Author: Iwanbanaran

  • Gawattt….Harga Bensin di Filipina sudah tembus 33 ribu/liter, Waduhhhh !!!

    Gawattt….Harga Bensin di Filipina sudah tembus 33 ribu/liter, Waduhhhh !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….kayaknya perang Iran-Amerika/Israel mulai memberikan dampak signifikan pada pasokan BBM. Baru-baru ini seperti dilansir BBC…Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., secara resmi mendeklarasikan “Keadaan Darurat Energi Nasional” sebagai respons terhadap konflik yang semakin memanas di Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Langkah ini diambil menyusul ancaman nyata terhadap pasokan bahan bakar negara yang kini berada dalam level bahaya.  Tahu nggak sampeyan…harga BBM disana kini sudah tembus 33 ribu/liter….duhhh ngiluuuu !!!

    Beda dengan Indonesia yang masih cenderung ditahan, ternyata Filipina sudah mulai terguncang dengan dampak Penutupan selat Hormuz. Dalam perintah eksekutif yang ditandatangani baru-baru ini, Presiden Marcos Jr. menyoroti dampak destruktif dari penutupan Selat Hormuz—jalur pelayaran vital global—yang telah menyebabkan guncangan hebat pada pasar energi dunia. Filipina sangat rentan terhadap krisis ini karena sekitar 98% pasokan minyak mentahnya bergantung pada pengiriman yang melewati Teluk Persia. Laporan menyebutkan bahwa Filipina saat ini diperkirakan hanya memiliki cadangan bahan bakar untuk sekitar 45 hari ke depan…

    Akibat krisis energi dan penutupan Selat Hormuz, harga bensin di Filipina melonjak drastis hingga lebih dari dua kali lipat dari harga normal. Berdasarkan laporan terbaru per 25 Maret 2026, berikut adalah rincian harganya jika dikonversi ke Rupiah:

    Harga Bensin di Filipina (Maret 2026)

    • Harga per Liter (PHP): Diperkirakan berada di kisaran 100 – 120 Peso (PHP) per liter untuk bensin standar (sebelumnya di kisaran 50–60 PHP).

    • Kurs Konversi: 1 PHP ≈ Rp282

    • Harga dalam Rupiah: Sekitar Rp28.200 – Rp33.840 per liter.

    Perbandingan Harga di Filipina vs Indonesia

    Jenis BBM Filipina (Estimasi Rupiah) Indonesia (Pertamina)
    Bensin (RON 95) ± Rp31.500 Rp12.300 (Pertamax)
    Diesel ± Rp25.300 Rp6.800 (Biosolar)

    Mengapa Begitu Mahal?

    1. Ketergantungan Impor: Filipina mengimpor hampir 98% kebutuhan minyaknya, sehingga harga langsung mengikuti pasar dunia tanpa “bantalan” subsidi sekuat Indonesia.

    2. Kenaikan Beruntun: Di Maret 2026 saja, terjadi kenaikan harga bensin berturut-turut selama 9 minggu, dengan lonjakan terakhir mencapai 13 Peso (±Rp3.600) dalam satu kali kenaikan saja.

    3. Krisis Pasokan: Stok bensin di beberapa pom bensin Filipina dilaporkan mulai menipis (running dry), menyebabkan kepanikan pembeli (panic buying) yang mendorong harga semakin liar.

    Konflik tersebut telah memicu kenaikan harga yang drastis di dalam negeri. Harga diesel dan bensin di Filipina dilaporkan telah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak perang meletus. Kondisi ini memicu efek domino pada sektor lain:

    • Krisis Pangan: Harga beras telah melonjak lebih dari dua kali lipat karena biaya transportasi dari wilayah pelabuhan ke daerah pedesaan dan perkotaan yang membengkak.

    • Sektor Transportasi: Pengemudi transportasi umum, seperti Jeepney yang menjadi tulang punggung mobilitas jutaan warga Manila, mengaku subsidi dari pemerintah tidak lagi cukup untuk menutupi biaya operasional dan sewa kendaraan.

