Category: AHM Motorsport

  • ARRC Mandalika 2026: AHRT Ngamuk..Irfan Ardiansyah Juara AP250, Herjun Podium SS600!

    ARRC Mandalika 2026: AHRT Ngamuk..Irfan Ardiansyah Juara AP250, Herjun Podium SS600!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…. Skuad merah-putih Astra Honda Racing Team (AHRT) benar-benar tampil luar biasa di Seri 4 FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (9/8). Tampil di kandang sendiri, pasukan AHRT berhasil mengacak-acak barisan depan hingga sukses merebut podium tertinggi di kelas Asia Production 250 (AP250) dan amankan podium kelas Supersport 600 (SS600)…!!

    Pertarungan di kelas AP250 Race 2 bener-bener gila ! Irfan Ardiansyah (#16) yang mengawali balapan dari posisi ke-7 (P7) tampil sangat cerdik dan tenang. Melesat nempel ketat di lead pack, Irfan bahkan mencatatkan fastest lap1:46,919 pada Lap 7.

    Puncaknya terjadi di lap terakhir yang bikin senut-senut! Saat barisan depan terlibat kontak keras di Tikungan 16, Irfan dengan reflek super cepat melihat celah sempit di sisi dalam. Tanpa ampun, doi langsung penetrasi masuk dan menyabet kemenangan dramatis dengan catatan waktu 18:00,799! Juozzzz!

    Hasil Pembalap AHRT – AP250 Race 2:

    • Irfan Ardiansyah (#16) : P1 (Juara! 18:00,799)

    • M. Badly Ayatullah (#45): P5 (Start P15 -> P5, +1,182d)

    • Rheza Danica (#123) : DNF (Apes disundul di T16 lap akhir)

    Sementara Rekan satu timnya, M. Badly Ayatullah (#45), juga tampil ngotot luar biasa. Bangkit dari hasil DNF hari Sabtu, Badly merangsek naik dari posisi ke-15 hingga finis di P5 (+1,182 detik).

    Sayang pisaunya takdir berkehendak lain untuk mantan juara Asia, Rheza Danica Ahrens (#123). Setelah mengontrol ritme rombongan depan sepanjang balapan, Rheza menempatkan Honda CBR250RR miliknya dengan sangat apik menuju sektor terakhir. Namun saat mempertahankan racing line di Tikungan 16 lap terakhir, musibah datang! Motor Rheza dihantam rival yang melakukan late-braking agresif. Rheza tersungkur hanya beberapa meter sebelum garis finis… podium depan mata melayang seketika, aduhhh mbrebes mili cak!

    Di kelas SS600, Herjun Atna Firdaus (#46) tampil kesetanan setelah insiden hari Sabtu. Start dari front row (P2), Herjun terlibat aksi saling salip dan tusuk-tusukan dalam pertarungan 6 pebalap sepanjang 12 lap. Doi berhasil mencetak waktu terbaik 1:37,893 dan memanfaatkan celah di sektor terakhir untuk mengamankan podium 3 (+1,637 detik)!

    Sementara di kelas liter bike ASB1000, M. Adenanta Putra (#88) menunjukkan mental baja. Melesat dari P6, Adenanta bertarung menahan rasa sakit luar biasa akibat cedera patah tulang selangka (collarbone) yang belum pulih 100%. Konsisten menempel kecepatan tinggi barisan depan sepanjang 15 lap, Adenanta sukses mengamankan P5 yang sangat berharga untuk poin kejuaraan!

    Klasemen Sementara Pasca Seri 4 Mandalika:

    • Klasemen Tim AP250 : Posisi 2 (174 Poin – hanya beda 7 poin dari puncak!)

