Bro dan sis sekalian….polemik tentang kaca helm Lorenzo ngembun masih saja terjadi. Dituding menjadi biang gagalnya Jorge masuk podium…..kini timbul opini dan referensi yang menyatakan Lorenzo lupa tidak memasang breath deflector sehingga kondisi makin parah. Walahhhh….

IWB kutip dari Motomatter yang menuangkan sebuah informasi menarik. Yup…fakta bahwa Lorenzo ternyata tidak memasang breath deflector sebagai salah satu cara mencegah visor berembun saat hujan deras. Berikut kalimatnya..”Some of that is down to Lorenzo himself, as at Silverstone, Lorenzo did not fit the breath deflector, which is part of the solution to keeping the visor from fogging..” yup…jadi akumulatif mzbro….
Sebagai informasi…breath deflector adalah masker khusus yang akan mencegah nafas menabrak kaca helm. Suhu nafas yang hangat akan dialirkan kearah bawah leher sehingga mencegah penguapan terjadi divisor. Selain breath deflector…..ada dua komponen vital yang juga akan membantu mencegah fog atau pengembunan didalam kaca yakni lapisan coating semprot. Namun Lorenzo mengklaim sudah menggunakannya…
Breath deflector
Opsi lain dan sering digunakan dipasaran berupa kaca film khusus bernama Pinlock. So….dengan lapisan ini maka embun dipastikan tidak akan mampu menempel didalam visor. Akan tetap dari beberapa referensi….karena kebutuhan vision yang clear untuk kalkulasi braking ataupun jarak, sistem ini tidak digunakan diajang Motogp. Entah mana yang benar…..pastinya kondisi tersebut akan membuat Jorge enggan meneruskan kontraknya dengan HJC. Dan jika tidak salah denger, rumornya Nolan saat ini sudah mulai mendekati pembalap Yamaha tersebut. Kita tunggu saja update beritanya….(iwb)








Comments
253 responses to “Tentang insiden kaca helm ngembun diSilverstone….Lorenzo dikatakan tidak memasang breath Deflector. Walah….”
ga usah alesan babibu segala lah…intinya motornya lbh lemot , ane jamin klo pun ga msalah helm juga ga buakalan bs nyelip duo ducati, ,bisa nyelip juga paling habis itu ndlozorr, yahama itu klo motornya kalah yg disalahin pembalapnya, klo menang yg diagungkan motornya,
scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xtp1/t31.0-8/11885151_1022296894468423_5562798037409458621_o.jpg
bner juga itu haha, vale keliatannya pake breath def dri gmbr ini.
Halahhh… itu kan nafasnya di ‘hah..hahhin’ dlm helm, jelas aja ngembun..klo menang belagunya minta ampun tp klo kalah alasan wae..jurdun 2x jg krn faktor keberuntungan, 2010 juara karena rossi cedera, 2012 juara jg krn stoner cedera
coba liat foto rossi waktu nyerayain kemenangan di buka visornya
gk keliatan rossi pakai deflektor juga tp gk ngembun.
http://www.motorcyclistonline.com/sites/motorcyclistonline.com/files/styles/medium_1x_/public/images/2015/08/yfr_editorial_use_pictures_15-1_0.jpg?itok=7qTSmzmG
hmm. Bukannya belain JL si, tapi biar fair harusnya bang iwan juga nyantumin beberapa kasus pembalap lain yang pake HJC. Ga usah susah2 nyari, di motomaters pun udah disebutin, bahwa kasus visor di HJC ga cuman dialami sama JL, Ben Spies pun pernah mengalami masalah yang sama. Kalau cuma dicuplik beberapa potong kalimat gini, kesannya JL yang yang salah tapi ga mau disalahin.
Fbh guoblok
Pake kyt aja.
pake VOG aja dah 🙂
aaaah ga berubah2 si lorenzo menang mbosenin kalah nyebelin… balapan dewe ae cak…. ojo berkompetisi……. ga menarik sama kayak stoner