Muda yg mengalir seakan tiada Batas untuk menjadi yg terdepan (Semakin DiDepan) heee…
.,.pembalap bagus semoga nasibnya gak kaya pedrosa bagus tapi belum pernah juara dunia 😀
suzi lama bergeraknya..gw aje gemes liad manajemen tim motogp ny
Saya sangat setuju dengan pernyataan “..jika tetap bersama Suzuki & menang,sejarah akan sangat indah,sebab kita mulai dari nol (berjuang bersama)..”. Alangkah baiknya jika Vinales tetap bertahan di Suzuki,daripada pindah ke tim lain. Karena berjuang bersama dari nol & akhirnya sukses itu akan lebih berkesan (bisa menjadi legenda MotoGP),daripada ke tim besar yang menyediakan motor juara,tetapi tetap dibawah bayang-bayang legenda/superstar MotoGP. Apalagi motor Suzuki semakin kompetitif saja dari waktu ke waktu,perkembangannya pesat. Tetap di tim pabrikan Suzuki aja,Vinales.
Rcv itu motor bosok. Inget yaa rcv itu motor bosok
MOTOR HONDA TANPA MARQUEZ ITU GAK ADA APA”..
TOP SPEED KLAH SAMA DUCATI
TIKUNGAN KALAH SAMA YAMAHA
BUKTINYA “PEDROSA” YG PAKAI MOTOR KUNYIT MAHONDA…
MEMBLE…
Pedrosa to YAMAHA
Vinales stay ..Suzuki
Crutchlow to REPSOL
Aku lebih suka di suzuki,kayak velle waktu dulu pertama di yamaha