    • Rheza Danica       : Posisi 2 AP250 (92 Poin)

    • Herjun Atna F. : Posisi 5 SS600 (91 Poin)

    • Irfan Ardiansyah   : Posisi 4 AP250 (82 Poin)

    )

    • M. Adenanta Putra  : Posisi 6 ASB1000 (71 Poi
    n
    

    APA KATA MEREKA? (Ungkapan Para Rider AHRT)

    M. Adenanta Putra (ASB1000 – P5): “Alhamdulillah, pada Race 2 hari ini saya bisa merebut hasil yang lebih baik. Tantangan utamanya adalah menahan rasa sakit pada bagian bahu. Begitu rasa sakitnya datang setelah melewati pertengahan lomba, rasanya bahkan lebih hebat dibanding kemarin, sehingga sangat sulit untuk menjaga ritme. Saya fokus mengatur tempo agar bisa membawa motor finis dengan selamat.”

    Herjun Atna Firdaus (SS600 – P3): “Alhamdulillah, hari ini kami bisa bertarung di barisan depan dan mengamankan podium. Kami sempat sedikit kesulitan dengan rear grip sepanjang balapan… Namun, ketika ada kesempatan untuk memperebutkan podium, saya langsung melancarkan manuver di tikungan terakhir dan mengamankan posisi ketiga. Terima kasih banyak untuk AHRT, mekanik, dan keluarga yang mendukung!”

    Rheza Danica Ahrens (AP250 – DNF): “Di balapan kedua ini, sayangnya saya tidak bisa menyentuh garis finis setelah mengalami insiden di lap terakhir dan terjatuh saat bertarung berebut podium. Hari yang kurang beruntung dan akhir pekan yang berat. Saya berharap di seri berikutnya bisa bangkit lebih kuat!”

    Irfan Ardiansyah (AP250 – P1): “Alhamdulillah, di Race 2 hari ini saya berhasil merebut kemenangan. Ini poin yang sangat bagus untuk saya pribadi maupun tim di klasemen kejuaraan tim. Ini adalah hasil maksimal yang bisa saya berikan, dan saya berharap kami bisa menjaga momentum ini!”

    M. Badly Ayatullah (AP250 – P5): “Alhamdulillah, saya berhasil mengamankan posisi kelima di Race 2. Di lap-lap awal, saya fokus menemukan ritme dan bertahan di lead group. Menjelang lap-lap akhir, saya melakukan sedikit kesalahan yang membuat jarak dengan rombongan depan melebar.”

    Last…Selesai seri kandang Mandalika, Astra Honda Racing Team langsung memasang mode tempur penuh untuk menghadapi Seri 5 di Sepang International Circuit, Malaysia. Mantap jiwa! Mari kita doakan skuad Merah-Putih makin berkibar di Sepang nanti. AHRT… Gazzz !! (iwb)

  • Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram !!

    Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Astra Honda Racing Team (AHRT) konsisten tampil kencang dan kompetitif di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Menghadapi tantangan yang semakin berat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 9–10 Mei 2026, para pebalap AHRT mampu menunjukkan performa impresif di tiga kelas yang diikuti. Hasil positif pun kembali dibawa pulang ke Tanah Air melalui Rheza Danica Ahrens yang berhasil mempersembahkan podium kedua pada race pertama kelas Asia Production (AP) 250…!!!

     Pada race pertama kelas AP250 yang digelar Sabtu (9/5), Rheza memulai balapan dari posisi kelima. Mengandalkan performa CBR250RR, Rheza langsung melakukan start yang baik dan mampu memimpin balapan sejak lap pertama. Sepanjang 10 lap balapan, pebalap asal Yogyakarta tersebut terus bertarung di grup terdepan hingga akhirnya sukses mengamankan podium kedua. Sementara itu, Irfan Ardiansyah yang turun menggantikan Muhammad Badly Ayatullah sempat tampil kompetitif di rombongan depan pada lap-lap awal. Namun Irfan mengalami sedikit kendala teknis, sehingga harus menyelesaikan balapan di posisi ke-14.