    Kekuasaan Darurat dan Pembatasan

    Deklarasi darurat ini memberikan wewenang luas kepada pemerintah tanpa harus menunggu persetujuan Kongres. Wewenang tersebut meliputi:

    1. Kendali Distribusi Pangan: Pemerintah berhak mengontrol distribusi makanan untuk mencegah penimbunan dan kelangkaan.

    2. Pembatasan Pergerakan: Upaya untuk mengurangi konsumsi energi secara nasional.

    3. Kebijakan Kerja: Filipina telah menerapkan kebijakan 4 hari kerja bagi pegawai kantoran dan instruksi penghematan energi di gedung pemerintah (seperti penggunaan tangga alih-alih lift).

    Last….Filipina tercatat sebagai negara pertama di dunia yang secara resmi mengumumkan status darurat nasional akibat gangguan pasokan minyak dari konflik Timur Tengah saat ini. Meskipun pemerintah telah menyalurkan subsidi tunai, banyak pihak menilai langkah tersebut hanyalah bantuan sementara yang tidak mampu meredam dampak jangka panjang dari perang yang melibatkan kekuatan besar tersebut. Situasi di Manila saat ini diwarnai dengan antrean panjang warga yang mengantre subsidi dan kekhawatiran akan kelumpuhan total sektor transportasi jika pasokan minyak benar-benar terputus. Hhmm…semoga saja Indonesia aman cak, asli jadi kepikiran juga euy. Piyee dengan sampeyan cak ? (iwb)

  • Breaking !! Honda perkenalkan Motor Listrik Kencang WN7….Serem mukanya !!

    Breaking !! Honda perkenalkan Motor Listrik Kencang WN7….Serem mukanya !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Honda sebenarnya sudah memperkenalkan motor listrik WN7 ini sejak September 2-25. Namun baru kali ini Honda WN7 ini dipastikan mendapatkan iF Design Award. Ya…Honda kembali membuktikan dominasinya tidak hanya dalam performa, tetapi juga dalam keunggulan desain. Nahh seperti apa sosok Honda WN7 dan kenapa diganjar penghargaan bergengsi ? simak detilnya dibawah ini… (more…)

  • Pecco pusing….” Masalah Ducati masih Sama ” !!

    Pecco pusing….” Masalah Ducati masih Sama ” !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Akhir pekan yang berat kembali dialami Francesco Bagnaia di MotoGP Brasil. Pembalap Ducati Lenovo itu harus puas tersungkur di tikungan pada lap ke-11 balapan utama di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Minggu (22/3/2026). Ia mengakui bahwa dirinya kesulitan memahami kondisi trek dan merasa sangat terbebani untuk sekadar menjaga motor tetap berada di jalur… (more…)

  • Marc Marquez Ungkap “Satu-satunya” Kekurangan pada Ducati GP26 di Brasil !!

    Marc Marquez Ungkap “Satu-satunya” Kekurangan pada Ducati GP26 di Brasil !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez, mengungkapkan bahwa satu-satunya kelemahan yang masih ia rasakan pada motor Ducati GP26 saat race Brasil. Meski berhasil meraih kemenangan pertama musim ini di sprint race Brasil, juara bertahan itu hanya mampu finis di posisi keempat pada balapan utama, tertinggal sekitar empat detik dari pemenang, Marco Bezzecchi (Aprilia). Emang apa kelemahannya ?? (more…)

  • Toprak Razgatlioglu akhirnya temukan masalah Besar Yamaha M1 !!!

    Toprak Razgatlioglu akhirnya temukan masalah Besar Yamaha M1 !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Toprak Razgatlioglu, kembali menyuarakan keluhan menjalani akhir pekan yang berat di MotoGP Brasil. Mengawali akhir pekan MotoGP Brasil dengan cukup baik. Pada hari Jumat yang berlangsung dalam kondisi trek campuran, ia berhasil menembus Q2 untuk pertama kalinya. Namun, performanya justru menurun pada Sabtu. Ia hanya mampu menempati posisi ke-12 di kualifikasi—catatan waktu yang jika di Q1 akan menempatkannya di posisi kedua terbawah—dan finis di posisi ke-17 pada balapan utama, hanya unggul dari Maverick Vinales. Sisi positifnya kini Toprak Razgatlioglu akhirnya temukan masalah Besar Yamaha M1 !!! Apa gerangan ?

    Meski hari Minggu berjalan lebih baik dibandingkan sprint race, masalah yang dihadapi tetap sama. Razgatlioglu mengeluhkan kurangnya traksi saat keluar tikungan, masalah yang sudah berulang kali dikeluhkan pembalap Yamaha sejak era ban Michelin dan kontrol elektronik dimulai pada 2016-2017.