    Pada race kedua yang digelar Minggu (10/5), Rheza yang kembali start dari posisi kelima langsung bersaing di grup terdepan sejak awal balapan. Irfan yang start dari posisi keenam sempat terdorong ke grup tengah, tetapi ia berhasil memperkecil jarak dan bersaing di grup depan pada lima lap terakhir. Persaingan yang sangat rapat membuat Rheza harus puas finis di posisi keempat setelah sempat melakukan overtake pada lap akhir dan nyaris kembali meraih podium, sementara Irfan menyelesaikan balapan di posisi ketujuh.

     “Pekan ini menjadi pengalaman berharga buat saya. Meskipun tidak meraih podium di race kedua, tapi saya mendapatkan poin yang penting untuk klasemen. Pada putaran berikutnya di Motegi, saya akan berusaha lebih kuat dan mengincar kemenangan bersama tim yang terus memberikan usaha terbaiknya,” ujar Rheza.

     Supersports 600 dan Asia Superbike 1000

    Pada race pertama kelas Supersports (SS) 600, Herjun Atna Firdaus yang start dari posisi ketujuh tampil agresif bersama CBR600RR untuk menembus grup terdepan. Herjun mampu mempertahankan posisi di lima besar sepanjang balapan dan terus bersaing ketat hingga akhirnya nyaris meraih podium dengan finis di posisi keempat. Rekan setimnya, Fadillah Arbi Aditama, yang start dari posisi kesembilan juga tampil kompetitif meskipun dalam kondisi yang tidak prima atas insiden yang didapatnya saat sesi kualifikasi. Arbi pun berhasil menyelesaikan race pertama di posisi ketujuh.

    Pada persaingan race kedua di kelas SS600, Herjun dan Arbi kembali berusaha menembus grup terdepan sejak awal balapan. Upaya kedua pebalap jebolan Astra Honda Racing School ini kerap memperdaya rivalnya. Sayang, Herjun mengalami insiden terjatuh pada lap keempat sehingga pebalap asal Pati, Jawa Tengah ini tidak dapat melanjutkan balapan. Sementara Arbi terus bersaing di lintasan dan berhasil menyelesaikan race kedua di posisi kedelapan.

     M. Adenanta Putra yang turun di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, menjalani musim debutnya di kelas tertinggi ARRC bersama CBR1000RR-R menunjukkan progres positif. pada race pertama, Adenanta start dari posisi kedelapan. Pebalap berusia 22 tahun ini mampu menjaga ritme balap dan bersaing di rombongan tengah, hingga ia finis di posisi kesembilan.

    Dalam persaingan race kedua, Adenanta berupaya untuk menambah daya gedornya bersaing di posisi depan. Pebalap asal Magetan, Jawa Timur ini berupaya menguasai ritme balap yang kompetitif, ia pun harus puas finis di posisi ketujuh.

    “Putaran 2 ini sangat menantang bagi saya. Di Race 2, saya masih berjuang membangun kepercayaan diri pada area depan motor. Ada beberapa momen saat menikung di mana saya hampir kehilangan kendali ban depan (lowside), yang cukup mengganggu fokus mental saat balapan. Tapi saya percaya ini adalah bagian dari proses belajar. Saya ingin terus mengambil pengalaman selangkah demi selangkah dan kembali lebih kuat di Motegi,” ujar Adenanta.

    General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya mengapresiasi semangat juang seluruh pebalap AHRT yang mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan balap di Buriram.

    “Kami sangat mengapresiasi hasil yang diraih anak-anak AHRT. Paling tidak, kita bisa tunjukan bahwa binaan kami bisa terus tampil kompetitif dengan dukungan motor Honda yang kami siapkan. Semoga prestasi terus meningkat di putaran selanjutnya untuk harumkan Indonesia di arena balap Internasional,” ujar Andy.

    Last…Hasil seri Buriram turut menjadi modal penting bagi AHRT dalam persaingan klasemen sementara ARRC 2026 di masing-masing kelas. Konsistensi performa pebalap menjadi fokus utama tim untuk menjaga peluang meraih hasil terbaik sepanjang musim. Putaran ketiga Asia Road Racing Championship 2026 akan digelar pada 12–14 Juni 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang. AHRT akan kembali berupaya menampilkan performa terbaik demi mengharumkan nama Indonesia di ajang balap Asia….(AHRT iwb)

  • Panitia ARRC Lakukan Pengecekan ulang CBR250RR…Hasilnya mengejutkan !!!

    Panitia ARRC Lakukan Pengecekan ulang CBR250RR…Hasilnya mengejutkan !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….kedigdayaan CBR250RR ditangan Arbi memang mencengangkan. Digempur Para R3 dari Thailand, Arbi bahkan tak terpatahkan pada race 1 ARRC AP250 dan sukses mengukuhkan posisinya sebagai juara Asia AP250 2025. Namun dibalik kesuksesan tersebut, ternyata tersembul keraguan dari pihak panitia ARRC yang konon ragu dengan CBR250RR Arbi. Sudah disunat RPM sebanyak 3 kali…bagaimana bisa Arbi yang menggunakan CBR250RR dengan kondisi limited RPM berhasil juara 1 ? dan isu beredar akhirnya Panitia ARRC Lakukan Pengecekan ulang CBR250RR…Hasilnya mengejutkan !!! (more…)

  • Pertarungan Sengit Arbi Aditama di Race Penutup Musim ARRC Thailand !

    Pertarungan Sengit Arbi Aditama di Race Penutup Musim ARRC Thailand !

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Juara Asia AP250 ARRC 2025, Arbi Aditama, berhasil menutup musimnya dengan gemilang setelah mengamankan posisi Podium 3 pada Race 2 Seri Final AP250 Asian Road Racing Championship (ARRC) yang berlangsung di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, pada 7 Desember 2025…. (more…)

  • Breaking !! Honda Kembali Juara Asia AP250 2026..ini mesin emang Gilaaa !!!

    Breaking !! Honda Kembali Juara Asia AP250 2026..ini mesin emang Gilaaa !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Gelar juara ada di depan mata saat Fadillah Arbi Aditama turun pada balapan pertama AP250 di Chang International Circuit, Thailand, Sabtu (6/12/2025), yang merupakan putaran terakhir Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025. Arbi akhirnya memenangi balapan dan mempersembahkan gelar juara untuk Astra Honda Racing Team (AHRT) di kelas ini. Davino Britani finis di posisi ketujuh. Di kelas Supersports 600cc, Muhammad Adenanta Putra dan Rheza Danica Ahrens jatuh pada awal balapan dan gagal finis. Herjun Atna Firdaus finis di posisi ke-8. Sementara itu, Andi Farid Izdihar kembali naik podium setelah finis di posisi kedua dan menjadi hasil finis terbaiknya di kelas Asia Superbike (ASB) 1000cc musim ini…. (more…)

  • ARRC Final Thailand 2025 : Arbi Melesat P2 dalam kualifikasi AP250…Optimis juara Asia !!

    ARRC Final Thailand 2025 : Arbi Melesat P2 dalam kualifikasi AP250…Optimis juara Asia !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…melaporkan langsung dari sirkuit yang Chang Buriram Thailand Pebalap andalan Indonesia dari Astra Honda Racing Team (AHRT), Fadillah Arbi Aditama, berhasil menunjukkan performa impresif dengan mengamankan posisi start kedua (P2) dalam sesi kualifikasi kelas Asia Production 250cc (AP250) pada seri penutup Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu (6/12/2025)…. (more…)

  • ARRC 2025 : Astra Honda selangkah lagi juara Asia !!

    ARRC 2025 : Astra Honda selangkah lagi juara Asia !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Menghadapi putaran akhir Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (5–7 Desember), pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) berpeluang mencetak sejarah balap untuk Indonesia. Mengandalkan CBR series, tim yang sudah meraih gelar juara Asia Production (AP)250 sebanyak 4 kali dan juara Supersport (SS)600 1 kali, berpotensi menjadi tim pertama dari Indonesia yang mengawinkan gelar dua kelas tersebut dalam satu musim. Peluang tersebut hadir melalui Fadillah Arbi Aditama di kelas AP250 serta Mohammad Adenanta Putra di kelas SS600…. (more…)

  • Test Moto3 Jerez 2025 : Veda Ega kejutkan Eropa…Melesat terkencang ke 5 !!!!