    “Balapan utama berjalan lebih baik daripada Sprint. Tapi traksi belakang terasa aneh. Pabrikan lain memiliki grip yang lebih baik daripada Yamaha,” keluh Razgatlioglu usai balapan di Goiania…

    Ia menjelaskan bahwa upaya untuk memperbaiki situasi tidak membuahkan hasil signifikan. “Kami mencoba memperbaiki situasi, tetapi begitu saya membuka gas, saya kehilangan banyak waktu. Saya mengalami wheelspin besar dan tidak bisa akselerasi dengan baik.”

    Tertinggal dari Quartararo di Sektor Akselerasi

    Sepanjang balapan, Razgatlioglu menghabiskan banyak waktu di belakang rekan sesama pembalap Yamaha, Fabio Quartararo. Ia merasa di beberapa tikungan ia lebih kuat, bahkan mampu mendekat. Namun, setiap kali memasuki lintasan lurus, ia selalu tertinggal.

    “Ketika saya berada di belakang Fabio, saya melakukannya dengan sangat baik di hampir setiap tikungan. Di beberapa tikungan, saya bahkan mampu mengejar ketertinggalan darinya. Tapi begitu kami membuka gas, dia selalu memiliki keuntungan besar. Mungkin dia mengelola ban lebih baik atau memiliki pengaturan yang lebih baik. Dia selalu sangat efektif di bawah akselerasi. Di tikungan 12 dan tikungan terakhir, dia selalu berhasil menambah jarak.”

    Kesalahan Sendiri Memperburuk Keadaan

    Nasib Razgatlioglu semakin buruk setelah ia melakukan kesalahan di tikungan pertama yang membuatnya keluar dari jalur dan kehilangan kontak dengan kelompok di depannya.

    “Saya membuat kesalahan di tikungan 1, keluar jalur, dan kehilangan kontak. Sejak saat itu, saya tidak memiliki referensi dan berkendara sendirian. Saya tidak puas, karena sekali lagi saya finis hampir di posisi terakhir.”

    Meski hasil akhir mengecewakan, Razgatlioglu mencoba mengambil sisi positif dari akhir pekan yang berat ini. Ia merasa ada pelajaran berharga yang didapat, terutama terkait pengaturan pengereman mesin (engine braking).

    “Akhir pekan ini saya mempelajari beberapa hal tentang engine braking. Sekarang saya lebih puas dengan pengereman saya.”

    Last….keluhan Razgatlioglu ini kembali menegaskan bahwa Yamaha masih memiliki pekerjaan rumah besar terkait pengembangan mesin dan traksi. Meskipun Quartarao berhasil finis di posisi yang lebih baik, jarak yang cukup signifikan dengan para pembalap di depan menunjukkan bahwa motor YZR-M1 masih kesulitan bersaing dalam hal akselerasi dan grip keluar tikungan dibandingkan dengan pabrikan Eropa seperti Ducati, Aprilia, dan KTM. Dengan seri selanjutnya yang akan berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Yamaha dan para pembalapnya harus segera menemukan solusi agar tidak kembali tertinggal jauh di trek yang memiliki banyak tikungan dan akselerasi. Semangattt Toprakkk !! (iwb)

  • Breaking !! Honda Rilis HooRide 125….mesin Vario Tampang ADV ? Keren puoll !!!

    Breaking !! Honda Rilis HooRide 125….mesin Vario Tampang ADV ? Keren puoll !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pasar otomotif roda dua kembali diramaikan dengan kehadiran pemain baru di segmen skutik petualangan (adventure). Honda, melalui mitra produksinya di China, Wuyang-Honda, secara resmi meluncurkan model terbaru yang diberi nama HooRide 125. Sebuah motor dengan tampang ADV namun mesin Vario ?? Woww… (more…)

  • Marquez Terpuruk di Brasil….Ducati Warning ?!

    Marquez Terpuruk di Brasil….Ducati Warning ?!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pemenang sprint race MotoGP Brasil, Marc Marquez, harus puas finis di posisi keempat pada balapan utama yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Minggu (22/3/2026). Pembalap Ducati Lenovo itu mengungkapkan bahwa kondisi trek yang mulai rusak menjadi penyebab utama gagalnya meraih podium.

    Marquez sebenarnya tampil kompetitif sepanjang balapan. Setelah meraih kemenangan perdananya musim ini di sprint race Sabtu, ia kembali bersaing di barisan depan, tepatnya memperebutkan posisi ketiga dengan Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) di belakang dua pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.

    Pertarungan sengit terjadi antara Marquez dan Di Giannantonio. Di lap-lap awal, Di Giannantonio berhasil menyalip Marquez dengan manuver block pass yang membuat keduanya melebar, sekaligus menguntungkan Jorge Martin yang naik ke posisi ketiga. Namun, dengan empat lap tersisa, Marquez sukses membalas dan merebut kembali posisi ketiga.

    Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama. Marquez nyaris kehilangan kendali saat melewati bagian trek yang permukaannya mulai mengelupas.

    “Podium sebenarnya mungkin saja terjadi, tapi sayangnya, saya membuat kesalahan di tikungan di mana aspalnya mulai terlepas,” jelas Marc Marquez.

    Kondisi Trek yang Memburuk

    Balapan utama sendiri sempat dipersingkat dari rencana awal 31 lap menjadi 23 lap karena kondisi trek yang dinilai kurang aman. Permukaan aspal yang “lepas” menjadi momok bagi para pembalap, terutama di titik-titik tertentu yang dilalui jutaan kali selama akhir pekan.

    Marquez menjelaskan detail insiden yang menimpanya.

    “Kondisinya sebenarnya masih bisa diterima untuk balapan. Tapi memang benar, jika kamu menyentuh titik itu, yang berada tepat di jalur balap, permukaannya sangat licin. Di lap itu, saya sedikit menyentuhnya, saya kehilangan grip depan, dan kemudian saya menuju ke tepi trek. Saya memutuskan di tepi trek untuk tidak membanting terlalu dalam. Saya tahu Diggia (Di Giannantonio) ada di dekat dan dia akan menyalip saya, tapi lebih baik posisi keempat daripada terjatuh.”

    Tidak Menyalahkan Manuver Rival

    Meski sempat kehilangan dua posisi akibat block pass dari Di Giannantonio, Marquez tidak mempermasalahkan manuver tersebut. Ia memahami bahwa gaya berkendara agresif adalah satu-satunya cara untuk menyalip di sirkuit yang sulit ini.

    “Di Giannantonio menyalip saya dengan block pass. Kami berdua melebar, dan Martin menyalip kami. Tapi itu satu-satunya cara untuk menyalip di sini, karena sulit menggunakan slipstream di lintasan lurus utama.”

    Evaluasi Akhir Pekan yang Positif

    Meski gagal podium, Marquez menilai akhir pekannya di Brasil secara keseluruhan cukup positif. Setelah gagal finis di Thailand akibat kerusakan pelek, ia kini berhasil mengoleksi poin penting dan menempati posisi kelima klasemen sementara, tertinggal 22 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi.

    “Dibandingkan dengan Thailand, saya merasa jauh lebih baik dan saya puas dengan balapan saya. Kami perlu terus meningkatkan, tapi jika kita melihat seluruh akhir pekan dan poin yang diperoleh, ini adalah akhir pekan yang baik.”

    Rekan setimnya di pabrikan, Francesco Bagnaia, justru mengalami nasib kurang beruntung dengan terjatuh di posisi ke-11 saat balapan belum mencapai paruh jarak.

    Selanjutnya, Marc Marquez akan berusaha bangkit di Sirkuit Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat, yang merupakan salah satu sirkuit favoritnya sepanjang karier. Apakah bagus atau juga terpuruk ? hhmm…kayaknya jadi kurang pede yo cak, piye menurut sampeyan ? (iwb)

  • Pasukan Eropa Kocar-Kacir…Veda Ega Sabet Podium 3 di Moto3 Brasil !!

    Pasukan Eropa Kocar-Kacir…Veda Ega Sabet Podium 3 di Moto3 Brasil !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencatatkan sejarah di Moto3. Setelah debut impresif di Thailand dengan finis kelima, pembalap Honda Team Asia ini sukses naik podium di seri kedua MotoGP 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil. Keberhasilannya meraih posisi ketiga menjadi momen manis sekaligus pembuktian konsistensi talenta muda Tanah Air di kancah dunia. Yup…Sejarah Indonesia Terukir…Veda Ega Sabet Podium 3 di Moto3 Brasil !!