    Test Moto3 Jerez 2025 : Veda Ega kejutkan Eropa…Melesat terkencang ke 5 !!!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…emang ediann nih bocah anak didik Astra Honda Racing Team. Lhaaa piyeee nggak…baru dihari pertama pengetesan mesin terbaru Moto3 dan berjibaku melawan pembalap terbaik dunia, Veda Ega sudah mampu menunjukkan potensinya. Veda sukses mengoreksi lap time hingga 1 detik dibandingkan 1 hari sebelumnya. Bahkan pada penutupan test, Veda menggeser sang juara JuniorGP Brian Uriarte. Yup…Veda Ega kejutkan Eropa…Melesat terkencang ke 5 !!!!

    Pengujian (Test) resmi kelas Moto2 dan Moto3 untuk persiapan musim 2026 telah rampung digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, selama dua hari penuh, 24 dan 25 November 2025. Dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji di Moto2 dan rookie Veda Ega Pratama di Moto3, menunjukkan progres yang signifikan dan menjanjikan cak. Berikut adalah rangkuman performa kedua pebalap Tanah Air tersebut berdasarkan data laptime dari hari pertama dan hari kedua pengujian:

    Progres Mario Aji di Kelas Moto2 (Hari Pertama)

    Pada hari pertama tes yang berlangsung Senin, 24 November 2025, Mario Aji yang membalap untuk IDEMITSU Honda Team Asia, berhasil menempatkan dirinya di posisi 8 tercepat.

    • Laptime Mario Aji: 1:40,534

    • Posisi: Ke-8 dari daftar partisipan hari pertama.

    • Selisih Waktu: Sekitar 1,4 detik dari pebalap tercepat hari pertama, Alex Escrig (KLINT Forward Factory Team) dengan 1:39,172.

    Sayangnya, Mario Aji tidak ikut serta dalam pengujian di Hari Kedua (25 November 2025), sebab Honda Team Asia hanya menurunkan pebalap rookie mereka, Taiyo Furusato, yang berhasil menorehkan waktu 1:40,761 di hari tersebut.

    Peningkatan Drastis Veda Ega Pratama di Kelas Moto3

    Debut Veda Ega Pratama, rookie asal Indonesia di kelas Moto3 yang akan menggunakan nomor 9, menjadi sorotan utama dalam tes ini, terutama karena peningkatan performanya yang sangat cepat.

    Hari Pertama (24 November 2025)

    Pada hari pertama tes, Veda yang mengendarai Honda NSF250RW mencatatkan waktu awal yang cukup kompetitif di tengah para debutan lainnya:

    • Laptime Awal: 1:46,323

    • Posisi: Ke-8 (di antara daftar peserta hari pertama).

    • Perbandingan: Catatan waktunya hanya terpaut tipis sekitar 0,02 detik dari Juara JuniorGP, Brian Uriarte (1:46,304). Pebalap tercepat hari itu adalah Adrian Fernandez dengan 1:44,587.

    Hari Kedua (25 November 2025) – Pangkas Waktu Hampir 1 Detik!

    Veda Ega Pratama menunjukkan adaptasi yang luar biasa pada hari kedua tes, 25 November 2025. Ia berhasil memangkas catatan waktunya secara signifikan.

    • Laptime Terbaik Hari Kedua: 1:45,432

    • Peningkatan: Ia memangkas hampir 1 detik dari laptime hari pertamanya (1:46,323).

    • Posisi: Ke-5 tercepat di daftar peserta Hari Kedua.

    • Keunggulan Rookie: Dengan catatan waktu 1:45,432, Veda bahkan lebih cepat dari Juara JuniorGP Brian Uriarte (1:45,562) di hari kedua. Ia hanya terpaut 0,647 detik dari pebalap tercepat hari kedua, Joel Kelso (1:44,785).