    Kecepatan Konsisten Sejak Latihan

    Sebelum balapan utama dimulai, Veda Ega sudah menunjukkan kecepatan yang kompetitif sepanjang akhir pekan. Berdasarkan data waktu putaran tercepat (fastest lap) dari sesi balapan Moto3 Brasil, Veda Ega mencatatkan waktu 1 menit 26,552 detik. Catatan ini hanya terpaut 0,300 detik dari pembalap tercepat, Marco Morelli (ARG) yang melesat dengan waktu 1 menit 26,252 detik.

    Yang lebih mengesankan, Veda Ega menjadi pembalap tercepat kedua dalam hal catatan waktu satu putaran terbaik, unggul dari pembalap-pembalap berpengalaman seperti Maximo Quiles (SPA), Valentin Perrone (ARG), dan Alvaro Carpe (SPA) yang berada di posisi belakangnya. Data ini menunjukkan bahwa motor Honda milik Veda Ega memiliki pace yang sangat kompetitif setelah ganti ban di sirkuit sepanjang 3,835 km tersebut.

    Perubahan Taktik di Balik Red Flag

    Balapan utama Moto3 Brasil berlangsung dengan intensitas tinggi. Namun, situasi berubah drastis ketika insiden di lintasan memaksa panitia mengeluarkan bendera merah (red flag). Red flag ini menghentikan balapan sementara dan memberikan jeda yang krusial bagi para pembalap dan tim.

    Menurut analisis dari data balapan, momen red flag inilah yang menjadi titik balik utama bagi Veda Ega. Sebelum balapan dihentikan, Veda Ega bersaung di grup depan namun menghadapi tekanan besar dari rival-rivalnya. Setelah restart, format balapan yang dipersingkat membuat para pembalap harus langsung tancap gas tanpa waktu adaptasi panjang. Di sinilah kemampuan adaptasi Veda Ega yang sudah terbangun sejak latihan bebas, kualifikasi, dan pace konsistennya di awal balapan menjadi keuntungan besar.

    Dengan kondisi trek yang masih “kotor” dan belum sepenuhnya bersih setelah banjir beberapa hari sebelumnya, para pembalap yang mampu menjaga konsistensi di sector time tertentu lah yang unggul. Veda Ega sukses mempertahankan ritme dan memanfaatkan situasi restart untuk melesat dan mengamankan posisi podium.

    Strategi Cemerlang Honda Team Asia

    Kunci keberhasilan Veda Ega tidak lepas dari strategi jitu Honda Team Asia. Tim yang berbasis di Jepang ini dikenal memiliki kemampuan membaca situasi balapan dengan sangat baik. Saat red flag terjadi, tim langsung menyusun ulang strategi untuk Veda Ega, menyesuaikan dengan sisa jarak balapan yang lebih pendek dan kondisi ban yang masih fresh. Ya..Veda infonya sempat ganti ban soft baru dan ini membuat Veda melesat…

    Data dari peningkatan lap time Veda Ega di putaran-putaran akhir balapan menunjukkan bahwa manajemen ban dan konsumsi bahan bakar berjalan optimal. Ia tidak mengalami penurunan performa signifikan seperti beberapa pembalap lain yang harus puas finis di luar posisi terdepan.

    Veda Ega (Brasil Race 2026)

    “Entahlah yang pasti rasanya luar biasa! Balapan hari ini saya melakukan pekerjaan yang sangat baik. Bahkan sebelum bendera merah (red flag), saya sempat kesulitan mengelola ban belakang, tapi ya, akhirnya saya bisa finis tiga besar di Grand Prix kedua saya dan ini adalah pencapaian terbesar saya saat ini. Sirkuit Brasil adalah sirkuit baru bagi semua rider. Jadi menurut saya, siapa yang akan cepat beradaptasi, dia yang akan bagus. Jadi ya, pastinya saya ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk seluruh masyarakat Indonesia dan semua sponsor, keluarga saya yang menonton di Indonesia. . terima kasih banyak, ini luar biasa!”

    Last…Podium di Brasil menjadi bukti bahwa debut Veda Ega di Thailand bukan sekadar kebetulan cak. Dua seri beruntun, ia mampu finis di lima besar, bahkan kini naik podium. Jika di Thailand ia finis kelima, di Brasil ia berhasil memperbaiki posisi menjadi ketiga. Pencapaian ini menempatkan Veda Ega sebagai salah satu pembalap rookie paling konsisten di awal musim 2026. Dengan modal kecepatan dan adaptasi yang terus meningkat, bukan tidak mungkin target podium tertinggi akan segera ia raih di seri-seri berikutnya. Moto3 musim 2026 masih panjang, tetapi Veda Ega Pratama telah menunjukkan bahwa ia bukan hanya sekadar pelengkap di grid. Ia adalah pesaing serius yang siap menggebrak kelas dunia. Asli membanggakan cak…Gooo merah putih !!! (iwb)

    Hasil Moto3 Brasil

    Pos No Pembalap Negara Tim Motor Waktu Gap Poin
    1 28 Maximo QUILES SPA CFMOTO Gaviota Aspar Team KTM 7’20.833 – 25
    2 97 Marco MORELLI ARG CFMOTO Gaviota Aspar Team KTM 7’21.034 +0.201 20
    3 9 Veda PRATAMA INA Honda Team Asia HONDA 7’21.299 +0.466 16
    4 83 Alvaro CARPE SPA Red Bull KTM Ajo KTM 7’21.521 +0.688 13
    5 94 Guido PINI ITA Leopard Racing HONDA 7’21.734 +0.901 11
    6 27 Rico SALMELA FIN Red Bull KTM Tech3 KTM 7’22.012 +1.179 10
    7 73 Valentin PERRONE ARG Red Bull KTM Tech3 KTM 7’22.298 +1.465 9
    8 31 Adrian FERNANDEZ SPA Leopard Racing HONDA 7’22.567 +1.734 8
    9 67 Casey O’GORMAN IRL SIC58 Squadra Corse HONDA 7’22.801 +1.968 7
    10 13 Hakim DANISH MAL AEON Credit – MT Helmets – MSI KTM 7’23.045 +2.212 6
    11 51 Brian URIARTE SPA Red Bull KTM Ajo KTM 7’23.289 +2.456 5
    12 66 Joel KELSO AUS GRYD – MLav Racing HONDA 7’23.512 +2.679 4
    13 11 Adrian CRUCES SPA CIP Green Power KTM 7’23.798 +2.965 3
    14 6 Ryusei YAMANAKA JPN AEON Credit – MT Helmets – MSI KTM 7’24.012 +3.179 2
    15 8 Eddie O’SHEA GBR GRYD – MLav Racing HONDA 7’24.334 +3.501 1
    16 32 Zen MITANI JPN Honda Team Asia HONDA 7’25.102 +4.269 –
    17 10 Nicola CARRARO ITA Rivacold Snipers Team HONDA 7’25.678 +4.845 –
    18 14 Cormac BUCHANAN NZE CODE Motorsports KTM 7’27.890 +7.057 –
    NC 21 Ruche MOODLEY RSA CODE Motorsports KTM – – –
    DNF 18 Matteo BERTELLE ITA LEVEL UP – MTA KTM – – –
    DNS 54 Jesus RIOS SPA GRYD – MLav Racing HONDA – – –
    DNS 78 Joel ESTEBAN SPA Liqui Moly Dynavolt Intact GP KTM – – –
    DNS 22 David ALMANSA SPA SIC58 Squadra Corse HONDA – – –
    DNS 5 Leo RAMMERSTORFER AUT CIP Green Power KTM – – –
    DNS 19 Scott OGDEN GBR Liqui Moly Dynavolt Intact GP KTM – – –

    B. Fastest Lap (Balapan Part 2)

    Pos No Pembalap Negara Motor Waktu Terbaik Lap
    1 97 Marco MORELLI ARG KTM 1’26.252 2
    2 9 Veda PRATAMA INA HONDA 1’26.552 4
    3 28 Maximo QUILES SPA KTM 1’26.589 4
    4 73 Valentin PERRONE ARG KTM 1’26.672 5
    5 83 Alvaro CARPE SPA KTM 1’26.684 4
    6 67 Casey O’GORMAN IRL HONDA 1’26.773 4
    7 13 Hakim DANISH MAL KTM 1’26.841 4
    8 51 Brian URIARTE SPA KTM 1’26.899 3
    9 66 Joel KELSO AUS HONDA 1’26.904 3
    10 27 Rico SALMELA FIN KTM 1’26.918 5
  • Fabio Quartararo: Yamaha Kekurangan Tenaga, Saya 12 Km/jam Lebih Lambat dari Marquez !!