    Lat…pencapaian Veda yang mampu memangkas waktu hampir satu detik dalam sehari dan mengungguli rivalnya menunjukkan potensi besar pembalap muda Honda Team Asia ini menjelang dimulainya musim balap 2026. Dan ingat cak…ini adalah test melawan para rider terbaik dunia Moto3. Sudah kelas tertingginya Moto3. So…kita pantau saja seperti apa sepak terjang Mario dan Veda nanti. Goooo merah putih !!! (iwb)

    Hasil Tes Jerez (24/11/2025) Hari Pertama Kelas Moto3

    1. Adrian Fernandez (Leopard Racing) 1:44,587
    2. Adrian Cruces (CIP Green Power) 1:45,197
    3. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) 1:45,493
    4. Guido Pini (Leopard Racing) 1:45,825
    5. Alex Longarela (Rivacold Snipers Team) 1:45,877
    6. Jesus Rios (Rivacold Snipers Team) 1:46,128
    7. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) 1:46,304
    8. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) 1:46,323
    9. Zen Mitani (Honda Team Asia) 1:46,457
    10. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech 3) 1:46,895

    Hasil Tes Jerez (25/11/2025) Hari Ke-2 Kelas Moto3

    1. Joel Kelso (GRYD Mlav Racing) 1:44,785
    2. Adrian Cruces (CIP Green Power) 1:44,937
    3. Jesus Rios (Rivacold Snipers Team) 1:45,000
    4. Nicola Fabio Carraro (Rivacold Snipers Team) 1:45,107
    5. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) 1:45,432
    6. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) 1:45,562
    7. Eddie O:Shea (GRYD Mlav Racing) 1:45,706
    8. Zen Mitani (Honda Team Asia) 1:46,063
    9. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech 3) 1:46,289
  • Veda Ega Finish Top 10 pada Balapan yang Menantang di Valencia !!!

    Veda Ega Finish Top 10 pada Balapan yang Menantang di Valencia !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa tidak beruntung pada putaran terakhir FIM JuniorGP yang berlangsung di Valencia, Minggu (23/11/2025). Veda mencatat finis di 10 besar ketujuhnya secara beruntun setelah menyelesaikan balapan pertama. Namun, dia terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan kedua setelah melakukan start yang luar biasa. Sementara itu, Ramadhipa juga tidak bisa menyelesaikan balapan European Talent Cup di Circuit Ricardo Tormo setelah terlibat kecelakaan dengan pebalap lain pada lap ketiga terakhir, ketika sedang bersaing memperebutkan posisi keempat. Meski begitu, secara umum kedua pebalap tersebut menyelesaikan musim kompetisi 2025 dengan hasil luar biasa, mencatat banyak kemajuan, dan mendapatkan banyak pengalaman yang akan membantu mereka mempersiapkan diri menghadapi musim balap tahun depan…. (more…)

  • Kiandra Ramadhipa Taklukkan Rider Eropa…Inikah macan Baru Dari Sleman ??

    Kiandra Ramadhipa Taklukkan Rider Eropa…Inikah macan Baru Dari Sleman ??

    Iwanbanaran.com – Cakk….Target menutup akhir pekan balapan di Circuit de Barcelona-Catalunya berhasil diwujudkan dua pebalap Indonesia, Minggu (2/11/2025). Muhammad Kiandra Ramadhipa mencatat kemenangan keduanya di kelas European Talent Cup setelah melakukan comeback luar biasa, start dari posisi ke-24 karena terkena penalti saat sesi kualifikasi. Pebalap Honda Dream-Asia Racing Team yang didukung Astra Honda tersebut saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 129 poin. Veda Ega Pratama menjadi pebalap pertama Indonesia yang berhasil mencatat enam kali hasil finis top 10 secara beruntun di kelas JuniorGP, setelah finis di posisi keenam dan kedelapan…. (more…)