    Fabio Quartararo: Yamaha Kekurangan Tenaga, Saya 12 Km/jam Lebih Lambat dari Marquez !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, kembali menunjukkan peningkatan performa di MotoGP Brasil dengan finis di posisi keenam pada sprint race di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Sabtu (21/3/2026). Namun di balik hasil positif tersebut, pembalap asal Prancis itu kembali menyuarakan keluhan klasik tentang motor Yamaha yang masih kekurangan tenaga.

    Hasil Terbaik Musim Ini

    Quartararo mengakui bahwa dirinya memanfaatkan peluang dengan baik pada sesi kualifikasi pagi hari, di mana banyak pembalap lain mengalami kecelakaan. Ia pun berhasil menempatkan diri di posisi start yang cukup baik dan mengkonversinya menjadi finis keenam di sprint race.

    “Saya puas dengan hari Sabtu ini,” ujar Quartararo. “Saya pikir kami memanfaatkan peluang pagi ini, karena banyak pembalap yang mengalami masalah dengan kecelakaan sementara kami berhasil mencatatkan lap yang baik. Bahkan hari ini, terutama di awal balapan, saya merasa baik. Kami tahu kami belum memiliki potensi untuk bertahan di depan, tapi setidaknya saya menikmati momen-momen ini.”

    Masih Tertinggal Jauh di Kecepatan Puncak

    Ketika ditanya apakah masalah kecepatan yang dialaminya disebabkan oleh masalah di bagian belakang motor, Quartararo dengan tegas menyebutkan bahwa akar masalahnya adalah kekurangan tenaga mesin.

    “Ya, tapi terutama karena kurangnya tenaga motor. Di kualifikasi, kami sekitar 12 km/jam lebih lambat dari Marquez, dan itu sangat jauh dalam satu kilometer. Saya rasa 80% masalahnya adalah tenaga mesin.”

    Selisih kecepatan puncak sebesar 12 km/jam menjadi angka yang sangat signifikan di MotoGP, terutama di sirkuit yang memiliki lintasan lurus panjang seperti Goiania.

    Realistis dengan Target

    Meski finis keenam merupakan hasil terbaiknya musim ini, Quartararo tidak serta merta optimis berlebihan. Ia menegaskan bahwa motor Yamaha yang digunakannya saat ini pada dasarnya sama dengan yang ia gunakan di Thailand, hanya saja ia merasa lebih cocok dengan karakter sirkuit Goiania.

    “Memang benar saya merasa lebih baik di sini daripada di Buriram, tapi motornya sama, jadi tidak mungkin berbeda jauh. Ketika ada peningkatan kecil, Anda merasakannya, tapi fondasinya tetap sama. Saya berharap bisa mendorong sedikit lebih keras, tapi sementara ini, kami akan mengambil apa yang bisa kami dapatkan.”

    Ia juga menegaskan komitmennya untuk memberikan performa terbaik di setiap kesempatan.

    “Saya selalu berusaha memberikan segalanya, karena target tahun ini adalah memberikan 100% di setiap situasi. Jika itu berarti finis keenam, seperti hari ini, itu tidak masalah, sementara di Thailand saya finis ke-14, jadi ini sudah merupakan langkah maju.”

    Prediksi Cuaca dan Sirkuit Brasil

    Ditanya apakah hujan yang diprediksi akan turun pada balapan utama dapat membantunya meraih hasil lebih baik, Quartararo menjawab dengan nada realistis.

    “Tidak, sejujurnya tidak. Meningkat dari posisi keenam hari ini akan sulit. Lagipula, prakiraan cuaca belum terlalu akurat: ketika seharusnya hujan, malah cerah, dan sebaliknya. Jadi kita lihat saja nanti. Akan sulit, karena ada lintasan lurus yang panjang dan akselerasi besar, ditambah Anda membutuhkan banyak grip. Hari ini adalah hari terbaik tahun ini; mari kita lihat apa yang terjadi besok.” tutupnya…(iwb)

  • Ngerii…sirkut Motogp Brasil Ambles, muncul Lubang ditengah sirkuit !!

    Ngerii…sirkut Motogp Brasil Ambles, muncul Lubang ditengah sirkuit !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…ini ngeriiii cakkkk. Lhaa piyeeee nggak….Gelaran perdana MotoGP di Autódromo Internacional de Goiânia tidak hanya menyuguhkan aksi balap yang sengit, tetapi juga tantangan alam yang tak terduga. Sesi Sprint Race sempat terancam akibat munculnya sebuah lubang amblas (sinkhole) secara tiba-tiba di area sirkuit. Waduhhh….ngeriiii !!

    Munculnya Lubang Misterius

    Insiden ini menjadi pembicaraan hangat di paddock. Sebuah lubang amblas muncul di dekat lintasan, yang memicu kekhawatiran mengenai keselamatan para pembalap. Beruntung, posisi lubang tersebut berada di luar jalur balap utama (racing line), sehingga balapan masih memungkinkan untuk dilanjutkan setelah penanganan cepat dari pihak pengelola sirkuit. Pihak penyelenggara mengakui bahwa meskipun pembangunan sirkuit telah dilakukan secara masif selama satu setengah tahun terakhir, fenomena pergerakan tanah pada sirkuit baru tetap menjadi risiko yang sulit diprediksi sepenuhnya.

    Untuk menangani insiden sinkhole (lubang amblas) yang muncul secara tiba-tiba di Autódromo Internacional de Goiânia selama rangkaian MotoGP Brasil 2026, panitia penyelenggara (FIM, Dorna, dan promotor lokal) melakukan langkah-langkah perbaikan darurat dan preventif sebagai berikut:

    Langkah Perbaikan yang Dilakukan:

    1. Penggalian dan Pemotongan Aspal: Pekerja konstruksi segera memotong lapisan aspal di sekitar area yang rusak (berukuran sekitar 2×1 meter) untuk memastikan tidak ada rongga tersembunyi di bawah permukaan yang tampak masih utuh.

    2. Penimbunan Material Padat: Lubang yang dilaporkan memiliki kedalaman setinggi pinggang orang dewasa tersebut ditimbun menggunakan batu-batuan dan material pengeras jalan lainnya. Langkah ini diambil untuk menciptakan fondasi yang stabil sebelum ditutup kembali.

    3. Pengaspalan Ulang Cepat: Setelah lubang ditimbun dan dipadatkan, lapisan aspal baru segera dipasang. Penggunaan bahan pengikat aspal (seam sealer) juga dilakukan untuk memastikan sambungan antara aspal lama dan baru tidak mudah retak akibat tekanan motor dalam kecepatan tinggi.

    4. Pembersihan Lintasan: Karena proses perbaikan membawa banyak debu dan lumpur, panitia mengerahkan truk tangki air dan penyapu mekanis untuk membersihkan lintasan agar grip ban tetap optimal dan tidak membahayakan pembalap.

    Upaya Pencegahan agar Tidak Terulang:

    • Perbaikan Drainase: Investigasi awal menunjukkan bahwa sinkhole tersebut muncul akibat pipa drainase yang pecah atau tersumbat karena curah hujan ekstrem. Panitia berfokus pada pembersihan sistem drainase di seluruh sirkuit untuk memastikan air tidak lagi mengumpul di bawah aspal.

    • Pemantauan Pergerakan Tanah: Mengingat Goiânia adalah sirkuit yang baru direnovasi dan tanahnya masih “muda”, petugas teknis melakukan pemindaian berkala di sepanjang lintasan lurus (main straight) untuk mendeteksi tanda-tanda awal undulasi atau retakan baru.

    • Penyiagaan Tim Reaksi Cepat: Selama balapan berlangsung, alat berat dan tim konstruksi tetap dalam posisi standby di area sekitar sirkuit untuk melakukan intervensi instan jika muncul masalah serupa di titik lain.

    Meskipun sesi kualifikasi Moto2 dan Moto3 harus ditunda akibat perbaikan ini, langkah cepat panitia memungkinkan Race MotoGP tetap berjalan meski dengan penundaan jadwal selama 80 menit. Tantangan terbesar saat ini adalah menjaga kestabilan tanah di bawah lintasan, mengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan kemungkinan hujan turun di sirkuit tersebut….(iwb)